Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
6Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Sosiologi Hukum

Sosiologi Hukum

Ratings: (0)|Views: 204 |Likes:
Published by Yoniz Hem
BAB I
PENDAHULUAN

Sosiologi Hukum sebagai disiplin ilmu yang mengkaji hukum dari perspektif sosiologis berperan penting dalam perkembangan hukum Islam, baik pada masa klasik atau sekarang ketika ummat Islam semakin bertambah heterogen. Sosiologi Hukum memberikan corak-corak sosialis dan memberikan hukum nilai-nilai yang lebih humanis. Perkembangan hukum tidak akan terlepas dari perkembangan masyarakat, karena itu Sosiologi Hukum akan berperan aktif dan kontributif terhadap perkembangan hukum te
BAB I
PENDAHULUAN

Sosiologi Hukum sebagai disiplin ilmu yang mengkaji hukum dari perspektif sosiologis berperan penting dalam perkembangan hukum Islam, baik pada masa klasik atau sekarang ketika ummat Islam semakin bertambah heterogen. Sosiologi Hukum memberikan corak-corak sosialis dan memberikan hukum nilai-nilai yang lebih humanis. Perkembangan hukum tidak akan terlepas dari perkembangan masyarakat, karena itu Sosiologi Hukum akan berperan aktif dan kontributif terhadap perkembangan hukum te

More info:

Categories:Business/Law, Finance
Published by: Yoniz Hem on Sep 22, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as RTF, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

03/22/2013

pdf

text

original

 
BAB I
P E N D A H U L U A N
Sosiologi Hukum
sebagai disiplin ilmu yang mengkaji hukum dari perspektif sosiologis berperan penting dalam perkembangan hukum Islam, baik pada masa klasik atau sekarang ketikaummat Islam semakin bertambah heterogen. Sosiologi Hukum memberikan corak-corak sosialisdan memberikan hukum nilai-nilai yang lebih humanis. Perkembangan hukum tidak akan terlepasdari perkembangan masyarakat, karena itu Sosiologi Hukum akan berperan aktif dan kontributif terhadap perkembangan hukum tersebut.Membicarakan sosiologi hukum tidak bisa dilepaskan dari fakta atau realitas karena sosiologihukum berparadigma fakta sosial. Sosiologi hukum merupakan cabang khusus dari sosiologi yang berperhatian untuk mempelajari hukum tidak sebagai konsep-konsep normatif melainkan sebagaifakta sosial. Berparadigma fakta sosial berarti tidak mengkaji nilai, norma atau ide apapun tentanghukum. Hukum dari waktu ke waktu mengalami perkembangan. Sejak jaman Yunani dan Romawisampai sekarang hukum mengalami perkembangan yang luar biasa yang mungkin saja orangYunani dan Romawi dahulu tidak akan dapat memperkirakan hal-hal yang terjadi sekarang dalam bidang hukum. Perkembangan ini tidak bisa dilepaskan dari sifat hukum yang selalu berada ditengah-tengah masyarakat sedangkan masyarakat itu sendiri senantiasa mengalami perkembangan.Makalah ini akan mencoba mengkaji peranan sosiologi hukum yang nantinya dalam kajian iniakan dikaitkan dengan hukum Islam dan perkembangannya.
BAB II
 
P E M B A H A S A N
Pengertian dan Ruang Lingkup Sosiologi Hukum
Ada beberapa pendapat yang mengatakan bahwa Ilmu Sosiologi adalah suatu cabang ilmu pengetahuan yang secara analistis dan impiris untuk mempelajari hubungan timbal balik antarahukum dengan gejala-gejala sosial lainnya termasuk pola prilaku masyarakat. Sosiologi hukummengandung unsur-unsur kekuasaan yang terpusatkan kepada kewajiban tertentu di dalam gejalahukum yang tampak dari kehidupan masyarakat dan bertujuan untuk dapat memenuhi pergaulanhidup berdasarkan hirarki urutannya.Terlalu banyak defenisi yang berkaitan dengan sosiologi hukum, oleh sebab itu hal ini tak  perlu di bahas secara keseluruhan dimakalah yang sederhana ini. Namun sebelum kita melihatlebih jauh beberapa devenisi sosiologi hukum, perlu kita perhatikan apa yang di tulis oleh P.JBouman yang menyatakan:Sosiologi hukum mempelajari arti sosial dan hukum. Dia uraikan dan dia jelaskan fungsi-fingsi hukum dalam struktur sosial, seperti juga pengaruh struktur-struktur sosial dalam perubahanyang terus menerus, yang dilaksanakan atas hukum. Sifat normatif dari hukum bagi yurismempunyai isi lain dari pada bagi seorang sosiolog, yang mengedepankan penginterpretasiannormativitas sebagai kekuasaan sosial.Pendapat tersebut disamping mencoba menggambarkan secara singkat pengetian dan ruanglingkup dari pada sosiologi hukum, juga menggambarkan kepada kita bahwa ada perbedaan yangcukup prinsipil antara seorang ahli hukum. Secara implisit telah tergambar bahwa dalam kajiansosiologi hukum itu pokok fikirannya bukan dari kaca mata seorang ahli hukum tetapi dariseorang sosiologi.Selanjutnya Soerjono soekarno secara singkat mengatakan bahwa sosiologi hukum itu adalahsuatu cabang ilmu pengetahuan yang secara analitis dan empiris mempelajari hukum timbal balik antara hukum dengan gejala-gejala sosial lainnya
1
.Pakar lain, Friedman menyatakan bahwa sosiologi hukum adalah sebuah kajian tentanghubungan hukum terapan dan idealisme. Sedang Paton menyatakan bahwa bahwa sosiologihukum diartikan sebagi upaya menciptakan sebuah ilmu tentang kehidupan sosial secarakeseluruhan untuk menggabungkan sosiologi secara umum dengan ilmu politik. Penerapan kajianilmu sosiologi hukum ini adalah masyarakat dan hukum dalam tataran aflikasi atau manifestasi.Untuk mendapatkan gambaran yang lebih lengkap tentang sosiologi hukum ini dapat dikutip
1Soerjono Soekanto.
Sosiologi Suatu Pengantar. Ed. IV.
Jakarta: PT. Raja Grafindo Persada, 1999. hal, 13.
 
 beberapa keterangan dari Satjipto Raharjo yang menyatakan antara lain bahwa: sosiologi hukumtidak melihat hukum itu sebagai peraturan-peraturan, sebagai prosedur, sebagi lembaga-lembaghukum, melainkan sebagi pola hubungan antar manusia didalam masyarakat, atau kalau itulembaga hukum, sebagai lembaga sosial biasa
2
.Selanjutnya sebagai perbandingan dapat dikemukakan pandangan dari adam podgoreckitentang sosiologi hukum di mana ia menyatakan bahwa sosiologi hukum tidak hanya bertugasmencatat, memformulasikan, dan menjelasakan hubungan-hubungan umum yang ada diantarahukum dan faktor-faktor sosial lainnya (dalam hal ini, hukum bisa ditentang sebagi variable yangterikat dan bebas), tetapi jaga mencoba untuk membangun sebuah teori umum untuk menjelaskan proses-proses sosial, di mana hukum dibangun dan ditekankan, dan dalam hal ini, sosiologimenghubungkan disiplin keilmuan ini ke dalam rumpun pengetahuan sosiologis.Seterusnya ia mengatakan bahwa sosiologi hukum akan membatasi sistem-sistem nilai, pertimbangan-pertimbangan sosial dari hukum,peralihan-peralihan atau modifikasi sosial darihukum, dan dinamika institusi-institusi hukum.Menurut Soerjono Soekanto, sosiologi hukum sebenarnya merupakan ilmu tentang kenyataanhukum, yang ruang lingkupnya adalah:Dasar sosial dari hukum, atas dasar anggaran bahwa hukum timbul serta tumbuh dari proses sosiallainnya (the genetic sociolosy of low).Efek hukum terhadap gejala-gejala sosial lainnya dalam masyarakat (the operational sociolosy of low)Apabila yang dipersoalkan adalah perspektif penelitiannya, maka dibedakan antara:Sosiologi hukum teoritis yang bertujuan untuk menghasilkan generalisasi abstrak setelah pengumpulan data, pemeriksaan terhadap keteraturan sosial dan pengembangan hipotesa-hipotesa.Sosiologi hukum empiris yang bertujuan untuk menguji hipotesa-hipotesa denga caramempergunakan atau mengolah data yang dihimpun ke dalam keadaan yang di kendalikansecara sistematis dan metodologis
3
.
Manfaat Hukum Sosiologi Dengan Hukum Lain
Cara-cara efektif dari hukum dalam pembentukan prilaku dinamakan ruang lingkup bersamasosiologi hukum. Jadi pada dasarnya pola-pola prilaku masyarakat dan cara bertindak berkelakuan
2
Satjipto Raharjo.
 Pemanfaatan Ilmu-Ilmu Sosial Bagi Pengembangan Ilmu Hukum
. Bandung: Alumni,1977. hal, 91.
3 Ibid. hal, 93.

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->