Welcome to Scribd. Sign in or start your free trial to enjoy unlimited e-books, audiobooks & documents.Find out more
Download
Standard view
Full view
of .
Look up keyword
Like this
2Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Seri PPh

Seri PPh

Ratings: (0)|Views: 38|Likes:
Published by vafranci
Seri PPH from www.pajak.go.id
Seri PPH from www.pajak.go.id

More info:

Published by: vafranci on Oct 05, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

06/26/2015

pdf

text

original

 
Page
1
of 
38
 
Seri PPh (Pajak Penghasilan)
Pajak Penghasilan (PPh) dikenakan terhadap orang pribadi dan badan, berkenaan denganpenghasilan yang diterima atau diperoleh selama satu tahun pajak.
Subjek Pajak Penghasilan
 Subjek PPh meliputi:1. orang pribadi;2. Warisan yang belum terbagi sebagai satu kesatuan, menggantikan yang berhak;3. badan Adalah sekumpulan orang dan/atau modal yang merupakan kesatuan baik yang melakukanusaha maupun yang tidak melakukan usaha yang meliputi perseroan terbatas, perseroankomanditer, perseroan lainnya, badan usaha milik Negara atau daerah dengan nama dan dalambentuk apapun, firma kongsi, koperasi, dana pensiun, persekutuan, perkumpulan, yayasan,organisasi massa, organisasi sosial politik, atau organisasi lainnya, lembaga, dan bentuk badanlainnya termasuk kontrak investasi kolektif dan bentuk usaha tetap; dan4. bentuk usaha tetap (BUT). Adalah bentuk usaha yang dipergunakan oleh orang pribadi yang tidak bertempat tinggal diIndonesia, orang pribadi yang berada di Indonesia tidak lebih dari 183 (seratus delapan puluhtiga) hari dalam jangka waktu 12 (dua belas) bulan, dan badan yang tidak didirikan dan tidakbertempat kedudukan di Indonesia untuk menjalankan usaha atau melakukan kegiatan diIndonesia, yang dapat berupa:a. tempat kedudukan manajemen;b. cabang perusahaan;c. kantor perwakilan;d. gedung kantor;e. pabrik;f. bengkel;g. gudang;h. ruang untuk promosi dan penjualan;i. pertambangan dan penggalian sumber alam; j. wilayah kerja pertambangan minyak dan gas bumi;k. perikanan, peternakan, pertanian, perkebunan, atau kehutanan;l. proyek konstruksi, instalasi, atau proyek perakitan;m. pemberian jasa dalam bentuk apa pun oleh pegawai atau orang lain, sepanjang dilakukanlebih dari 60 (enam puluh) hari dalam jangka waktu 12 (dua belas) bulan;n. orang atau badan yang bertindak selaku agen yang kedudukannya tidak bebas;o. agen atau pegawai dari perusahan asuransi yang tidak didirikan dan tidak bertempatkedudukan di Indonesia yang menerima premi asuransi atau menanggung risiko diIndonesia; danp. komputer, agen elektronik, atau peralatan otomatis yang dimiliki, disewa, atau digunakanoleh penyelenggara transaksi elektronik untuk menjalankan kegiatan usaha melalui internet.
Subjek Pajak Dalam Negeri
 1. Orang pribadi yang bertempat tinggal di Indonesia atau yang berada di Indonesia lebih dari 183(seratus delapan puluh tiga) hari dalam jangka waktu 12 (dua belas) bulan, atau yang dalamsuatu tahun pajak berada di Indonesia dan mempunyai niat untuk bertempat tinggal di Indonesia.2. Badan yang didirikan atau bertempat kedudukan di Indonesia, meliputi Perseroan Terbatas,Perseroan Komanditer, perseroan lainnya, Badan Usaha Milik Negara atau Daerah dengannama dan dalam bentuk apapun, firma, kongsi, koperasi, dana pensiun, persekutuan,perkumpulan, yayasan, organisasi massa, organisasi sosial politik atau organisasi yang sejenis,lembaga, dan bentuk badan lainnya termasuk reksadana.3. Kecuali unit tertentu dari badan pemerintah yang memenuhi kriteria:a. pembentukannya berdasarkan ketentuan peraturan perundangundanganb. pembiayaannya bersumber dari APBN atau APBDc. penerimaannya dimasukkan dalam anggaran Pemerintah Pusat atau Pemerintah Daerahd. pembukuannya diperiksa oleh aparat pengawasan fungsional negara.e. Warisan yang belum terbagi sebagai satu kesatuan, menggantikan yang berhak.
Subjek Pajak Luar Negeri
 
 
Page
2
of 
38
 
1. Orang pribadi yang tidak bertempat tinggal di Indonesia atau berada di Indonesia tidak lebih dari183 (seratus delapan puluh tiga) hari dalam jangka waktu 12 (dua belas) bulan, dan badan yangtidak didirikan dan tidak bertempat kedudukan di Indonesia yang menjalankan usaha ataumelakukan kegiatan melalui BUT di Indonesia.2. Orang Pribadi yang tidak bertempat tinggal di Indonesia atau berada di Indonesia tidak lebih dari183 hari dalam jangka waktu 12 bulan, dan badan yang tidak didirikan dan tidak bertempatkedudukan di Indonesia yang dapat menerima atau memperoleh panghasilan dari Indonesiabukan dari menjalankan usaha atau melakukan kegiatan melalui BUT di Indonesia.
Tidak termasuk Subjek Pajak
1. Kantor perwakilan negara asing;2. Pejabat perwakilan diplomatik, dan konsulat atau pejabat-pejabat lain dari negara asing danorang-orang yang diperbantukan kepada mereka yang bekerja pada dan bertempat tinggalbersama-sama mereka, dengan syarat:a. bukan warga Negara Indonesia; danb. di Indonesia tidak menerima atau memperoleh penghasilan lain di luar jabatan ataupekerjaannya tersebut; sertac. negara yang bersangkutan memberikan perlakuan timbal balik;3. Organisasi-organisasi Internasional yang ditetapkan dengan Keputusan Menteri Keuangandengan syarat :a. Indonesia menjadi anggota organisasi tersebut;b. tidak menjalankan usaha; atauc. kegiatan lain untuk memperoleh penghasilan dari Indonesia selain pemberian pinjaman kepadapemerintah yang dananya berasal dari iuran para anggota;4. Pejabat-pejabat perwakilan organisasi internasional yang ditetapkan dengan Keputusan MenteriKeuangan dengan syarat :a. bukan warga negara Indonesia; danb. tidak menjalankan usaha atau kegiatan atau pekerjaan lain untuk memperoleh penghasilan dariIndonesia.
Objek Pajak Penghasilan
  Adalah penghasilan yaitu setiap tambahan kemampuan ekonomis yang diterima atau diperoleh WajibPajak (WP), baik yang berasal dari Indonesia maupun dari luar Indonesia, yang dapat dipakai untukkonsumsi atau untuk menambah kekayaan Wajib pajak yang bersangkutan dengan nama dan dalambentuk apapun termasuk:1. penggantian atau imbalan berkenaan dengan pekerjaan atau jasa yang diterima atau diperolehtermasuk gaji, upah, tunjangan, honorarium, komisi, bonus, gratifikasi, uang pensiun atau imbalandalam bentuk lainnya kecuali ditentukan lain dalam Undang-Undang Pajak Penghasilan;2. hadiah dari undian atau pekerjaan atau kegiatan dan penghargaan;3. laba usaha;4. keuntungan karena penjualan atau karena pengalihan harta termasuk:a. keuntungan karena pengalihan harta kepada perseroan, persekutuan, dan badan lainnyasebagai pengganti saham atau penyertaan modal;b. keuntungan yang diperoleh perseroan, persekutuan, dan badan lainnya karena pengalihanharta kepada pemegang saham, sekutu atau anggota ;c. keuntungan karena likuidasi, penggabungan, peleburan, pemekaran, pemecahan ataupengambilalihan usaha;d. keuntungan karena pengalihan harta berupa hibah, bantuan atau sumbangan, kecuali yangdiberikan kepada keluarga sedarah dalam garis keturunan lurus satu derajat, dan badankeagamaan atau badan pendidikan atau badan sosial atau pengusaha kecil termasuk koperasiyang ditetapkan oleh Menteri Keuangan, sepanjang tidak ada hubungan dengan usaha,pekerjaan, kepemilikan atau penguasaan antara pihak-pihak yang bersangkutan;e. keuntungan karena penjualan atau pengalihan sebagian atau seluruh hak penambangan,tanda turut serta dalam pembiayaan, atau permodalan dalam perusahaan pertambangan.5. penerimaan kembali pembayaran pajak yang telah dibebankan sebagai biaya;6. bunga termasuk premium, diskonto dan imbalan karena jaminan pengembalian utang;7. dividen dengan nama dan dalam bentuk apapun, termasuk dividen dari perusahaan asuransikepada pemegang polis dan pembagian sisa hasil usaha koperasi ;8. royalty atau imbalan atas penggunaan hak;9. sewa dan penghasilan lain sehubungan dengan penggunaan harta;
 
Page
3
of 
38
 
10. penerimaan atau perolehan pembayaran berkala;11. keuntungan karena pembebasan utang, kecuali sampai dengan jumlah tertentu yang ditetapkandengan Peraturan Pemerintah;12. keuntungan karena selisih kurs mata uang asing;13. selisih lebih karena penilaian kembali aktiva;14. premi asuransi;15. iuran yang diterima atau diperoleh perkumpulan dari anggotanya yang terdiri dari WP yangmenjalankan usaha atau pekerjaan bebas;16. tambahan kekayaan neto yang berasal dari penghasilan yang belum dikenakan pajak;17. penghasilan dari usaha berbasis syariah;18. imbalan bunga sebagaimana dimaksud dalam Undang-Undang yang mengatur mengenaiKetentuan Umum dan Tata Cara Perpajakan;19. surplus Bank Indonesia.
Objek Pajak PPh Final
 1. bunga deposito dan tabungan-tabungan lainnya;2. penghasilan berupa hadiah undian;3. penghasilan dari transaksi saham dan sekuritas lainnya di bursa efek;4. penghasilan dari transaksi pengalihan harta berupa tanah dan atau bangunan, serta5. penghasilan tertentu lainnya, pengenaan pajaknya diatur dengan Peraturan Pemerintah.
Tidak Termasuk Objek Pajak
 1. Bantuan atau sumbangan termasuk zakat yang diterima oleh badan amil zakat atau lembaga amilzakat yang dibentuk atau disahkan oleh Pemerintah dan para penerima zakat yang berhak atausumbangan keagamaan yang sifatnya wajib bagi pemeluk agama yang diakui di Indonesia;2. Harta hibahan yang diterima oleh keluarga sedarah dalam garis keturunan lurus satu derajat, danoleh badan keagamaan atau badan pendidikan atau badan sosial atau pengusaha kecil termasukkoperasi atau orang pribadi yang menjalankan usaha mikro dan kecil yang ketentuannya diatur dengan atau berdasarkan Peraturan Menteri Keuangan, sepanjang tidak ada hubungan denganusaha, pekerjaan, kepemilikan, atau penguasaan antara pihak-pihak yang bersangkutan;3. Warisan;4. Harta termasuk setoran tunai yang diterima oleh badan sebagai pengganti saham atau sebagaipengganti penyertaan modal;5. Penggantian atau imbalan sehubungan dengan pekerjaan atau jasa yang diterima atau diperolehdalam bentuk natura dan atau kenikmatan dari Wajib Pajak atau Pemerintah, kecuali yangdiberikan oleh bukan Wajib Pajak, wajib Pajak yang dikenakan pajak secara final atau Wajib Pajakyang menggunakan norma penghitungan khusus (deemed profit) sebagaimana dimaksud dalamPasal 15 UU PPh;6. Pembayaran dari perusahaan asuransi kepada orang pribadi sehubungan dengan asuransikesehatan, asuransi kecelakaan, asuransi jiwa, asuransi dwiguna dan asuransi beasiswa;7. Dividen atau bagian laba yang diterima atau diperoleh perseroan terbatas sebagai WP DalamNegeri, koperasi, BUMN atau BUMD dari penyertaan modal pada badan usaha yang didirikan danbertempat kedudukan di Indonesia dengan syarat :a. dividen berasal dari cadangan laba yang ditahan; danb. bagi perseroan terbatas, BUMN dan BUMD yang menerima dividen, kepemilikan saham padabadan yang memberikan dividen paling rendah 25% (dua puluh lima persen) dari jumlah modalyang disetor;8. Iuran yang diterima atau diperoleh dana pensiun yang pendiriannya telah disahkan oleh MenteriKeuangan , baik yang dibayar oleh pemberi kerja maupun pegawai;9. Penghasilan dari modal yang ditanamkan oleh dana pensiun dalam bidang-bidang tertentu yangditetapkan dengan Keputusan Menteri Keuangan;10. Bagian laba yang diterima atau diperoleh anggota dari perseroan komanditer yang modalnya tidakterbagi atas saham-saham, persekutuan, perkumpulan, firma dan kongsi, termasuk pemegang unitpenyertaan kontrak investasi kolektif;11. Penghasilan yang diterima atau diperoleh perusahaan modal ventura berupa bagian laba daribadan pasangan usaha yang didirikan dan menjalankan usaha atau kegiatan di Indonesia dengansyarat badan pasangan usaha tersebut:a. merupakan perusahaan mikro, kecil, menengah atau yang menjalankan kegiatan dalam sektor-sektor usaha yang ditetapkan dengan Keputusan Menteri Keuangan; danb. sahamnya tidak diperdagangkan di bursa efek di Indonesia.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->