Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more ➡
Download
Standard view
Full view
of .
Add note
Save to My Library
Sync to mobile
Look up keyword
Like this
10Activity
×
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Ekosistem Hutan Pantai dan Ekosistem Rawa Gambut

Ekosistem Hutan Pantai dan Ekosistem Rawa Gambut

Ratings: (0)|Views: 2,309|Likes:
Published by Adha

More info:

Published by: Adha on Sep 15, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, DOC, TXT or read online from Scribd
See More
See less

05/14/2013

pdf

text

original

 
TELAAH FUNGSI EKOLOGI DANKONSERVASI TANAH AIR PADA TIPEEKOSISTEM HUTAN PANTAI DAN HUTANRAWA GAMBUT
Kelompok 4 (Sabtu)
Fauzi Syukrillah(E24100050)Indra Tri Putra(E241000Rizqi Adha Juniardi(E24100103)
Asisten Praktikum:
1.Ardiyansyah Purnama2.Desi Ratnasari3.Dwi Atri Indriana4.Ahmad Baiquni Rangkuti5.Garry Ginanja
Laboratorium Pengaruh HutanDepartemen SilvikulturFakultas KehutananInstitut Pertanian Bogor
 
BAB IPENDAHULUAN
1.1Latar Belakang
Hutan sebagai salah satu kekayaan alam yang ada dunia memiliki keragaman hayati yangsangat tinggi dan tidak terhitung nilainya. Indonesia merupakan negara terbesar ketiga yangmemiliki biodiversitas tertinggi. Selain tingkat biodiversitas yang tinggi, Indonesia juga memilikihutan yang cukup luas. Hutan yang terdapat di Indonesia sebagian besar adalah hutan hujan tropisyang komposisinya sangat beragam, baik jenis kehidupan yang ada di dalamnya maupun jenisinteraksi antar komponen ekosistem di dalamnya. Keanekaragaman tersebut disebabkan karenatipe iklim dan ekosistem di Indonesia dipengaruhi oleh dua benua, hutan di wilayah baratIndonesia dipengaruhi oleh benua Asia, sedangkan hutan di wilayah timur Indonesia dipengaruhioleh benua Australia.Banyaknya faktor-faktor yang mempengaruhi menyebabkan Indonesia memiliki beberapatipe-tipe ekosistem hutan yang menyusun lahan-lahan mulai dari pantai hingga gunung. Jikadiperkirakan, Indonesia 14 ekosistem hutan diantaranya hutan mangrove, hutan rawa, hutan rawagambut, hutan pantai, hutan daratan rendah, hutan pegunungan, hutan musim, hutan kerangas,hutan riparian, vegetasi kapur, hutan taiga, tundra, savana, dan padang rumput. Pada laporan ini,hanya akan dibahas 2 ekosistem yaitu ekosistem hutan pantai dan ekosistem hutan rawa gambut.Peranan-peranan yang dimiliki oleh masing-masing ekosistem juga berbeda sesuai dengankomponen abiotik dan biotik penyusunnya. Identifikasi masalah-masalah yang terjadi pada suatuekosistem hutan sangat penting sehingga penyebabnya dapat dijauhkan dan dapat dicarikansolusinya dalam mengatasi permasalahan pada ekosistem hutan tersebut.
1.2Tujuan
-Menjelaskan fungsi ekologi dari berbagai tipe hutan melalui studi pustaka-Menjelaskan teknik-teknik konservasi tanah dan air pada berbagai tipe hutan-Mengidentifikasi permasalahan dan memberikan solusi penanganan terhadap permasalahanyang terjadi di tipe hutan tersebut.
 
BAB IITINJAUAN PUSTAKA
2.1 Ekosistem dan Tipe-tipenya
Berdasarkan kepada proses terbentuknya hutan (suksesi hutan), maka hutan dikelompokkanatas dua tipe, yaitu hutan alam dan hutan antropogen. (Arief 1994).Berdasarkan faktor iklim, edafik, dan komposisi vegetasi, maka hutan dikelompokkan atasenam tipe, yaitu hutan hujan tropic (tropical rain forest), hutan musim (monsoon forest), hutangambut (peat forest), hutan rawa (swamp forest), hutan payau (mangrove forest), dan hutan pantai(littoral forest). (Direktorat Jenderal Kehutanan 1976).
2.2 Fungsi Ekologis
Hutan mempunyai fungsi ekologi/lingkungan yang berarti melindungi, karena potensihutan dan keanekaragaman hayati dapat berfungsi sebagai penyangga kesimbangan, perlindungankehidupan, memelihara kesuburan tanah, proteksi daerah aliran sungai, pengendali erosi, penyimpang cadangan, penyerap CO
2
, dan pengendali O
2
. Fungsi hutan tersebut sebagai penyangga tanah dan tata air, sumber hayati dan keanekaragaman hayat, serta penyangga iklim.
2.3 Konservasi Tanah dan Air
Konservasi tanah diartikan sebagai penempatan setiap bidang tanah pada cara penggunaanyang sesuai dengan kemampuan tanah tersebut dan memperlakukannya sesuai dengan syarat syaratyang diperlukan agar tidak terjadi kerusakan tanah (Arsjad 2000). Dikatakan selanjutnya bahwakonservasi tanah tidaklah berarti penundaan atau pelarangan pengunaan tanah, tetapimenyesuaikan jenis penggunaannya dengan kemampuan tanah dan memberikan pelakuan sesuaidengan syarat syarat yang diperlukan, konservasi agar tanah dapat berfungsi secara lestari.Konservasi tanah berhubungan erat dengan konservasi air. Setiap perlakuan konservasi yangdiberikan pada sebidang tanah akan mempengaruhi tata air, dan usaha untuk mengkonservasi tanah juga merupakan konservasi air. Salah satu tujuan konservasi tanah adalah meminimumkan erosi pada suatu lahan. Laju erosi yang masih lebih besar dari erosi yang dapat ditoleransikanmerupakan masalah yang bila tidak ditanggulangi akan menjebak petani kembali ke dalam siklus

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->