Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
1Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
MANUAL – MEDIASI-KONSILIASI-ARBITRASI

MANUAL – MEDIASI-KONSILIASI-ARBITRASI

Ratings: (0)|Views: 57 |Likes:
Published by Barita Tambunan

More info:

Published by: Barita Tambunan on Sep 22, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

05/13/2014

pdf

text

original

 
3
T
iga perundang-undangan ketenagakerjaan yang diundangkan dalammasa program reformasi yang dimulai di tahun 1998 adalah UU No.21Tahun 2000 mengenai Serikat Pekerja/Serikat Buruh, UU No.13 Tahun2004 mengenai Ketenagakerjaan dan yang terakhir, UU No.2 Tahun 2004mengenai Penyelesaian Perselisihan Hubungan Industrial yang memperkenalkansistem baru dan penyelesaian perselisihan Hubungan Industrial dengandibentuknya Pengadilan hubungan Industrial di Indonesia.Salah satu alasan yang paling prinsipil diundangkannya Undang-undang No. 2 Tahun 2004 adalah adanya pengakuan bahwa di era industrialisasi,perselisihan hubungan industrial menjadi lebih kompleks sehingga memerlukan penggantian dan perundang-undangan yang lama danpembentukan institusi baru serta mekanisme yang memastikan penyelesaianyang yang cepat, tepat, adil dan murah.UU No.2 Tahun 2004 memberikan keutamaan terhadap perundinganbipartit untuk penyelesaian perselisihan Hubungan Industrial diikuti denganproses penyelesaian di luar pengadilan yaitu mediasi, konsiliasi dan arbitrasidan dimungkinkan berlanjut melalui proses pengadilan Hubungan Industrialmaupun Mahkamah Agung. Dapat dicatat bahwa mediasi, konsiliasi danarbitrasi adalah bagian yang penting dan sistem penyelesaian perselisihan danmerupakan langkah pertama yang dianjurkan bagi para pihak yang berselisihuntuk diikuti jika perundingan bipartit gagal. Proses diluar pengadilan tidak hanya menggunakan pendekatan sukarela dalam penyelesaian perselisihan tetapi juga melakukan upaya pencegahan agar masalah lama dan kasus-kasus terdahuludan penundaan yang berlarut-larut dalam menyelesaian perselisihan dapatdihindarkan.
P
RAKATA 

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->