Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
3Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Kesdam

Kesdam

Ratings: (0)|Views: 147 |Likes:
Published by Rony Sanjaya

More info:

Published by: Rony Sanjaya on Sep 18, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

11/27/2012

pdf

text

original

 
 SEJARAH SINGKAT KESDAMDANPROFIL RS TK IV CIJANTUNG
Di Susun Oleh : Devi FauziyyahKelas :
 
 SEJARAH SINGKAT KESDAMDANPROFIL RS TK IV CIJANTUNG
1.
 
Kesehatan Angkatan Darat berdiri, tumbuh dan berkembang bersama dengan perjuangankemerdekaan Republik Indonesia. Setelah Tentara Keamanan Rakyat (TKR) secara resmidibentuk 5 Oktober 1945, maka pada tanggal 26 Oktober 1945 diangkatlah Jenderal Mayor dr.Soehardo Kertohoesodo sebagai Kepala Bagian Kesehatan TKR. Tanggal 26 Oktober 1945ini secara resmi dinyatakan sebagai " Hari Jadi Kesehatan Angkatan Darat ", denganKeputusan Men/Pangad Nomor Kep/716/VI/ 1967 tanggal 17 Juni 1967. Bagian KesehatanTKR ini kemudian menjadi Dinas Kesehatan Tentara atau lazim disebut DKT.2.
 
Awal tahun 1946 Badan Kesehatan tingkat pusat dinamakan Inspektorat Kesehatan Tentaradengan Inspekturnya dijabat oleh dr. Wirasmo Partaningrat dan di tingkat daerah dinamakanDinas Kesehatan Divisi.3.
 
Sejak pemulihan kedaulatan Republik Indonesia sampai sekitar tahun 1954 sesuaiperkembangan organisasi TNI AD, maka dikenallah sebutan DKT AD, sedang DinasKesehatan Divisi menjadi DKT Teritorium.4.
 
Tahun 1954 DKT AD mengalami peningkatan dan penyempurnaan menjadi DirektoratKesehatan Angkatan Darat disingkat DK AD, sebutan Kepala berubah menjadi Direktur.5.
 
Pada tahun 70-an terjadi pemisahan Organisasi Kesehatan Angkatan Darat berdasarkanfungsi pembinaan : a.Unsur Pembinaan Kecabangan Kesehatan Angkatan Darat dinamakanPusat Kesehatan Angkatan Darat disingkat Puskesad (sesuai Keputusan Kasad NomorKep/753/XII/1970 tanggal 26 Desember 1970). b.Unsur Pembinaan Kemampuan PerawatanKesehatan dinamakan Jawatan Kesehatan Angkatan Darat disingkat Jankesad (sesuaiKeputusan Kasad Nomor Kep/268/V/1971 tanggal 12 Mei 1971).6.
 
Berdasarkan Surat Keputusan Kasad Nomor Kep/ 4 / I / 1979 tanggal 10 Januari 1979Puskesad dan Jankesad dilebur menjadi Jawatan Kesehatan Angkatan Darat ( Jankesad ).7.
 
Berdasarkan Keputusan Kasad Nomor Kep / 5 / I / 1985 tanggal 20 Januari 1985 ditetapkanpenggunaan Mono Corp Ckm (Corp Kesehatan Militer) sebagai pengganti Cdm, Cdg, Cdh,dan Cdk.8.
 
Dalam rangka reorganisasi berdasarkan Keputusan Kasad Nomor Kep/ 30 / V / 1985 tanggal27 Mei 1985 Jankesad berubah menjadi Ditkesad.9.
 
Dalam rangka realisasi penataan organisasi satuan jajaran TNI AD, struktur organisasi Kesadmengalami perubahan/validasi berdasarkan Keputusan Kasad Nomor Kep / 8 / I / 2004tanggal 30 Januari 2004.
PERJUANGAN DAN PENGABDIAN KESEHATANTNI ANGKATAN DARAT
 
1.
 
Sejarah perjuangan dan pengabdian Kesehatan TNI-AD tidak terlepas dari perjuanganBangsa dan Negara baik dalam rangka mempertahankan kemerdekaan Negara RI maupundalam mengisi kemerdekaan.2.
 
Pada periode tahun 1945 sampai 1949 merupakan masa perjuangan fisik yang berat, karenadisamping ikut berjuang mempertahankan kemerdekaan Negara RI dari ancaman penjajahBelanda, Kesehatan TNI-AD juga bertanggung jawab untuk penataan dan pengembanganorganisasi.
 
3.
 
Peranan Kesad dalam Operasi Militer sudah berjalan sejak sebelum dan pada masa awalberdirinya Kesad. Kesad tidak pernah absen memenuhi panggilan suci dengan penuh rasakemanusiaan dan terus menerus untuk memberikan dukungan kesehatan secara optimal baik dalam rangka Operasi Militer penumpasan pemberontakan, berbagai Operasi Tempur didalam negeri seperti Operasi Trikora, Operasi Dwikora dan Operasi Pemberantasan GPK didaerah Timor timur, Irian Jaya, Aceh bahkan dalam tugas Internasional keikutsertaan Kesaddalam memberikan dukungan kesehatan diwujudkan melalui pengiriman Tim KesehatanKontingen Garuda ke Mesir, Kongo, Vietnam, Timur tengah, Kamboja. pada tahun 1994dikirim Batalyon Kesehatan Garuda XIV-A ke Bosnia Herzegovina bergabung denganPasukan PBB, yang kemudian berturut-turut digantikan oleh Kontingen Garuda XIV-B, D,dan F. Januari 2004 s/d februari 2004 ke Iran sebagai Tim Satgas Bantuan Kemanusiaanuntuk korban bencana alam di Republik Iran, september 2003 penugasan ke Bunia KongoAfrika bergabung dengan Satgas Kompi Zeni TNI Monuc XX-A, B dan terakhir C oktober2005 sebagai Penjaga Perdamaian PBB.4.
 
Dalam tugas kemanusiaan yang merupakan bukti kepedulian Kesad terhadap masalahkesehatan yang dihadapi rakyat diwujudkan dalam bentuk peran serta dalam operasi bhaktiseperti pengobatan missal, operasi bibir sumbing, operasi katarak dan khitanan massaldiberbagai pelosok Nusantara. Patut pula dicatat berbagai kegiatan yang dilaksanakan Kesad,antara lain ikut serta meringankan penderitaan korban yang terlibat dalam konflik di Maluku,Kalimantan, kepulauan Riau, Irian Jaya, Perbatasan NTT dan NAD maupun korban akibatbencana alam di Aceh, Nias, Alor dan Padang.
PEJABAT-PEJABAT PIMPINAN KESAD
Sesuai perkembangan organisasi, sebutan jabatan pimpinan Kesad mengalami beberapakali perubahan, yaitu Kepala Bagian Kesehatan TKR, Inspektur Kesehatan TKR, KepalaJawatan Kesehatan Angkatan Darat, Komandan Pusat Kesehatan TNI Angkatan Darat, danDirektur Kesehatan TNI-AD.
PIMPINAN KESEHATAN TNI ANGKATAN DARAT DARI AWALBERDIRINYA SAMPAI DENGAN SEKARANG ADALAH SEBAGAI BERIKU
 
1.
 
1945 : Jenderal Mayor dr. Soehardo Kertohusodo2.
 
1946 : dr. Wirasmo Partaningrat3.
 
1946-1949 : Jenderal Mayor dr. Soehardo Kertohusodo4.
 
1949-1956 : Kolonel dr. Azis Saleh5.
 
1956-1963 : Kolonel dr. Satrio6.
 
1963-1967 : Brigjen TNI dr. Soehardi7.
 
1967-1968 : Brigjen TNI dr. Mohamad Abdullah8.
 
1968-1971 : Brigjen TNI dr. Suyoto9.
 
1971-1973 : Brigjen TNI dr. Frans Pattiasina10.
 
1973-1974 : Brigjen TNI dr. Darmawan Prawira Supradja, sebagai Ka Jaskesaddan Brigjen TNI dr. Abdullah Martosudirjo sebagai Puskesad11.
 
1974-1977 : Brigjen TNI dr. Prakosa sebagai Ka Jankesad dan Brigjen TNI dr.Soeyoto sebagai Puskesad12.
 
1977-1979 : Brigjen TNI dr. Saronto Martoyudho, sebagai Ka Jankesad danBrigjen TNI dr. Ngesti Oetomo sebagai Puskesad13.
 
Jan s/d Mei 1979 : Brigjen TNI dr. Kurnia Natadisastra sebagai Ka Jankesad14.
 
1979-1983 : Brigjen TNI dr. Ngesti Oetomo sebagai Ka Jankesad

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->