Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
1Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
pengertian paragraf

pengertian paragraf

Ratings: (0)|Views: 375|Likes:
Published by Orta Putra

More info:

Published by: Orta Putra on Sep 28, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

09/09/2013

pdf

text

original

 
Page | 1
Pendahuluan
Paragraph bertindak sebagai sarana menuangkan gagasan. Yang dimaksud dengan
“menuangkan gagasan” ialah memberi bentuk kepada segala sesuatu yang kita pi
kirkan danmelalui pikiran kita, segala sesuatu yang kita rasakan, berupa rangkaian kata, khususnya danteristimewa kata tertulis yang tersusun dengan sebaik-baiknya sehingga gagasan kita itu dapatdipahami dan dipetik manfaatnya dengan mudah oleh orang lain. Dengan kata lain, menuangkangagasan secara tertulis itu ialah mengarang.Menuangkan gagasan secara tertulis dapat kita analogikan dengan merangkai karanganbunga atau membingkiskan kado untuk orang lain. Karangan bunga atau bingkisan kadomewujudkan sesuatu yang jadi, utuh, dan lengkap. Demikian juga bila kita membingkiskan suatugagasan, bingkisan itu harus merupakan karngan yang jadi, utuh, dan lengkap.Bagaimana bentuk bingkisan gagasan yang jadi, utuh, dan lengkap itu?kalimatkah? Memang menurut definisinya, kalimat itu harus selalu mengungkapkan sebuahpikiran yang komplit. Itulah sebabnya, kita harus mahir dalam menyusun kalimat. Akan tetapi,satu kalimat saja pada hakekatnya belum mewujudkan suatu bingkisan atau suatu karangan yang jadi, utuh dan lengkap. Bila kita ingin menceritakan ketekunan seorang peneliti perilaku manusiamisalnya tentunya tidak cukup hanya satu kalimat saja kata bingkisan, dengan
mengatakan,”Abraham maslow menyajikan suatu trobosan besar dalam cara berfikir manusia.”
Agar menjadi bingkisan gagasan yang jadi, utuh dan lengkap., kalimat tadi memerlukantambahan kalimat-kalimat yang lain yang meluaskan, menguraikan, menjelaskan gagasan itu.Dan rangkaian kalimat itu membentuk apa yang kita sebut
alenia
atau
 paragraf 
.paragraph inilah yang mewujudkan suatu bingkisan gagasan yang jadi, utuh, dan lengkap.Tidak disangka bahwa ada paragraph yang hanya terdiri atas satu kalimat. Paragraf satukalimat kerap kali dipakai sebagai peralihan dari paragraf yang satu ke paragraph yang lain atausebagai upaya untuk memperbesar efek dramantis. Akan tetapi, sebagai pembingkis gagsan tadi,utuh dan lengkap hendaklah paragraph kita pahami sebagai
sekelompok kalimat yang salingberkaitan dan yang mengembangkan satu gagasan.
Inilah yang menjadi tujuan makalah ini: bilakita mempunyai sebuah gagasan, kita mampu merangkai-rangkai kalimat untuk mengembangkangagasan itu sehingga menjadi sebuah sajian atau suguhan yang pantas dihidangkan kepadapembaca
 
 
Page | 2
Pengertian Paragraf 
Alinea atau paragraf adalah satuan bahasa yang biasanya merupakan hasil penggabungandari beberapa kalimat. Dalam kenyataan kadang-kadang kita menemukan alinea yang terdiri atassatu kalimat,dan hal itu memang dimungkinkan. Namun dalam pembahasan bab ini wujud aleniasemacam itu dianggap sebagai pengecualian karena disamping bentuknya yang kurang ideal jikaditinjau dari segi komposisi, alenia semacam itu jarang dipakai dalam tulisan ilmiah.Dalam upaya penghimpunan atau memadukan beberapa kalimat menjadi alinea, yangperlu diperhatikan adalah kepaduan kalimatnya. Kalimat yang membentuk alinea harusmemperlihatkan kesatuan pikiran. Selain itu, kalimat-kalimat dalam sebuah alenia harus salingberkaitan dan hanya membicarakan satu gagasan. Bila dalam sebuah alenia terdapat lebih darisatu gagasan, berarti alinea itu tidak baik dan perlu dipecah menjadi lebih dari satu alinea.Perhatikan contoh alinea dibawah ini.Sampah yang setiap hari kita buang sebenarnya bisa disederhanakan menjadi dua macam,yaitu sampah organik dan sampah anorganik. Sampah organik adalah sampah yang mudahmembusuk, seperti sisa makanan dan daun-daunan yang umumnya basah. Sampah anorganik adalah sampah yang sulit atau yang tidak mudah membusuk, umpamanya plastik, kaca, loagam,kain, dan karet.Dalam contoh alinea itu terdapat satu pokok pembicaraan, yaitu sampah (organik dananorganik). Masalah tersebut diungkapkan dengan menggunakan tiga kalimat. Karena didukungsecara bersama oleh tiga kalimat, bobot ide/gagasan yang dibentuk oleh alinea itu menjadi lebihtinggi atau lebih luas jika dibandingkan dengan ide sebuah kalimat. Bandingkan besar idekalimat dan ide alinea dalam gambar dibawah ini.Ide kalimat
Idekalimat 1Idekalimat 2Idekalimat 3
Idekalimat 2Idekalimat 1Idekalimat 3Idekalimat 4
 
Page | 3
Dalam gambar diatas, ide kalimat dilambangkan dengan lingkaran dan segitiga kecil,sedangkan ide alinea dilambangkan dengan lingkaran dan segitiga besar. Perhatikan, beberapalingkaran dan segitiga kecil (kalimat) bergabung membentuk lingkaran dan segitiga besar(alenia).Secara umum alinea diperlukan untuk mengungkapkan ide yang lebih luas sari kalimat.Dari sudut pandang komposisi, pembicaraan tentang alenia sebenarnya sudah memasukikawasan wancana sebab wancana atau karangan yang terkecil dimungkinkan berbentuk satualinea. Wancana yang berbentuk satu kalimat, pastilah kurang ideal.Uraian diatas tealah menekankan bahwa alinea diperlukan untuk menulis karangan.Tanpa kemampuan menyusun alinea, tidak mungkin bagi seseorang mewujudkan sebuahkarangan. Alinea tentag sampah yang dijadikan contoh diatas tadi dapat dianggap sebagaikarangan sederhana. Karangan singkat yang hanya terdiri atas satu alinea itu dapatdikembangkan menjadi karangan yang lebih panjang yang terdiri atas beberapa alinea.
Jenis-jenis paragraf 
Seperti yang disebutkan sebelumnya kalimat yang berisi gagasan utama alinea adalahkalimat topik. Karena berisi gagasan utama itulah keberadaan kalimat topik dan letak posisinyadalam alinea menjadi penting. Posisi kalimat topik didalam alenia akan member warna tersendiribagi sebuah alineaBerdasarkan posisi kalimat topik, alinea dapat dibedakan atas empat macam, yaitu (1) alineadeduktif, (2) alinea induktif, (3) alinea deduktif-induktif, dan (4) alinea penuh kalimat topik.
a.
 
Alinea deduktif 
Bila kalimat pokok ditempat pada bagian awal alinea akan terbentuk alinea yangbersifat deduktif, yaitu cara penguraian yang menyajikan pokok permasalahan terlebihdahulu, lalu menyusul uraian yang terici mengenai permasalahan atau gagasan alenia(urutan umum-khusus). Perhatikan contoh dibawah ini.
Kebudayaan dapat dilihat dari duasisi, yaitu kebudayaan fisik dan kenudayaannon fisik
. Kebudayaan fisik cukup jelas karenamerujuk pada benda-benda. Kebudayaan nonfisik ada yang berupa pemikiran dan ada yangberupa wujud tingkah laku. Adapun contohhasil kebudayaan fisik di antaranya patung,lukisan, rumah, bangunan, mobil dan jembatan.Contoh kebudayaan yang berupa pemikiranadalah aliran filsafat, pengetahuan, temuanilmiah. Hasil kebudayaan yang berwujudtingkah laku adalah sikap dan kebiasaan, adatistiadat, drama, bertani.Kalimat topik pada awalalinea
Kalimatpenjelas

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->