Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
3Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Kabinet Sukiman

Kabinet Sukiman

Ratings: (0)|Views: 344 |Likes:
Published by faztmob

More info:

Published by: faztmob on Sep 27, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

02/19/2014

pdf

text

original

 
Kabinet Sukiman
Masa Bakti: 27 April 1951 - 3 April 1952
 
Tokoh politik dan pejuang kemerdekaan Indonesia yang juga dikenal sebagai tokohMasyumi (Majelis Syuro Muslimin Indonesia). Ia menjadi Perdana Menteri pada 27April 1951-3 April 1952. Lahir di Sewu, Solo tahun 1898, dari keluarga yang taatberagama. Setelah usianya mencukupi ia masuk ke ELS, kemudian melanjutkan keSTOVIA(Sekolah Dokter) di Jakarta. Pada usia 29 tahun ia lulus dari Universitas Amsterdambagian kesehatan. Selama menuntut ilmu di negeri itu, ia mendalami masalah sosial,politik, dan kebudayaan. Karena kecakapannya, ia terpilih menjadi ketuaPerhimpunan Indonesia (1925).Tahun 1926 ia pulang ke tanah air dan membuka praktek dokter di Yogyakarta.Seiring dengan itu, ia terjun dalam perjuangan dengan memasuki Partai Sarekat Islam(PSI) pimpinan H.O.S. Tjokroaminoto - H. Agus Salim dan menjabat bendaharaselama enam tahun. Bersama H. Agus Salim, ia mengubah partai itu menjadi PartaiSarekat Islam Indonesia (PSII). Partai ini merupakan partai politik tertua di Indonesia.Pada tahun 1930, setelah tirnbul perselisihan, dia keluar dari partai dan bersamaSurjopranoto mendirikan Partai Islam Indonesia (Parii). Partai baru ini tidak berumurpanjang dan hanya bertahan hingga 1935. Meskipun demikian, cita-cita Sukiman
 
untuk mendirikan partai politik Islam yang besar dan berpengaruh tetap menyala.Usahanya tidak berhenti, pada tahun 1939, bersama Wiwoho, ia menghidupkankembali Partai Islam Indonesia (disingkat PH) dengan mengambil haluan serupadengan partai terdahulu. Bersifat terbuka dalam keanggotaan, partai ini banyak menerima anggota dari organisasi lain, misalnya Muhammadiyah. Pada waktu itu, disamping adanya federasi partai-partai politik nasional, terdapat pula federasi darisemua pergerakan nasional dan federasi pergerakan Islam, yaitu MIAI (Majelis IslamA'la Indonesia). Dr. Sukiman menjadi anggota penting federasi itu. SetelahProklamasi Kemerdekaan, ia diangkat menjadi anggota Dewan Pertimbangan Agungsembari tetap memajukan Masyumi. Meninggal tahun 1974.Setelah jatuhnya kabinet Natsir, Presiden Soekarno menunjukan Sidik Djojosukatro(PNI) dan Soekiman Wijosandjojo (Masyumi) sebagai formatur dan berhasilmembentuk kabinet koalisi dari Masyumi dan PNI. Kabinet ini terkenal dengan namaKabinet Soekiman (Masyumi) - Soewirjo (PNI) yang dipimpin oleh Soekiman, tetapikabinet ini tidak berumur panjang akibat ditandatanganinya persetujuan bantuanekonomi dan persenjataan dari Amerika Serikat kepada Indonesia atas dasar MutualSecurity Act (MSA). Peretujuan ini menimbulkan tafsiran bahwa Indonesia telahmemasuki Blok Barat, yang berarti bertentangan dengan prinsip dasar politik luarnegri Indonesia yang bebas aktif, jatuhlah Kabinet Soekiman. Adapun programkabinet Soekiman sebagai berikut.Program:a.
 
Bidang keamanan, menjalankan tindakan
 – 
tindakan yang tegas sebagainegara hukum untuk menjamin keamanan dan ketentraman.
 
b.
 
Sosial
 – 
ekonomi, mengusahakan kemakmuran rakyat secepatnya danmemperbaruhi hukum agraria agar sesuai dengan kepentingan petani. Jugamempercepat usaha penempatan bekas pejuang di lapangan usaha.
 
c.
 
Mempercepat persiapan
 – 
persiapan pemilihan umum.
 
 
d.
 
Di bidang politik luar negri: menjalankan politik luar negri secara bebas
 – 
 aktif serta memasukkan Irian Barat ke dalam wilayah RI secepatnya.
 
e.
 
Di bidang hukum, menyiapkan undang
 – 
undang tentang pengakuan serikatburuh, perjanjian kerja sama,penetapan upah minimum,dan penyelesaianpertikaian buruh.
 
Hasil program tersebut tidak terlalu berarti sebab programnya melanjutkan programNatsir hanya saja terjadi perubahan skala prioritas dalam pelaksanaan programnya,seperti awalnya program Menggiatkan usaha keamanan dan ketentraman selanjutnyadiprioritaskan untuk menjamin keamanan dan ketentraman.Kendala/Masalah yang dihadapi:
 
Adanya
Pertukaran Nota
Keuangan antara Mentri Luar Negeri IndonesiaSoebardjo dengan Duta Besar Amerika Serikat Merle Cochran. Mengenaipemberian bantuan ekonomi dan militer dari pemerintah Amerika kepadaIndonesia berdasarkan ikatan
 Mutual Security Act 
(MSA). Dimana dalamMSA terdapat pembatasan kebebasan politik luar negeri RI karena RIdiwajibkan memperhatiakan kepentingan Amerika.Tindakan Sukiman tersebut dipandang telah melanggar politik luar negara Indonesiayang bebas aktif karena lebih condong ke blok barat bahkan dinilai telahmemasukkan Indonesia ke dalam blok barat.
 
Adanya krisis moral yang ditandai dengan munculnya korupsi yang terjadipada setiap lembaga pemerintahan dan kegemaran akan barang-barangmewah.
 
Masalah Irian barat belum juga teratasi.
 
Hubungan Sukiman dengan militer kurang baik tampak dengan kurangtegasnya tindakan pemerintah menghadapi pemberontakan di Jawa Barat,Jawa Tengah, Sulawesi Selatan.

Activity (3)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 thousand reads
1 hundred reads
dietrying_me70n1 liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->