• Embed Doc
  • Readcast
  • Collections
  • CommentGo Back
 
Tank besar Israel bersiap memasuki Gaza. Bersiapmemulai pembantaian keji atas umat manusia di dunia.Seorang ayah menangisi anak lelakinya. "Ya Allah,Israel harus membayar semua ini dengan kemenanganIslam!"Seorang lelaki membawa mayat ayahnya yang rentayang telah tewas.
Darah, darah, darah, hanya darah syuhada yangmenggenangi bumi Gaza.
 
Semuanya roboh, Yang tersisa hanya gedung ini, dania pun akan segera ambruk. Gedung lain disekelilingnya telah rata dengan tanah dihantampuluhan roket Israel biadab!Bahkan kain kafan pun tak ada untuk menutupi tubuhpara syuhada
Mayat para syuhada.
Seorang pemuda terkulai. Ia menghembuskan nafasterakhirnya, salah satu saksi biadabnya Yahudi.Rumah sakit tak ada beda dengan tempat lain. Tak adaDengan beringas dan sadis, tanpa kenal rasa, seorang
 
dokter, obat-obatan, ataupun peralatan kesehatan.Yang ada hanya gemlimpangan orang terluka danbersimbah darah.tentara Yahudi mengejar bocah Palestina yang lugudan polos.
Biar tertimbun reruntuhan dan terkubur puing, mayatseorang Muslim tetap harus diurus selayaknya.
Setiap malam, setelah melakukan penyerangan,Yahudi-yahudi biadab itu berpesta, bernyanyi di atasbumi Gaza yang penuh gelimpangan mayat wargaPalestina dan genangan darah syuhadaDimana,... dimana ayah dan ibu kami?Tentara Israel memasuki Gaza yang kosong danhancur. Muka mereka dingin, siapa saja orangPalestina yang terlihat, dor!, mereka menembaknya.Teroris!
of 00

Leave a Comment

You must be to leave a comment.
Submit
Characters: ...
You must be to leave a comment.
Submit
Characters: ...