Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more ➡
Download
Standard view
Full view
of .
Add note
Save to My Library
Sync to mobile
Look up keyword
Like this
1Activity
×
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Menyimpulkan Isi Berita Yang Dibacakan

Menyimpulkan Isi Berita Yang Dibacakan

Ratings: (0)|Views: 270|Likes:
Published by Ridwan Stisip

More info:

Published by: Ridwan Stisip on Sep 24, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, DOCX, TXT or read online from Scribd
See More
See less

08/29/2013

pdf

text

original

 
Menyimpulkan Isi Berita yang Dibacakan (Kelas VII Semester 1)
Standar Kompetensi
 
:
 
1. Memahami wacana lisan melalui kegiatan mendengarkan berita
Kompetensi Dasar
 
:
 
1. 1 Menyimpulkan isi berita yang dibacakan dalam beberapa kalimat
 
Indikator
 
:
 
Mampu menunjukkan pokok-pokok berita yang didengarkan
 
Mampu menyarikan pokok-pokok berita menjadi isi berita
 
Mampu menyimpulkan isi berita dalam satu alinea.
 
Materi
 
:
 
Penyimpulan berita
Garis Besar Materi:
 
1.
 
Menunjukkan Pokok-pokok Berita
 
Dalam dunia jurnalistik, pokok-pokok berita lebih dikenal dengan rumus 5W +1H, yaitu
What (Apa), Who (Siapa), Where(Di mana), When (Kapan), Why (Mengapa),
dan
How (Bagaimana).
 Untuk menemukan pokok-pokok berita, susunlah pertanyaan pemandu berdasarkan unsur 5W+ 1H tersebut.
 
Cermati teks berita berikut ini!
Kuningan (ANTARA News) - Lima pendaki asal desa Gempol, Kecamatan Gempol Kabupaten Cirebon, JawaBarat, yang tidak berpengalaman, dilaporkan tersesat di Gunung Ciremai. Mujuri, salah seorang orangtua darikelima pendaki yang tersesat saat menunggu di Pos pendakian Linggarjati Kuningan, Minggu, kepadawartawan mengatakan, anaknya berangkat dari Rajagaluh Kamis (31/12/2009) bersama empat temannya yangmasih tetangganya.Menurut Mujuri, kelima pendaki yang tersesat itu adalah Budiman (25), Muha (22),Wahyu(17), Nila (18), dan Maskom (22)."Mereka sangat minim pengalaman mendaki gunung. Mereka hanya modal nekat tanpamemperhitungkan akibatnya," katanya. Kabar terakhir dari anaknya yang diterima Mujuri melalui layananpesan singkat (SMS) menyebutkan bahwa mereka berada di puncak gunung sebelah Utara diperkirakan didaerah Paniis, Mandirancan.Tiga diantara mereka sekarang sakit, persediaan makanan sudah habis, tidak membawa obat-obatan, sementara perlengkapan pendakian juga minim. Sukardi, seorang penjaga di PosPendakian Linggarjati mengaku, kelima orang itu mendaki tidak melalui pos resmi sehingga pihaknya sulitmengetahui identitas dan posisi para pendaki.
 
"Pengelola telah menyediakan tiga Pos Pendakian resmi, seperti pintu masuk utama Pos PendakianLinggarjati, Palutungan, dan Apuy Majalengka. Dari ketiga pos itu, Apuy yang sering ditutup karena kabutnyatebal sehingga berbahaya bagi pendaki," katanya. Cuaca saat ini sangat buruk di puncak gunung, sering hujanderas, serta sering diselimuti kabut tebal yang membahayakan pendaki, terlebih yang tanpa dibekaliperlengkapan memadai, katanya. "Pendaki amatir lokal sering masuk ke jalur tidak resmi itu, sangat berbahayaselain tidak diketahui identitasnya, waktu di atas puncak gunung keberadaan mereka tidak jelas," katanya.Terkait tersesatnya lima pendaki tersebut, 19 orang anggota Tim SAR sudah dikerahkan. Rombongan pertamaSAR sudah diberangkatkan Sabtu kemarin pukul 16.00 WIB. Rombongan kedua berangkat pada hari yangsama sekitar pukul 23.00 WIB. Sedangkan rombongan ketiga diberangkatkan hari ini pukul 00.00 WIBberjumlah 11 orang, 9 di antaranya dari Cirebon dan dua orang dari Pengelola Pendakian Gunung Ciremai.(
Sumber
: 
http://www.antaranews.com,dengan pengubahan)
 

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->