Welcome to Scribd. Sign in or start your free trial to enjoy unlimited e-books, audiobooks & documents.Find out more
Download
Standard view
Full view
of .
Look up keyword
Like this
1Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Anemia Pada Ggl Ginjal Kronik

Anemia Pada Ggl Ginjal Kronik

Ratings:
(0)
|Views: 12|Likes:
Published by Yemima Marcelina

More info:

Published by: Yemima Marcelina on Sep 30, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

08/21/2013

pdf

text

original

 
Fisiologis ginjal
Organ yang paling paling penting untuk menjamin komposisi yang tepat dari darah dan cairanekstraseluler adalah ginjal. Kedua ginjal dengan jumlah glomerulus dan tubuli 2,4 x 10
6
 mempunyai cadangan fungsi yang cukup besar. Jika oleh karena suatu sebab salah satu ginjaldiangkat oleh ahli bedah, ginjal lainnya akan mengambil alih tugas dari ginjal yang diangkat,sehingga ia akan bekerja untuk memenuhi fungsi kedua ginjal. Fungsi ginjal yang tinggal akansegera membaik sehingga seolah-olah penderita masih tetap mempunyai 2 buah ginjal. Ahlipatologi menyatakan bahwa berat ginjal yang tinggal akan bertambah yang pada keadaan normal150gr menjadi paling sedikit 200-250gr dalam waktu beberapa bulan. Proses otomatis ini disebuthipertropi kompensasi.Ginjal, organ yang bersama dengan masukan hormonal dan saraf yang mengatur fungsinya,terutama berperan dalam mempertahankan stabilitas volume dan komposisi elektrolit CES.Setiap ginjal terdiri dari sekitar satu juta satuan fungsional berukuran mikroskopik yang dikenalsebagai nefron, yang di satukan satu sama lain oleh jaringan ikat. Susunan nefron di dalam ginjalmembentuk dua daerah khusus-daerah sebelah luar yang tampak granuler, korteks ginjal, dandaerah bagian dalam yang berupa segitiga-segitiga bergaris-garis, piramida ginjal, yang secarakolektif disebut sebagai medula ginjal. Setiap nefron terdiri dari komponen vaskular dan komponentubulus, yang keduanyasecara structural dan fungsional berkaitan erat. Bagian dominan padakomponen vaskular adalah glomerulus, suatu berkas (tuft) kapiler berbentuk bola tempat filtrasisebagian air danzar terlarut dari darah yang melewatinya. Cairan yang sudah terfiltrasi ini, yangkomposisinyanyaris identik dengan plasma, kemudian mengalir ke komponen tubulus nefron,tempat cairan tersebut di modifikasi oleh berbagai sistem transportasi yang mengubahnyamenjadi urin. Berikut ini adalah fungsi spesifik yang dilakukan oleh ginjal, yang sebagian besarditujukan untuk mempertahankan kestabilan lingkungan cairan internal :1. Mempertahankan keseimbangan H2O dalam tubuh.2. Mengatur jumlah dan konsentrasi sebagian besar ion CES3. Memelihara volume plasma yang sesuai4. Membantu memelihara keseimbangan asam basa tubuh5. Memelihara osmolaritas (konsentrasi zat terlarut)6. Mengekskresikan (eliminasi) produk-produk sisa (buangan) dari metabolism tubuh7. Mengekskresikan banyak senyawa asing
 
8. Mensekresikan eritropoetin, suatu hormone yang dapat merangsang pembentukan seldarahmerah9. Mensekresikan rennin, suatu hormone enzimatik yang memicu reaksi berantaiyang penting dalam proses konservasi garam oleh ginjal10.
 
Mengubah vitamin D menjadi bentuk aktifnyaPENYAKIT GINJAL KRONIKPenyakit ginjal kronik adalah suatu proses patofisiologis dengan etiologi yang beragam,mengakibatkan penurunan fungsi ginjal yang progresif, dan pada umumnya berakhir dengangagal ginjal. Selanjutnya, gagal ginjal adalah suatu keadaan klinis yang ditandai denganpenurunan fungi ginjal yang ireversibel, pada suatu derajat yang memerlukan terapi penggantiginjal yang tetap, berupa dialysis atau transplantasi ginjal. Uremia adalah suatu sindrom klinik dan laboratorik yang terjadi pada semua organ, akibat penurunan fungsi ginjal pada penyakitginjal kronik.Kriteria Penyakit Ginjal Kronik :1. Kerusakan ginjal (renal damage) yang terjadi lebih dari 3 bulan, berupa kelainanstructural atau fungsional, dengan atau tanpa penurunan laju filtrasi glomerulus (LFG),dengan manifestasi:-Kelainan patologis- Terdapat tanda kelainan ginjal, termasuk kelainan dalam komposisi darah atau urin, ataukelainan dalam tes pencitraan (imaging test)2. Laju filtrasi glomerulus (LFG) kurang dari 60 ml/menit/1,73m
2
selama 3bulan, dengan atautanpa kerusakan ginjal. Pada keadaan tidak terdapat kerusakan ginjal lebih dari 3 bulan, danLFG sama atau lebih dari 60 ml/menit/1,73m
2
tidak termasuk kriteria penyakit ginjal kronik.KLASIFIKASIKlasifikasi ginjal kronik didasarkan atas dua hal,yaitu, atas dasar derajat (stage) penyakit danatas dasar diagnosis etiologi. Klasifikasi atas dasar derajat penyakit, dibuat atas dasar LFG, yangdihitung denganmempergunakan rumus Kockcroft-Gault sebagai berikut :LFG (ml/mnt/1,73m
2
) = (140
 – 
umur) X berat badan *)
 
72 X kreatinin plasma (mg/dl)Keterangan : *) pada wanita dikalikan 0,85
Klasifikasi penyakit ginjal kronik berdasarkan derajat penyakit ;Derajat Penjelasan LFG (ml/mnt/1,73m
2
)
I Kelainan dengan LFG normal atau meningkat
≥ 90
 II Kelainan ginjal dengan penurunan LFG ringan 60
 – 
89III Kelainan ginjal dengan penurunan LFG sedang 30
 – 
59IV Kelainan ginjal dengan penurunan LFG berat 15 - 29V Gagal ginjal < 15
Klasifikasi Penyakit Gagal Ginjal Kronik Atas Dasar Diagnosis Etiologi :Penyakit Tipe mayor (contoh)
Penyakit ginjal diabetes Diabetes mellitus tipe 1 dan 2Penyakit ginjal non diabetic Penyakit glomerular (penyakit autoimun, infeksi sistemik,obat, neoplasia)Penyakit vaskular (penyakit pembuluh darah besar, hipertensi,mikroangiopati)Penyakit tubulointerstisial (pielonefritis kronik, batu, obstruksi,keracunan obat)Penyakit pada transplantasi - Rejeksi kronik - Keracunan obat (siklosporin/takrolimus)- Penyakit recurrent (glomerular)- Transplant glomerulopathyPATOFISIOLOGISejumlah penyakit ginjal akhirnya dapat menyebabkan kerusakan jaringan ginjal. Jika jaringanginjal yang tersisa tidak dapat memenuhi fungsinya, akan muncul gambaran kegagalan ginjal.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->