Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
2Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Modul Ketidakpastian

Modul Ketidakpastian

Ratings: (0)|Views: 321 |Likes:
Published by Yasheive saadi

More info:

Published by: Yasheive saadi on Sep 18, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

02/08/2014

pdf

text

original

 
Dasar Pengukuran dan Ketidakpastian Percobaan
MODUL ADASAR PENGUKURAN DANKETIDAKPASTIAN DALAM PERCOBAAN
1. Tujuan
Mengenal dan dapat menggunakan alat ukur dasar dalam fisika
Mampu menentukan ketidakpastian pada pengukuran tunggal
Mampu menentukan ketidakpastian pada pengukuran berulang
Dapat mengolah data dan menuliskannya dalam aturan baku
2. Waktu Pengerjaan
Agar dapat dicapai tujuan di atas, maka diperlukan 2 - 2,5 jam untuk pemahaman dirumah dan
±
1,5 jam di laboratorium.
3. Rujukan
1.Petunjuk praktikum Fisika Dasar I, Lab. Fisika Dasar ITB 19952.B. Darmawan Djonoputro, Teori Ketidakpastian, 1984
4. Alat-alat
1.Penggaris plastik2.Jangka sorong3.Mikrometer sekrup4.Neraca teknis5.Balok besi6.Silinder logam7.Plat logam Yang harus dibawa oleh mahasiswa1.Buku Jurnal dan Kertas Milimeter Blok2.Penggaris dan alat-alat tulis3.Kalkulator
5. Pendahuluan
Suatu pengukuran besaran fisika, seperti panjang, suhu, kuat arus dll selalu diliputiketidakpastian, hal tersebut sudah menjadi prinsip umum dalam fisika eksperimental.Sebabnya adalah :1.Keterbatasan alat ukur (Least Count/nst=nilai skala terkecil)2. Kesalahan pengukuran (human error), misalnya kesalahan pembacaan pada satusesi percobaan dari serangkaian percobaan.3. Kesalahan sistem, berupa
Kesalahan kalibrasi alat ukur
Kesalahan titik nol
Kesalahan pegas (akibat umur alat)Kesalahan-kesalahan tersebut menyebabkan hasil pengukuran tidak tepat benarseperti seharusnya, dapat lebih besar atau lebih kecil. Inilah yang dimaksudketidakpastian dalam percobaan.
Least Count (nst = nilai skala terkecil)
Setiap alat ukur pada umumnya memiliki keterbatasan daya ukur, atau keterbatasankemampuan dalam mengukur suatu besaran, keterbatasan ini disebut
Least Coun
atau nilai skala terkecil. Dalam suatu alat ukur jarang sekali terdapat skala yangberjarak kurang dari 1 mm, hal ini karena mata manusia umumnya sulit melihat jarakkurang dari 1 mm.
Nonius
Pada beberapa alat ukur, terdapat alat bantu skala yang disebut nonius. Noniusmembuat seolah-olah dua garis skala yang kecil menjadi besar, dan mudah dilihat..Pada gambar 1.1 di bawah ini skala nonius (bagian bawah) titik 0 nya berimpit dengannilai 2 dan angka 10 nya berimpit dengan 2,9. Artinya 9 skala utama dibagi menjadi 10bagian. Sehingga jarak antara skala nonius seakan-akan 0,01 pada skala utama.
Laboratorium Fisika UNIKOM 
1
 
Dasar Pengukuran dan Ketidakpastian Percobaan
Gambar 1.1
Misalnya, seperti gambar 1.2 di bawah ini. Pada gambar tersebut setelah diukur panjangsuatu benda skala utama menunjuk antara 80,4 dan 80,5. Untuk menentukannyadibutuhkan skala nonius. Pada skala nonius, lihatlah skala yang paling berimpit denganskala utama. Ternyata skala nonius 7. Jadi panjang benda adalah 80,47.
Skala Utama80 80,58107NoniusGambar 1.26. Alat-Alat Ukur Dasar Jangka Sorong
Fungsi jangka sorong adalah :1.Mengukur panjang bagian luar benda2.Mengukur panjang bagian rongga (dalam) benda3.Mengukur kedalaman lubang
Cara menggunakannya :1.Apabila pengunci K ditekan maka bagian B dapat bergeser bebas2.Jarak antara A dan B mengukur bagian luar sebuah benda3.Jarak antara C dan D mengukur bagian dalam sebuah benda4.Jarak antara E dan F menunjukan kedalaman benda yang diukur5.Skala utama U terdapat dua jenis yaitu dalam cm dan inchi6.Nonius ada pada bagian yang bisa bergeser N
Laboratorium Fisika UNIKOM 
2
 
0012312345678inchcm
ABKUEFCDN
23
0 1 2 3 4 5 6 7 8 9 0
Skala UtamaSkala Nonius
 
Dasar Pengukuran dan Ketidakpastian Percobaan
Gambar 1.3Mikrometer Sekrup
Fungsi Mikrometer sekrup :Mikrometer sekrup hanya dapat mengukur benda yang panjangnya kurang dari 2,50cm. Tetapi ketelitiannya lebih baik dari Jangka Sorong.
Cara menggunakannya :1.Benda yang akan diukur dijepitkan antara A dan B, dengan memutar C. Tapi tidakperlu terjepit terlalu keras.2. Skala utama terletak pada S3. Skala nonius terletak pada bagian N. Jika C diputar penuh maka 1 putaran skalanonius akan tepat sama dengan 1 mm skala utama.4. Pada skala utama panjang benda ditentukan dengan cara melihat berapa skalatepi nonius berada pada skala utama, dan untuk membaca skala nonius dilakukandengan cara melihat skala yang berimpit dengan garis poros P
Gambar 1.4Neraca Teknis
Bagian-Bagian Neraca TeknisA.Statip penumpuB.Lengan neracaC.Sekrup pengatur keseimbanganD.Jarum penunjuk keseimbangan dan skalanyaE.Bandul keseimbangan dan pasangannyaF.PiringanG.Meja alas neracaH.Sekrup pengatur naik-turunnya neracaI.Sekrup pengatur meja alas
Mempersiapkan Neraca Teknis1.Bandul keseimbangan harus berimpit dengan pasangannya, yaitu denganmengatur sekrup pengatur meja alas I2.Angkatlah lengan neraca dengan memutar H. Dan seimbangkan lengan neracadengan memperhatikan jarum penunjuk keseimbangan. Apabila jarak ayunan kekiri kira-kira sama dengan jarak ayunan ke kanan, artinya lengan neraca sudahsetimbang. Bila belum aturlah dengan memutar sekrup C.3.Jika 1 dan 2 sudah tercapai, putar kembali sekrup H agar lengan neraca turun.Neraca siap dipakai.
Cara menggunakan :1.Letakkan benda yang akan ditimbang pada salah satu piringan dan anaktimbangan yang kira-kira sama beratnya, pada piringan lainnya
Laboratorium Fisika UNIKOM 
3
0
 
1 2
A BSFNC

Activity (2)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 thousand reads
1 hundred reads

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->