Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more ➡
Download
Standard view
Full view
of .
Add note
Save to My Library
Sync to mobile
Look up keyword
Like this
3Activity
×
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Pedoman Teknis Instalasi Rawat Inap

Pedoman Teknis Instalasi Rawat Inap

Ratings: (0)|Views: 483|Likes:
Published by Byb Bangeet

More info:

Published by: Byb Bangeet on Sep 20, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See More
See less

07/17/2013

pdf

text

original

 
PENDAHULUAN BAGIAN - I 
PEDOMAN TEKNIS SARANA DAN PRASARANA BANGUNAN INSTALASI RAWAT INAP (UMUM)
1
 
BAGIAN - IPENDAHULUAN
1.1. Latar belakang.
Keberhasilan pembangunan kesehatan tidak semata-mata ditentukan oleh hasilkerja keras dari sektor kesehatan, tetapi sangat dipengaruhi oleh hasil kerja kerasserta konstribusi positif dari berbagai sektor pembangunan lainnya.Untuk optimalisasi hasil serta kontribusi positip tersebut, harus dapat diupayakanmasuknya upaya kesehatan sebagai asas pokok program pembangunan nasional.Dengan perkataan lain untuk dapat terwujudnya INDONESIA SEHAT 2010, parapenanggung jawab pembangunan harus memasukkan pertimbangan-pertimbangankesehatan dalam semua kebijakan pembangunannya.Tujuan pembangunan kesehatan menuju Indonesia sehat 2010 adalahmeningkatkan kesadaran, kemauan dan kemampuan hidup sehat bagi setiap orangagar mewujudkan peningkatan derajat kesehatan masyarakat, bangsa dan negaraIndonesia yang ditandai oleh penduduknya hidup dalam lingkungan dan perilakuyang sehat, memiliki kemampuan untuk menjangkau pelayanan kesehatan yangbermutu secara adil dan merata, serta memiliki derajat kesehatan yang optimaldiseluruh wilayah Republik Indonesia.Usaha kesehatan mencakup usaha peningkatan (promotif) pencegahan (preventif),penyembuhan (kuratif) dan pemulihan (rehabilitatif).Salah satu upaya penyembuhan pasien adalah melalui pengobatan dan perawatanyang dilaksanakan dalam ruang rawat inap di rumah sakit.Ruang rawat inap yang aman dan nyaman merupakan faktor penting yang dapatmempengaruhi proses penyembuhan pasien, oleh karena itu dalam merancangruang rawat inap harus memenuhi persyaratan tertentu yang mendukungterciptanya ruang rawat inap yang sehat, aman dan nyaman.
 
PENDAHULUAN BAGIAN - I 
PEDOMAN TEKNIS SARANA DAN PRASARANA BANGUNAN INSTALASI RAWAT INAP (UMUM)
2
 
Selama ini terutama di daerah-daerah, belum ada pedoman yang mengaturmengenai perancangan ruang rawat inap di rumah sakit, sehingga perlu dibuat“Pedoman Teknis Sarana dan Prasarana Bangunan Instalasi Rawat Inap” ini agartercapai satu kesatuan visi dalam perancangan ruang rawat inap di rumah sakit.
1.2. Maksud dan tujuan.
Perencanaan dan pengelolaan bangunan instalasi rawat inap rumah sakit padadasarnya adalah suatu upaya dalam menetapkan fasilitas fisik, tenaga danperalatan yang diperlukan untuk memberikan pelayanan kesehatan bagimasyarakat sesuai dengan kebutuhan.Pedoman Teknis Sarana dan Prasarana Bangunan Instalasi Rawat Inap inibertujuan untuk memberikan petunjuk agar dalam perencanaan dan pengelolaansuatu bangunan instalasi rawat inap di rumah sakit memperhatikan kaidah-kaidahpelayanan kesehatan, sehingga bagunan instalasi rawat inap yang akan dibuatdapat menampung kebutuhan-kebutuhan pelayanan dan dapat digunakan olehpemakai, pengelola serta tidak berakibat buruk bagi keduanya.
1.3 Sasaran.
Pedoman Teknis ini diharapkan dapat digunakan sebagai pegangan dan acuanbagi Dinas Kesehatan dan pihak Pengelola Rumah Sakit.Disamping itu pedoman ini juga dipakai sebagai acuan bagi konsultan perencanadalam membuat perencanaan suatu banguan instalasi rawat inap di rumah sakitsehingga masing-maing pihak dapat mempunyai persepsi yang sama.
1.4 Kebijakan
Sebagai upaya pengembangan pelayanan kesehatan rujukan rumah sakit, makaprogram yang dicanangkan oleh Direktorat Jenderal Bina Pelayanan Medik, melaluivisi Indonesia sehat 2010 adalah sebagai gambaran masyarakat Indonesia di masadepan yang ingin dicapai melalui pembangunan kesehatan adalah masyarakat,bangsa dan negara yang ditandai oleh penduduknya hidup dalam lingkungan dandengan perilaku hidup sehat, memiliki kemampuan yang menjangkau pelayanankesehatan yang bermutu secara adil dan merata, serta memiliki derajat kesehatanyang setinggi-tingginya diseluruh wilayah Republik Indonesia.
 
PENDAHULUAN BAGIAN - I 
PEDOMAN TEKNIS SARANA DAN PRASARANA BANGUNAN INSTALASI RAWAT INAP (UMUM)
3
 
Sejalan dengan misi yang ada maka pelayanan yang diharapkan pada masa depanadalah pelayanan yang kondusif bagi terwujudnya keadaan sehat, serta tersedianyapelayanan penunjang pada fasilitas sarana, prasarana, dan alat yang memadai.
1.5 Batasan dan pengertian.
1.5.1 Ruang pasien rawat inap.
Ruang untuk pasien yang memerlukan asuhan dan pelayanan keperawatan danpengobatan secara berkesinambungan lebih dari 24 jam.Untuk tiap-tiap rumah sakit akan mempunyai ruang perawatan dengan namasendiri-sendiri sesuai dengan tingkat pelayanan dan fasilitas yang diberikan olehpihak rumah sakit kepada pasiennya.
1.5.2 Ruang Pos Perawat.
Ruang untuk melakukan perencanaan, pengorganisasian asuhan dan pelayanankeperawatan (
pre 
dan
post conference 
, pengaturan jadwal), dokumentasi sampaidengan evaluasi pasien.
1.5.3 Ruang Konsultasi.
Ruang untuk melakukan konsultasi oleh profesi kesehatan kepada pasien dankeluarganya.
1.5.4 Ruang Tindakan.
Ruangan untuk melakukan tindakan pada pasien baik berupa tindakan invasiveringan maupun non-invasive.
1.5.5 Ruang administrasi.
Ruang untuk menyelenggarakan kegiatan administrasi khususnya pelayanan pasiendi ruang rawat inap. Ruang ini berada pada bagian depan ruang rawat inap dengandilengkapi loket/counter, meja kerja, lemari berkas/arsip, dan telepon/interkom.Kegiatan administrasi meliputi :(a). Pendataan pasien.

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->