ShiftDifferentialShift JumlahNo. S e k t o r 1998 2003 1998 2003 1998 2003 1998 2003
1 Pertanian 102,459 -1,031 -72,373 40,197 83,832 -62,074 113,918 -22,9082 Pertambangan 751 -9 680 -2,582 571 -1,225 2,003 -3,8173 Manufaktur 3,062 -25 -3,023 -1,160 -1,188 -5,043 -1,150 -6,2274 Letrik, Gas, dan Air Bersih 115 -2 912 -885 -24 -211 1,003 -1,0995 Bangunan 1,528 -16 1,835 -415 -885 -5,365 2,478 -5,7966Perdagangan, Hotel, danRestoran 8,068 -114 22,993 -3,677 2,792 -9,926 33,853 -13,7177Pengangkutan &Komunikasi 2,960 -27 1,926 4,328 -4,027 698 859 5,0008 Keuangan dan Perusahaan 200 -2 -96 1,157 -166 1,261 -62 2,4169 Jasa 7,791 -70 1,975 -10,334 -7,116 1,483 2,649 -8,921Lainnya 22 0 1,189 -6 -1,049 999 163 992
Jumlah 126,955 -1,297 -43,982 26,623 72,740 -79,402 155,713 -54,077
Sumber
: Hasil Analisis Data Ketenagakerjaan Daerah
Di tahun 1998, kecuali sektor manufaktur dan keuangan, sektor lain mengalamipenambahan penggunaan tenaga kerja. Unsur
proportional shift
di wilayah Barat tahun 1998negatif yang berarti bahwa wilayah tersebut kurang berpotensi di dalam peningkatan jumlah tenagakerja bagi penduduknya. Wilayah pantai Barat yang memiliki sumber alam yang mencukupi,memerlukan investasi yang bercorak
capital intensive
, seperti pembukaan ladang sawit, perikanan,dan kehutanan, sektor manufaktur dan jasa keuangan. Sektor-sektor ini di peringkat provinsimengalami pertumbuhan yang lambat, sedangkan sebagian besar tenaga kerja bekerja di sektortersebut. Keadaan eksternal banyak mempengaruhi penyerapan tenaga kerja di wilayah pantaiBarat ini.Pada masa yang sama, unsur wilayah atau kesan faktor spatial memiliki nilai yang positif.Unsur ini mengukur besarnya
shift netto
yang diakibatkan oleh sektor-sektor tertentu tumbuh lebihcepat di wilayah berbanding dengan sektor yang sama di peringkat provinsi yang disebabkan olehfaktor-faktor internal spatial atau wilayah. Pada masa yang sama boleh diketahui bahwa sumber-
Leave a Comment