Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword or section
Like this
10Activity
P. 1
BAB IV Takabeya

BAB IV Takabeya

Ratings: (0)|Views: 713 |Likes:
Published by Herlina Fitriani

More info:

Published by: Herlina Fitriani on Sep 16, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

09/10/2013

pdf

text

original

 
75
BAB IVMETODA TAKABEYA
4.1 PENDAHULUAN
Salah satu metoda yang sering digunakan dalam perhitungan konstruksi statistak tentu, khususnya pada konstruksi portal yang cukup dikenal adalah perhitungankonstruksi dengan metoda TAKABEYA. Dibandingkan dengan metoda yang lain,seperti metoda Cross dan metoda Kani, untuk penggunaan metoda ini terutama padastruktur portal bertingkat banyak merupakan perhitungan yang paling sederhana danlebih cepat serta lebih mudah untuk dipelajari dan dimengerti dalam waktu yangrelatif singkat.Metoda perhitungan dengan cara Takabeya yang disajikan dalam bagian iniadalah menyangkut materi perhitungan untuk portal dengan titik hubung yang tetapdan portal dengan titik hubung yang bergerak ( pergoyangan). Mengenai hal tersebut,teks ini hanya memberikan dasar-dasar pemahaman tentang metoda Takabeya yang berhubungan dengan portal-portal yang sederhana dengan atau tanpa mengalamisuatu pergoyangan. Diharapkan dari dasar-dasar ini, kita sudah dapat menghitung besarnya gaya-gaya dalam berupa momen-momen ujung (momen akhir) dari suatu batang yang menyusun konstruksi portal yang bentuknya sederhana.Persamaan - persamaan yang digunakan dalam metoda perhitungan ini hanyamerupakan persamaan dasar dari Takabeya sendiri, dimana persamaan-persamaantersebut hanya dapat digunakan khusus untuk portal yang sederhana dan hal-hal yang berhubungan dengan pergoyangan dalam satu arah saja yaitu pergoyangan dalamarah horizontal. Mengenai pergoyangan dalam dua arah ( harizontal dan vertikal) persamaan-persamaan dasar yang digunakan dalam teks ini masih perlu diturunkanlebih lanjut.Untuk menganalisa struktur portal yang sederhana, bab ini memberikancontoh-contoh perhitungan yang sudah disesuaikan dengan langkah-langkah
 
76
 perhitungan yang sesuai dengan prosedur perhitungan dalam metoda Takabeya.Perhitungan-perhitungan yang dimaksudkan di sini adalah hanya sampai pada bagaimana menentukan momen-momen ujung ( momen akhir ) dari suatu konstruksi.Mengenai reaksi perletakan tumpuan dan atau gaya-gaya lintang dan normal yangterjadi dalam suatu penampang batang serta penggambaran diagram dari gaya-gayadalam tersebut, sudah dibahas dalam materi perkuliahan pada Mekanika Rekayasa Idan Mekanika Rekayasa II semester sebelumnya.
PERSAMAAN DASAR METODA TAKABEYA
Dalam perhitungan konstruksi portal dengan metoda Takabeya, didasarkan pada asumsi-asumsi Bahwa :a.Deformasi akibat gaya aksial (Tarik dan Tekan) dan gaya geser dalamdiabaikan (= 0 ). b.Hubungan antara balok-balok dan kolom pada satu titik kumpul adalah kakusempurna.Berdasarkan asumsi-asumsi tersebut, maka pada titik kumpul akan terjadi perputaran dan pergeseran sudut pada masing-masing batang yang bertemu yang besarannya sebanding dengan momen-momen lentur dari masing-masing ujung batang tersebut. Gambar 4.1 berikut ini, memperlihatkan dimana ujung batang (titik  b) pada batang ab bergeser sejauh '
' relatif terhadap titik a. Besarnya momen-momen akhir pada kedua ujung batang ( M
ab
dan M
 ba
) dapat dinyatakan sebagaifungsi dari perputaran dan pergeseran sudut.
 
77
Gambar 4.1Kemudian keadaan pada gambar 4.1 tersebut, selanjutnya diuraikan menjadi duakeadaan seperti terlihat pada gambar 4.2 di bawah ini :Gambar 4.2Sehingga menghasilkan suatu persamaan :M ab =
m ab +MabM ba =
m ba +M baDari prinsip persamaan Slope Deplection secara umum telah diketahui bahwa :
θ
a =
ω
a +
ψ 
ab
θ
 b =
ω
 b +
ψ 
ab dan
θ
a =EI3L.abm
-EI6L. bam
+
ψ 
ab x 2
θ
 b =EI6L.abm
-
EI3L. bam
+
ψ 
ab x 12
θ
a + 2
θ
 bEI2L.abm
+ 3
ψ 
abSehingga :
m ab = 2 EI/L ( 2
θ
a +
θ
 b - 3
ψ 
ab )
m ba = 2 EI/L ( 2
θ
 b +
θ
a - 3
ψ 
ab )Jika I/L = K untuk batang ab, maka :Persamaan 4.1+

Activity (10)

You've already reviewed this. Edit your review.
Riky Reza added this note
ANSTRUK TAKABEYA
1 thousand reads
1 hundred reads
Arif Setiawan liked this
Clayperon liked this
Marcelciveng liked this
Danna Darmayadi liked this
tello6068 liked this
Rosario Jenias liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->