Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
6Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
antibiotik makalah

antibiotik makalah

Ratings: (0)|Views: 169 |Likes:
Published by Pritarani Rahmatika

More info:

Published by: Pritarani Rahmatika on Sep 25, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

07/01/2013

pdf

text

original

 
TUGAS MAKALAHMIKROBIOLOGI DAN ENZIMOLOGI “ANTIBIOTIK PANGAN”OLEH:PURWO PUJI RAHAYU201010220311014PRITARANI RAHMATIKA201010220311003ILMU DAN TEKNOLOGI PANGANFAKULTAS PETANIAN PETERNAKANUNIVERSITAS MUHAMMADIYAH MALANG2012
 
1.1
 
Latar Belakang
Tidak sedikit keraguan bahwa residu antibiotic dan antimikroba akan terdapatdalam makanan yang berasal dari hewan asli. Hal ini tidak sekedar keberadaan residu,namun juga masalah frekuensi dan jumlahnya. Jumlah bahan kimia yang digunakandalam peternakan tersebut jumlahnya sulit dipastikan. Animal Health Institute (AHI)memperkirakan bahwa jumlah keseluruhan antimikroba 17,8 juta pound baik penggunaanuntuk terapi ataupun non-terapi pada semua hewan. Jumlah antimikroba/antibiotic yangdigunakan secara berlebihan pada hewan terkait dengan kegunaanya untuk nonterapi pendukung pertumbuhan, pencegahan penyakit, dan penyembuhan penyakit. Penggunaanuntuk pencegahan penyakit dan pendukung pertumbuhan nampaknya saling melengkapidan bervariasi jumlahnya dari beberapa gram hingga 200g/ton.
2.1 Antibiotik 
Antibiotik adalah segolongan senyawa, baik alami maupun sintetik, yangmempunyai efek menekan atau menghentikan suatu proses biokimia di dalam organisme,khususnya dalam proses infeksi oleh bakteri. Literatur lain mendefinisikan antibiotik sebagai substansi yang bahkan di dalam konsentrasi rendah dapat menghambat pertumbuhan dan reproduksi bakteri dan fungi. Berdasarkan sifatnya (daya hancurnya)antibiotik dibagi menjadi dua:1. Antibiotik yang bersifat bakterisidal, yaitu antibiotik yang bersifat destruktif terhadap bakteri.2. Antibiotik yang bersifat bakteriostatik, yaitu antibiotik yang bekerja menghambat pertumbuhan atau multiplikasi bakteri.Keberadaan residu antibiotik dalam produk hewani diakibatkan oleh beberapa faktor 1.tidak diperhatikannya waktu henti obat,2.penggunaan antibiotik melebihi dosis yang dianjurkan dan tidak di bawah pengawasan dokter hewan,
3.
 pengetahuan yang kurang akan dampak pada kesehatan masyarakat akibatmengkonsumsi produk pangan asal hewan yang mengandung residu antibiotik,
 
4.
tidak ada penyuluhan dalam penggunaan antibiotik yang baik dan benar di peternakan, dan5.tipe dari peternakan ada yang intensif atau ekstensif Dalam bidang peternakan ada lima golongan yaitu:1. SulfonamidaAntibiotik ini merupakan turunan dari sulfanilamid. Sulfonamidan merupakanantibiotik yang berspektrum luas dan aktif dalam melawan bakteri Gram positif dannegatif. Mekanisme kerja dari antibiotik ini adalah menghambat sintesis DNA bakteri.Antibiotik ini digunakan untuk pengobatan penyakit sistemik yang disebabkan oleh bakteri. Jenis antibiotic yang banyak digunakan dari golongan sulfonamida adalahsulfametazin. Menurut Dixon (2001) yang diacu dalam Reig dan Toldra (2009),sulfametazin digunakan untuk hewan karena harganya murah, cara memperolehnyamudah, dan tingkat efisiensi tinggi. Golongan sulfonamida yang terdiri dari sulfametazin,aquinoksalin, dan sulfamethoksazol memiliki peranan penting di bidang kedokteranhewan yaitu dalam pengobatan penyakit yang disebabkan oleh bakteri dan protozoa(Mamani
et al 
. 2009).2. β-LaktamAntibiotik ini mempunyai struktur β-laktam melingkar, yang termasuk golonganini adalah penisilin, β-laktamase inhibitor, sephalosporin, ampisilin, dan amoksilin.Antibiotik ini digunakan untuk menghambat pertumbuhan bakteri Gram positif dengancara merusak dinding sel bakteri. Golongan β-laktam terutama penisilin merupakanantibiotik yang bersifat non-toksik. Antibiotik tersebut dapat digunakan untumeningkatkan efisiensi pakan dan pertumbuhan pada hewan ternak (Verdon
et al 
. 2000).3. TetrasiklinDerivat antibiotik ini berasal dari
Streptomyces sp
. Tetrasiklin merupakanantibiotik berspektrum luas dengan aktivitas yang tinggi dalam melawan bakteri Gram positif dan negatif dengan cara menghambat sintesis protein pada bakteri. Dalam bidang peternakan antibiotik ini digunakan untuk pengobatan penyakit pernafasan dan jikadosisnya rendah dapat digunakan sebagai pemacu pertumbuhan. Golongan tetrasiklinyang banyak digunakan di bidang kedokteran hewan adalah oksitetrasiklin danklortetrasiklin.4. Aminoglikosida

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->