Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
2Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
10 Tari Tradisional

10 Tari Tradisional

Ratings: (0)|Views: 342 |Likes:
Published by Onny

More info:

Published by: Onny on Sep 25, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

12/10/2013

pdf

text

original

 
Tari kecak atau Seni tari Kecak merupakan sebuah seni tari yang berasal dari Bali Indonesia,Seni Tari Kecak ini dipertunjukkan oleh banyak [puluhan atau lebih] para penari laki-laki
yang duduk berbaris melingkar dan dengan irama tertentu dan sambil menyerukan “cak” serta
mengangkat kedua lengan. Para penari yang duduk melingkar tersebut mengenakan kainkotak-kotak seperti papan catur melingkari pinggang mereka. Selain para penari itu, ada pulapara penari lain yang memerankan tokoh-tokoh Ramayana seperti Rama, Shinta, Rahwana,Hanoman, dan Sugriwa.Tari Kecak menggambarkan kisah Ramayana saat barisan kera membantu Rama melawanRahwana. Namun demikian, Kecak berasal dari ritual sanghyang, yaitu tradisi tarian yangpenarinya akan berada pada kondisi tidak sadar, melakukan komunikasi dengan Tuhan atauroh para leluhur dan kemudian menyampaikan harapan-harapannya kepada masyarakat.Berdasarkan referensi dari wikipedia, meskipun Tari kecak ini seni tari Khas Bali, tapi tarikecak ini diciptakan bersama dengan seniman luar negeri, iya adalah Walter Spies yaitupelukis dari Jerman. Sekitar tahun 1930-an Wayan Limbak bekerja sama dengan pelukisJerman Walter Spies menciptakan tari Kecak berdasarkan tradisi Sanghyang dan bagian-bagian kisah Ramayana. Wayan Limbak mempopulerkan tari ini saat berkeliling duniabersama rombongan penari Bali-nya
 
Posted by Sang Penunggu Istana Daruddunia On 23:58Di antara beraneka ragam tarian dari pelosok Indonesia, tari saman termasuk dalam kategoriseni tari yang sangat menarik. Keunikan tari saman ini terletak pada kekompakan gerakannyayang sangat menakjubkan. Para penari saman dapat bergerak serentak mengikuti irama musik yang harmonis. Gerakan-gerakan teratur itu seolah digerakkan satu tubuh, terus menaridengan kompak, mengikuti dendang lagu yang dinamis. Sungguh menarik, bukan? Tak salah jika tari saman banyak memikat hati para penikmat seni tari. Bukan hanya dari Indonesia, tapi juga dari mancanegara. Sekarang, mari kita ulas lebih dalam lagi mengenai tarian unik ini.SejarahMengapa tarian ini dinamakan tari Saman? Tarian ini di namakan Saman karena diciptakanoleh seorang Ulama Aceh bernama Syekh Saman pada sekitar abad XIV Masehi, dari datarantinggi Gayo. Awalnya, tarian ini hanyalah berupa permainan rakyat yang dinamakan Pok Ane. Namun, kemudian ditambahkan iringan syair-syair yang berisi puji-pujian kepada AllahSWT, serta diiringi pula oleh kombinasi tepukan-tepukan para penari. Saat itu, tari samanmenjadi salah satu media dakwah.Pada mulanya, tari saman hanya ditampilkan untuk even-even tertentu, khususnya pada saatmerayakan Hari Ulang Tahun Nabi Besar Muhammad SAW atau disebut peringatan MaulidNabi Muhammad SAW. Biasanya, tari saman ditampilkan di bawah kolong Meunasah(sejenis surau panggung). Namun seiring perkembangan zaman, tari Saman pun ikutberkembang hingga penggunaannya menjadi semakin sering dilakukan. Kini, tari samandapat digolongkan sebagai tari hiburan/pertunjukan, karena penampilan tari tidak terikatdengan waktu, peristiwa atau upacara tertentu. Tari Saman dapat ditampilkan pada setiapkesempatan yang bersifat keramaian dan kegembiraan, seperti pesta ulang tahun, pestapernikahan, atau perayaan-perayaan lainnya. Untuk tempatnya, tari Saman biasa dilakukan dirumah, lapangan, dan ada juga yang menggunakan panggung.Tari Saman biasanya ditampilkan dipandu oleh seorang pemimpin yang lazimnya disebutSyekh. Penari Saman dan Syekh harus bisa bekerja sama dengan baik agar tercipta gerakanyang kompak dan harmonis.
 
Tari TopengTari topeng adalah salah satu tarian tradisional yang ada di Cirebon. Tari ini dinamakan taritopeng karena ketika beraksi sang penari memakai topeng. Konon pada awalnya, Tari Topengdiciptakan oleh sultan Cirebon yang cukup terkenal, yaitu Sunan Gunung Jati. Ketika SunanGunung Jati berkuasa di Cirebon, terjadilah serangan oleh Pangeran Welang dari Karawang.Pangeran ini sangat sakti karena memiliki pedang yang diberi nama Curug Sewu. Melihatkesaktian sang pangeran tersebut, Sunan Gunung Jati tidak bisa menandinginya walaupuntelah dibantu oleh Sunan Kalijaga dan Pangeran Cakrabuana. Akhirnya sultan Cirebonmemutuskan untuk melawan kesaktian Pangeran Welang itu dengan cara diplomasi kesenian.Berawal dari keputusan itulah kemudian terbentuk kelompok tari, dengan Nyi Mas Gandasarisebagai penarinya. Setelah kesenian itu terkenal, akhirnya Pangeran Welang jatuh cinta padapenari itu, dan menyerahkan pedang Curug Sewu itu sebagai pertanda cintanya. Bersamaandengan penyerahan pedang itulah, akhirnya Pangeran Welang kehilangan kesaktiannya dankemudian menyerah pada Sunan Gunung Jati. Pangeran itupun berjanji akan menjadipengikut setia Sunan Gunung Jati yang ditandai dengan bergantinya nama Pangeran Welangmenjadi Pangeran Graksan. Seiring dengan berjalannya waktu, tarian inipun kemudian lebihdikenal dengan nama Tari Topeng dan masih berkembang hingga sekarang.Dalam tarian ini biasanya sang penari berganti topeng hingga tiga kali secara simultan, yaitutopeng warna putih, kemudian biru dan ditutup dengan topeng warna merah. Uniknya, tiapwarna topeng yang dikenakan, gamelan yang ditabuh pun semakin keras sebagai perlambangdari karakter tokoh yang diperankan. Tarian ini diawali dengan formasi membungkuk,formasi ini melambangkan penghormatan kepada penonton dan sekaligus pertanda bahwatarian akan dimulai. Setelah itu, kaki para penari digerakkan melangkah maju-mundur yangdiiringi dengan rentangan tangan dan senyuman kepada para penontonnya. Gerakan inikemudian dilanjutkan dengan membelakangi penonton dengan menggoyangkan pinggulnyasambil memakai topeng berwarna putih, topeng ini menyimbolkan bahwa pertunjukanpendahuluan sudah dimulai. Setelah berputar-putar menggerakkan tubuhnya, kemudian parapenari itu berbalik arah membelakangi para penonton sambil mengganti topeng yangberwarna putih itu dengan topeng berwarna biru. Proses serupa juga dilakukan ketika penariberganti topeng yang berwarna merah. Uniknya, seiring dengan pergantian topeng itu, alunanmusik yang mengiringinya maupun gerakan sang penari juga semakin keras. Puncak alunanmusik paling keras terjadi ketika topeng warna merah dipakai para penari.

Activity (2)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 thousand reads
1 hundred reads

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->