Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
1Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Proposal Metode SCORECARD Dengan Analisis Balanced Scorecard (BSC) Pada Industri Manufacturing

Proposal Metode SCORECARD Dengan Analisis Balanced Scorecard (BSC) Pada Industri Manufacturing

Ratings: (0)|Views: 361|Likes:
Published by Rudini Mulya
Pembangunan ekonomi melalui industrialisasi, perdagangan, real estate, asuransi,
perbankan maupun pembangunan di sektor lainnya dan pemerataan pendapatan tercermin
diantaranya dalam produktivitas nasional sebagai salah satu indikator kinerja suatu
bangsa. Dalam lingkup yang lebih sederhana, suatu pengukuran kinerja sangat diperlukan
guna mendapatkan hasil yang maksimal.
Pembangunan ekonomi melalui industrialisasi, perdagangan, real estate, asuransi,
perbankan maupun pembangunan di sektor lainnya dan pemerataan pendapatan tercermin
diantaranya dalam produktivitas nasional sebagai salah satu indikator kinerja suatu
bangsa. Dalam lingkup yang lebih sederhana, suatu pengukuran kinerja sangat diperlukan
guna mendapatkan hasil yang maksimal.

More info:

Published by: Rudini Mulya on Sep 21, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

11/06/2012

pdf

text

original

 
RUDINI MULYA _ TEKNIK INDUSTRI UNIVERSITAS MERCU BUANA
 
2011
RUDINI MULYA _ TEKNIK PENGUKURAN KINERJA DENGAN BASIC (BSC) 
 
[1]
PROPOSAL PENELITIANPenerapan Sistem Pengukuran Kinerja Dengan Analisis
 Balanced Scorecard 
(BSC)Pada PT. XYZ
Disusun Oleh :
 
Rudini Mulya41610010035
Progam Studi Teknik IndustriFakultas Teknik Universitas Mercu Buana2011
 
RUDINI MULYA _ TEKNIK INDUSTRI UNIVERSITAS MERCU BUANA
 
2011
RUDINI MULYA _ TEKNIK PENGUKURAN KINERJA DENGAN BASIC (BSC) 
 
[2]
A.
 
Pengukuran Kinerja
 1.
 
Pengertian Pengukuran KinerjaPembangunan ekonomi melalui industrialisasi, perdagangan,
real estate
, asuransi, perbankan maupun pembangunan di sektor lainnya dan pemerataan pendapatan tercermindiantaranya dalam produktivitas nasional sebagai salah satu indikator kinerja suatu bangsa. Dalam lingkup yang lebih sederhana, suatu pengukuran kinerja sangat diperlukanguna mendapatkan hasil yang maksimal.Kata kinerja merupakan kata yang sering mendapat perhatian khusus oleh setiapindividu, kelompok maupun organisasi perusahaan. Kata ini sering disandingkan dengankata lain, seperti kinerja individu, kinerja kelompok, maupun kinerja organisasi.Kinerja menurut kamus besar Bahasa Indonesia berarti “suatu yang dicapai” atau prestasi yang dicapai atau diperlihatkan sehingga kinerja dapat diartikan sebagai prestasikinerja oleh individu perusahaan. Sedangkan pengukuran kinerja menurut (DonellyGibson dan Irnacevich: 1994) adalah suatu tingkatan keberhasilan dalam melaksanakantugas serta kemampuan untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan, kinerja itu sendiridapat dinyatakan baik dan sukses jika tujuan yang diinginkan dapat tercapai dengan baik.Selain itu dalam SAK (Standar Akuntansi Keuangan) juga dijelaskan tentang informasidari kinerja perusahaan, yaitu informasi kinerja perusahaan terutama
 profitabilitas
 diutamakan untuk menilai perubahan potensial sumber daya ekonomi yang mungkindikendalikan di masa depan.
 
RUDINI MULYA _ TEKNIK INDUSTRI UNIVERSITAS MERCU BUANA
 
2011
RUDINI MULYA _ TEKNIK PENGUKURAN KINERJA DENGAN BASIC (BSC) 
 
[3]
Informasi kinerja bermanfaat untuk memprediksi kapasitas perusahaan dalammenghasilkan arus kas dari sumber daya yang ada. Di samping itu, informasi tersebut juga berguna dalam merumuskan pertimbangan tentang efektifitas perusahaan dalammemanfaatkan sumber daya. Berdasarkan pengertian di atas dapat disimpulkan bahwa pengukuran kinerja adalah tindakan pengukuran yang dapat dilakukan terhadap berbagaiaktifitas dalam rantai nilai yang ada pada perusahaan. Hasil pengukuran tersebutkemudian digunakan sebagai umpan balik yang akan memberikan informasi tentang prestasi pelaksanaan suatu rencana dan titik di mana perusahaan memerlukan penyesuaian atas aktivitas perencanaan dan pengendalian tersebut.
II. Manfaat Pengukuran Kinerja
Ada beberapa hal yang membuat pengukuran kinerja itu begitu penting.Diantaranya, menurut Lynch dan cross (1993), manfaat sistem pengukuran kinerja yang baik adalah sebagai berikut:a.
 
Menelusuri kinerja terhadap harapan pelanggan sehingga akan membawa perusahaanlebih dekat pada pelanggannya dan membuat seluruh orang dalam organisasi terlibatdalam upaya memberi kepuasan kepada pelanggan. b.
 
Memotivasi para pegawai untuk melakukan pelayanan sebagai bagian dari mata rantai pelanggan dan pemasok internal.

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->