Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Look up keyword
Like this
6Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
BAB III

BAB III

Ratings: (0)|Views: 287 |Likes:

More info:

Published by: Martyson Yudha Prawira on Oct 01, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

08/28/2014

pdf

text

original

 
16
 
BAB IIIDASAR TEORI
Salah satu metode pembongkaran pada batuan adalah metode pemboran danpeledakan. Metode pemboran dan peledakan bertujuan untuk membongkar batuandari keadaan aslinya ke dalam ukuran
 – 
ukuran tertentu, guna memenuhi targetproduksi dan memperlancar proses pemuatan dan pengangkutan.Salah satu indikator untuk menentukan keberhasilan suatu kegiatanpemboran dan peledakan adalah tingkat fragmentasi batuan yang dihasilkan darikegiatan pemboran dan peledakan tersebut. Diharapkan ukuran fragmentasibatuan yang dihasilkan sesuai dengan kebutuhan pada kegiatan penambanganselanjutnya.Suatu operasi peledakan dinyatakan berhasil dengan baik pada kegiatanpenambangan apabila (Koesnaryo, 2001) :
 
Target produksi terpenuhi (dinyatakan dalam ton/hari atau ton/bulan).
 
Penggunaan bahan peledak yang efisien yang dinyatakan dalam jumlah batuanyang dibongkar per kilogram bahan peledak (disebut
 powder factor).
 
 
Diperoleh fragmentasi batuan berukuran merata dengan sedikit bongkahan.
 
Diperoleh dinding batuan yang stabil dan rata (
tidak ada overbreak danoverhang, retakan-retakan
).
 
Aman.
 
Dampak terhadap lingkungan (
 flyrock 
, kebisingan, gas beracun, dll) yangminimal.Untuk memenuhi kriteria-kriteria di atas, diperlukan kontrol danpengawasan terhadap teknis pemboran guna mempersiapkan lubang ledak dalamsuatu operasi peledakan.
 
17
 
Pada lapisan penutup dilakukan dua macam peledakan, yaitu peledakanuntuk produksi dan peledakan untuk jenjang akhir. Peledakan produksi bertujuanuntuk membongkar lapisan penutup yang berada di atas lapisan batubarasebanyak mungkin. Pada gambar dapat dilihat lereng akhir yang terbentuk.Lereng akhir tersebut merupakan batas dari suatu
 pit 
. Pada batas tersebut secarateknis kegiatan penambangan masih dapat dilakukan dan dari segi ekonomismasih menguntungkan.Gambar 3.1. Pembentukan Lereng pada Akhir Kegiatan Tambang.
3.1. Faktor-Faktor yang mempengaruhi Peledakan
Kegiatan peledakan dipengaruhi oleh 2 faktor, yaitu faktor rancanganyang tidak dapat dikendalikan dan faktor rancangan yang dapatdikendalikan.
3.1.1. Faktor Rancangan yang Tidak Dapat Dikendalikan
Faktor Rancangan yang Tidak Dapat Dikendalikan adalahfaktor - faktor yang tidak dapat dikendalikan oleh kemampuanmanusia, hal ini disebabkan karena prosesnya terjadi secara alamiah.Yang termasuk faktor
 – 
faktor ini adalah karakteristik massa batuan,struktur geologi, pengaruh air,dan kondisi cuaca.
 
18
 
3.1.1.1. Karateristik Massa Batuan
Dalam kegiatan pemboran dan peledakan,karakteristik massa batuan yang perlu diperhatikan dalamkaitannya dengan fragmentasi batuan yaitu kekerasanbatuan, kekuatan batuan,
elastisitas batuan
,
abrasivitas
batuan, dan kecepatan perambatan gelombang pada batuan,serta kuat tekan dan kuat tarik batuan yang akandiledakkan.Semakin tinggi tingkat kekerasan batuan, maka akansemakin sukar batuan tersebut untuk dihancurkan demikian juga dengan batuan yang memiliki kerapatan tinggi. Hal inidisebabkan karena semakin berat massa suatu batuan, makabahan peledak yang dibutuhkan untuk membongkar ataumenghancurkan batuan tersebut akan lebih banyak Elastisitas batuan adalah sifat yang dimiliki batuan untuk kembali ke bentuk atau keadaan semula setelah gaya yangdiberikan pada batuan tersebut akan dihilangkan.Secara umum batuan memiliki sifat
 Elastis Fragile
yaitu batuan dapat dihancurkan apabila mengalamiregangan yang
 
melewati batas elastisitasnya. Abrasivitasbatuan merupakan suatu parameter
 
batuan yangmempengaruhi keausan (umur) dari mata bor yangdigunakan untuk 
 
melakukan pemboran pada suatu batuan.Abrasivitas batuan tergantung kepada
 
mineral penyusunbatuan. Semakin keras mineral penyusun batuan makatingkat
 
abrasivitasnya akan semakin tinggi pula.Kecepatan perambatan gelombang pada setiap batuanberbeda. Batuan yang keras mempunyai kecepatan rambatgelombang yang tinggi, secara teoritis batuan yangmemiliki kecepatan rambat gelombang yang tinggi akan

Activity (6)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 thousand reads
1 hundred reads
Ela Rahayu liked this
Afdal Ahmad liked this
Afdal Ahmad liked this
Hendy Christiant liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->