Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
6Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
SIFAT-SIFAT KERAMIK

SIFAT-SIFAT KERAMIK

Ratings: (0)|Views: 78 |Likes:
Published by gita

More info:

Published by: gita on Sep 25, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

12/05/2012

pdf

text

original

 
SIFAT
 – 
SIFAT BAHAN KERAMIKSifat yang umum dan mudah dilihat secara fisik pada kebanyakan jenis keramik adalahbritle atau rapuh, hal ini dapat kita lihat pada keramik jenis tradisional seperti barang pecahbelah, gelas, kendi, gerabah dan sebagainya, coba jatuhkan piring yang terbuat dari keramik bandingkan dengan piring dari logam, pasti keramik mudah pecah, walaupun sifat ini tidak berlaku pada jenis keramik tertentu, terutama jenis keramik hasil sintering, dan campuransintering antara keramik dengan logam. sifat lainya adalah tahan suhu tinggi, sebagai contohkeramik tradisional yang terdiri dari clay, flint dan feldfar tahan sampai dengan suhu 1200 C,keramik engineering seperti keramik oksida mampu tahan sampai dengan suhu 2000 C. kekuatantekan tinggi, sifat ini merupakan salah satu faktor yang membuat penelitian tentang keramik terus berkembang.
1.Sifat Mekanik
Keramik biasanya material yang kuat, dan keras dan juga tahan korosi. Sifat-sifat inibersama dengan kerapatan yang rendah dan juga titik lelehnya yang tinggi, membuat keramik merupakan material struktural yang menarik.Keterbatasan utama keramik adalah kerapuhannya, yakni kecenderungan untuk patah tiba-tiba dengan deformasi plastik yang sedikit. Ini merupakan masalah khusus bila bahan inidigunakan untuk aplikasi struktural. Dalam logam, elektron-elektron yang terdelokalisasimemungkinkan atom-atomnya berubah-ubah tetangganya tanpa semua ikatan dalam strukturnyaputus. Hal inilah yang memungkinkan logam terdeformasi di bawah pengaruh tekanan. Tapi,dalam keramik, karena kombinasi.ikatan ion dan kovalen, partikel-partikelnya tidak mudahbergeser. Keramiknya dengan mudah putus bila gaya yang terlalu besar diterapkan.Faktur rapuh terjadi bila pembentukan dan propagasi keretakan yang cepat. Dalam padatankristalin, retakan tumbuh melalui butiran (trans granular) dan sepanjang bidang cleavage(keretakan) dalam kristalnya. Permukaan tempat putus yang dihasilkan mungkin memilikitekstur yang penuh butiran atau kasar. Material yang amorf tidak memiliki butiran dan bidang
 
kristal yang teratur, sehingga permukaan putus kemungkinan besar mulus penampakannya.Kekuatan tekan penting untuk keramik yang digunakan untuk struktur seperti bangunan.Kekuatan tekan keramik biasanya lebih besar dari kekuatan tariknya. Untuk memperbaiki sifatini biasanya keramik di-pretekan dalam keadaan tertekan.
2.Sifat Termal
Sifat termal penting bahan keramik adalah kapasitas panas, koefisien ekspansi termal, dankonduktivitas termal. Kapasitas panas bahan adalah kemampuan bahan untuk mengabsorbsipanas dari lingkungan. Panas yang diserap disimpan oleh padatan antara lain dalam bentuk vibrasi (getaran) atom/ion penyusun padatan tersebut.Keramik biasanya memiliki ikatan yang kuat dan atom-atom yang ringan. Jadi getaran-getaran atom-atomnya akan berfrekuensi tinggi dan karena ikatannya kuat maka getaran yangbesar tidak akan menimbulkan gangguan yang terlalu banyak pada kisi kristalnya.Hantaran panas dalam padatan melibatkan transfer energi antar atom-atom yang bervibrasi.Vibrasi atom akan mempengaruhi gerakan atom-atom lain di tetangganya dan hasilnya adalahgelombang yang bergerak dengan kecepatan cahaya yakni fonon. Fonon bergerak dalam bahansampai terhambur baik oleh interaksi fonon-fonon menghasilkan kerusakan itu disebut kekuatandielektrik. Beberapa keramik mempunyai kekuatan dielektrik yang sangat besar.Porselainmisalnya sampai 160 kV/cm. Sebagian besar hantaran listrik dalam padatan dilakukan olehelektron. Di logam, elektron penghantar dihamburkan oleh vibrasi termal meningkat dengankenaikan suhu, maka hambatan logam meningkat pula dengan kenaikan suhu.Sebaliknya, elektron valensi dalam keramik tidak berada di pita konduksi, sehingga sebagianbesar keramik adalah isolator. Namun, konduktivitas keramik dapat ditingkatkan denganmemberikan ketakmurnian. Energi termal juga akan mempromosikan elektron ke pita konduksi,sehingga dalam keramik, konduktivitas meningkat (hambatan menurun) dengan kenaikan suhu.
 
Beberapa keramik memiliki sifat piezoelektrik, atau kelistrikan tekan. Sifat ini merupakanbagian bahan "canggih" yang sering digunakan sebagai sensor. Dalam bahan piezoelektrik,penerapan gaya atau tekanan dipermukaannya akan menginduksi polarisasi dan akan terjadimedan listrik, jadi bahan tersebut mengubah tekanan mekanis menjadi tegangan listrik. Bahanpiezoelektrik digunakan untuk tranduser, yang ditemui pada mikrofon, dan sebagainya.Dalam bahan keramik, muatan listrik dapat juga dihantarkan oleh ion-ion. Sifat ini dapat diubah-ubah dengan merubah komposisi, dan merupakan dasar banyak aplikasi komersial, dari sensorzat kimia sampai generator daya listrik skala besar. Salah satu teknologi yang paling prominenadalah sel bahan bakar. Kemampuan penghantaran ion didasarkan kemampuan keramik tertentuuntuk memungkinkan anion oksigen bergerak, sementara pada waktu yang sama tetap berupaisolator. Zirkonia,Zr O2, yang distabilkan dengan kalsia (CaO), adalah contoh padatan ionik.
3. Sifat Optik
Bila cahaya mengenai suatu obyek cahaya dapat ditransmisikan, diabsorbsi, ataudipantulkan. Bahan bervariasi dalam kemampuan untuk mentransmisikan cahaya, dan biasanyadideskripsikan sebagai transparan, translusen, atau opaque. Material yang transparan, sepertigelas, mentransmisikan cahaya dengan difus, seperti gelas terfrosted, disebut bahan translusen.Batuan yang opaque tidak mentransmisikan cahaya.Dua mekanisme penting interaksi cahaya dengan partikel dalam padatan adalah polarisasielektronik dan transisi elektron antar tingkat energi. Polarisasi adalah distorsi awan elektronatom oleh medan listrik dari cahaya. Sebagai akibat polarisasi, sebagian energi dikonversikanmenjadi deformasi elastik (fonon), dan selanjutnya panas.Seperti dalam atom elektron-elektron dalam bahan berada dalam tingkat-tingkat energitertentu. Absorbsi energi menghasilkan perpindahan elektron dari tingkat dasar ke tingkattereksitasi. Ketika elektron kembali ke keadaan dasar disertai dengan pemancaran radiasielektromagnetik.

Activity (6)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 hundred reads
Kerens Susilo liked this
Tina Joyok liked this
Anafi Yuan liked this
Anafi Yuan liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->