Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword or section
Like this
3Activity

Table Of Contents

Tabel 1 Jenis dan kelas aspal emulsi
Gambar 3 Pengaruh temperatur pada viskositas aspal
Gambar 4 Perubahan penetrasi aspal akibat perubahan temperatur
Gambar 5 Perubahan viskositas aspal akibat perubahan temperatur
Gambar 8 Kecepatan penuaan aspal (Shell, 1995)
Tabel 5 Klasifikasi umum batuan
Gambar 11 Contoh tipikal macam-macam gradasi agregat
Gambar 12 Tipikal bentuk butir kubikal, lonjong, dan pipih
Gambar 13 Tipikal skema unit produksi agregat
Gambar 14 Pemecah batu jenis jaw
5.2.2 Pemecah batu jenis gyratory
Gambar 15 Pemecah batu jenis gyratory
Gambar 18 Pemecah batu jenis silinder (roll crushers)
Gambar 19 Tipikal pemasok (feeders) alat pemecah batu
Gambar 20 Tipikal saringan pemecah batu
Tabel 6 Pedoman umum pemilihan rasio pengurangan (ratio of reduction)
Gambar 21 Penimbunan agregat untuk menghindari segregasi
Tabel 7 Jenis pengujian agregat untuk campuran beraspal panas
Gambar 22 Tahap pengambilan contoh pada timbunan agregat
Gambar 23 Pengambilan contoh pada ban berjalan
Gambar 24 Alat pembagi contoh (sample splitter)
Gambar 25 Rongga diantara agregat
Tabel 8 Ukuran saringan menurut ASTM
Tabel 9 Data analisis saringan yang dikonversi menjadi gradasi agregat
Gambar 26 Tipikal kurva gradasi
Gambar 27 Berat Jenis agregat
Gambar 29 Alat uji kepipihan agregat
Tabel 12 Jenis pengujian aspal cair (cut back)
Tabel 13 Jenis pengujian aspal emulsi
Tabel 14 Jumlah contoh yang dipilih secara acak
Gambar 30 Pengujian titik nyala dengan Cleveland Open Cup
Gambar 31 Pengujian penetrasi
Gambar 32 Pengujian titik lembek aspal dan ter
Gambar 33 Pengujian daktilitas
Gambar 35 Pengujian titik nyala dan pengujian penyulingan
Gambar 36 Pengujian kadar air
Tabel 15 Temperatur pengujian pada jenis aspal emulsi
Gambar 37 Pengujian muatan listrik
Gambar 39 Pengujian Marshall
Tabel 16 Jadwal yang disarankan untuk pengambilan contoh dan pengujian
Tabel 17 Banyak contoh
Gambar 42 Skema pembuatan Formula Campuran Kerja (FCK)
Tabel 18 Pengambilan jumlah contoh bahan untuk perencanaan campuran
Gambar 43 Bagan alir pembuatan FCR
Tabel 19 Contoh perhitungan penggabungan gradasi dua fraksi agregat
Tabel 20 Contoh perhitungan penggabungan gradasi tiga fraksi agregat
Gambar 44 Proporsi dua fraksi agregat secara grafis
Gambar 45 Proporsi tiga fraksi agregat secara grafis
Gambar 46 Contoh penggabungan dua fraksi agregat (cara diagonal)
Gambar 47 Contoh pengggabungan tiga fraksi agregat (cara diagonal)
Tabel 21 Tipikal formulir pengujian perencanaan campuran aspal panas
Gambar 48 Tipikal kurva perencanaan campuran
Gambar 49 Tipikal ke-1 kurva hubungan VMA dengan kadar Aspal
Gambar 50 Tipikal ke-2 kurva hubungan VMA dengan kadar Aspal
Gambar 51 Tipikal ke-3 kurva hubungan VMA dengan kadar Aspal
Gambar 52 Tipikal ke-4 kurva hubungan VMA dengan kadar Aspal
Gambar 53 AMP jenis takaran ( batch plant )
Gambar 54 AMP jenis pencampur drum (drum mix)
Gambar 55 Tipikal tata letak AMP jenis takaran dan pencampur drum
Gambar 58 Jenis-jenis bin dingin
Gambar 59 Tipikal pemasokan agregat dari bin dingin
Gambar 60 Pengering pada drum pengering AMP jenis takaran
Gambar 61 Tipikal sudu-sudu pada pengering
Gambar 62 Tipikal jenis-jenis pengumpul debu
Gambar 63 Tipikal unit ayakan panas
Gambar 64 Tipikal penimbangan dan aliran aspal
Gambar 65 Pencampur yang salah (terlalu banyak & terlalu sedikit)
Gambar 67 Skema pengoperasian AMP jenis drum
Gambar 68 Kontrol pemasokan agregat dari bin dingin
Gambar 70 Sistim pemberian aspal pada AMP /drum
Tabel 22 Penyimpangan produksi dan kemungkinan penyebabnya
Gambar 72 Perbaikan permukaan beraspal dengan penambalan
Gambar 73 Tipikal kerusakan yang memerlukan pembongkaran
Gambar 74 Tipikal skema aspal distributor
Tabel 23 Temperatur penyemprotan lapis resap pengikat/lapis perekat
Gambar 76 Skema alat penghampar mekanis bermesin (finisher)
Gambar 77 Skema aliran campuran beraspal pada finisher
Gambar 79 Skema unit sepatu (screed) pada alat penghampar
Gambar 80 Gaya-gaya yang bekerja pada pelat sepatu (screed)
Gambar 83 Posisi strike-off dan pengaruhnya
Gambar 87 Metoda pembuatan sambungan melintang
Gambar 90 Arah yang benar, roda penggerak di depan
Gambar 91 Arah yang salah, roda penggerak di belakang
Gambar 92 Esentrik pada batang yang berputar menghasilkan getaran
Gambar 93 Ilustrasi besarnya amplitudo
Gambar 94 Hubungan antara kecepatan dan frekuensi
Gambar 95 Alat pemadat roda karet pneumatik
Tabel 24 Selang kecepatan pemadatan
Tabel 25 Rentang temperatur pemadatan dan viskositas aspal
Gambar 98 Pola (pattern) pemadatan
Gambar 99 Pemadatan sambungan memanjang
Gambar 100 Lingkaran Mutu / Perbaikan Berkesinambungan
Gambar 101 Sistem Jaminan Mutu (SNI-19-9001)
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
47966304 Manual Aspal

47966304 Manual Aspal

Ratings: (0)|Views: 79 |Likes:
Published by t_tuwi_

More info:

Published by: t_tuwi_ on Oct 02, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

07/25/2014

pdf

text

original

You're Reading a Free Preview
Pages 5 to 18 are not shown in this preview.
You're Reading a Free Preview
Pages 23 to 49 are not shown in this preview.
You're Reading a Free Preview
Pages 54 to 119 are not shown in this preview.
You're Reading a Free Preview
Pages 124 to 138 are not shown in this preview.
You're Reading a Free Preview
Pages 143 to 222 are not shown in this preview.

Activity (3)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 thousand reads
1 hundred reads

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->