Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
2Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Euglena Viridis Adalah Sejenis Alga Bersel Tunggal Yang Berbentuk Lonjong Dengan Ujung Anterior

Euglena Viridis Adalah Sejenis Alga Bersel Tunggal Yang Berbentuk Lonjong Dengan Ujung Anterior

Ratings: (0)|Views: 122 |Likes:
Published by Wal Ardi
l dan meruncing pada ujung posterior (belakang). Setiap sel Euglena dilengkapi dengan sebuah bulu cambuk (flagel) yang tumbuh pada ujung anterior sebagai alat gerak. Pada ujung anterior ini juga terdapat celah sempit yang memanjang ke arah posterior. Pada bagian posterior, celah ini melebar dan membentuk kantong cadangan atau reservoir. Flagel terbentuk di sisi reservoir. Di sisi lain dari flagel terdapat bintik mata yang sangat peka terhadap rangsangan sinar matahari. Tubuh Euglena terlindung oleh selaput pelikel, sehingga bentuk tubuhnya tetap. Di sebelah dalam selaput pelikel terdapat sitoplasma. Di dalam sitoplasma ini terdapat berbagai organel seperti plastida, kloroplas, nukleus, vakuola kontraktil, dan vakuola nonkontraktil.
Euglena dapat hidup secara autotrop maupun secara heterotrop. Pada saat sinar matahari mencukupi, Euglena melakukan fotosintesis. Tetapi bila tidak terdapat sinar matahari, Euglena mengambil zat organik yang terlarut di sekitarnya. Pengambilan zat organik dilakukan dengan cara absorbsi melalui membran sel. Selanjutnya, zat makanan itu dicernakan secara enzimatis di dalam sitoplasma.
Perkembangbiakan :
Euglena berkembangbiak secara vegetatif, yaitu dengan pembelahan biner secara membujur. Pembelahan ini dimulai dengan membelahnya nukleus menjadi dua. Selanjutnya flagel dan sitoplasma serta selaput sel juga terbagi menjadi dua. Akhirnya terbentuklah dua sel euglena baru.
Rivularia
Susunan sel yang menyusun benang berupa cambuk, ukuran sel pada pangkallebih besar daripada ujung.
Suku Rivulariaceae, yang meliputi antara lain marga Rivularia.
Pada koloni Rivularia tampak adanya polaritas. Pangkalnya terdiri atas suatu heterosista, ujungnya berakhir dalam suatu ram¬bu t.
— R. bullata; R. haematites.
• bentuk sel bulat dengan sudut membulat dan persegi
• koloni berbentuk benang
• benang bercabang palsu terbentuk dari keluarnya plasma dinding sel dan terbentuklah hormogonnium
• anggota ordo ini yaitu: Famili Oscillatoriaceae, Famili Nostocaceae, Famili Scytonemataceae, Famili Stigonemataceae, Famili Rivullariaceae
o contoh: Oscillatoria linosa, Nostoc commune, Tolipotrix sp, Hapalosiphon sp, Rivularia bullata
reproduksi : fragmentasi, pembelahan sel, spora
spirogyra Ditemukan di kolam air tawar yang jernih dalam massa yang sangat besar, biasanya hidup melayang di permukaan air (planktofit). Talus pada Spirogyra merupakan filamen tidak bercabang.
Koloni Spirogyra berbentuk benang. Panjang sel sampai beberapa kali lebarnya. Dinding lateral sel terdiri dari tiga lapis. Lapisan terluar dari pektose, dan dua lapisan dalam dari selulose. Pada beberapa spesies, lapisan pektose tipis, tapi kebanyakan tebal, yaitu antara 10-15 mikron. Dinding transversal tersusun dari 3 lapis: yang tengah merupakan lamela dari pektose, dan dua lapisan di kiri dan kanan lamela tersusun dari selulose. Setiap sel Spirogyra mengandung sebutir kloroplas yang umumnya berukuran besar dan terikat dalam sitoplasma tepat di dalam dinding sel. Plastid ini memiliki bentuk menyerupai pita, berpilin dari pangkal sampai ke ujung sel (spiral).
Pirenoidnya dikelilingi oleh butiran pati dan terikat dalam plastid pada selang waktu yang beraturan dan merupakan ciri-ciri menyolok pada selnya.sitoplasma mengelilingi vakuola besar di pusat. Nukleus dilingkungi suatu selubung sitoplasma, terdapat di tengah-tengah sel dan dihubung-hubungkan oleh untaian sitoplasma meluas sampai vakuola dan lapisan sitoplasma di tepi. Perkembangbiakan aseksual dengan fragmentasi membentuk aplanospora, akinet dan partenospora. Perkembangbiakan seksual secara konjugasi lateral dan konjugasi skalar.Spirogyra merupakan fitoplankton yang berfungsi sebagai makanan ikan. Daerah yang kaya plankton merupakan daerah perairan yang kaya ikan. Spirogyra merupakan produser primer, yaitu sebagai penyedia bahan organic dan oksigen bagi hewan-hewan air, seperti ikan, udang, dan serangga air. Keberadaan produser mengundang kehadiran konsumen, predator, dan organisme lain yang membentuk ekosi
l dan meruncing pada ujung posterior (belakang). Setiap sel Euglena dilengkapi dengan sebuah bulu cambuk (flagel) yang tumbuh pada ujung anterior sebagai alat gerak. Pada ujung anterior ini juga terdapat celah sempit yang memanjang ke arah posterior. Pada bagian posterior, celah ini melebar dan membentuk kantong cadangan atau reservoir. Flagel terbentuk di sisi reservoir. Di sisi lain dari flagel terdapat bintik mata yang sangat peka terhadap rangsangan sinar matahari. Tubuh Euglena terlindung oleh selaput pelikel, sehingga bentuk tubuhnya tetap. Di sebelah dalam selaput pelikel terdapat sitoplasma. Di dalam sitoplasma ini terdapat berbagai organel seperti plastida, kloroplas, nukleus, vakuola kontraktil, dan vakuola nonkontraktil.
Euglena dapat hidup secara autotrop maupun secara heterotrop. Pada saat sinar matahari mencukupi, Euglena melakukan fotosintesis. Tetapi bila tidak terdapat sinar matahari, Euglena mengambil zat organik yang terlarut di sekitarnya. Pengambilan zat organik dilakukan dengan cara absorbsi melalui membran sel. Selanjutnya, zat makanan itu dicernakan secara enzimatis di dalam sitoplasma.
Perkembangbiakan :
Euglena berkembangbiak secara vegetatif, yaitu dengan pembelahan biner secara membujur. Pembelahan ini dimulai dengan membelahnya nukleus menjadi dua. Selanjutnya flagel dan sitoplasma serta selaput sel juga terbagi menjadi dua. Akhirnya terbentuklah dua sel euglena baru.
Rivularia
Susunan sel yang menyusun benang berupa cambuk, ukuran sel pada pangkallebih besar daripada ujung.
Suku Rivulariaceae, yang meliputi antara lain marga Rivularia.
Pada koloni Rivularia tampak adanya polaritas. Pangkalnya terdiri atas suatu heterosista, ujungnya berakhir dalam suatu ram¬bu t.
— R. bullata; R. haematites.
• bentuk sel bulat dengan sudut membulat dan persegi
• koloni berbentuk benang
• benang bercabang palsu terbentuk dari keluarnya plasma dinding sel dan terbentuklah hormogonnium
• anggota ordo ini yaitu: Famili Oscillatoriaceae, Famili Nostocaceae, Famili Scytonemataceae, Famili Stigonemataceae, Famili Rivullariaceae
o contoh: Oscillatoria linosa, Nostoc commune, Tolipotrix sp, Hapalosiphon sp, Rivularia bullata
reproduksi : fragmentasi, pembelahan sel, spora
spirogyra Ditemukan di kolam air tawar yang jernih dalam massa yang sangat besar, biasanya hidup melayang di permukaan air (planktofit). Talus pada Spirogyra merupakan filamen tidak bercabang.
Koloni Spirogyra berbentuk benang. Panjang sel sampai beberapa kali lebarnya. Dinding lateral sel terdiri dari tiga lapis. Lapisan terluar dari pektose, dan dua lapisan dalam dari selulose. Pada beberapa spesies, lapisan pektose tipis, tapi kebanyakan tebal, yaitu antara 10-15 mikron. Dinding transversal tersusun dari 3 lapis: yang tengah merupakan lamela dari pektose, dan dua lapisan di kiri dan kanan lamela tersusun dari selulose. Setiap sel Spirogyra mengandung sebutir kloroplas yang umumnya berukuran besar dan terikat dalam sitoplasma tepat di dalam dinding sel. Plastid ini memiliki bentuk menyerupai pita, berpilin dari pangkal sampai ke ujung sel (spiral).
Pirenoidnya dikelilingi oleh butiran pati dan terikat dalam plastid pada selang waktu yang beraturan dan merupakan ciri-ciri menyolok pada selnya.sitoplasma mengelilingi vakuola besar di pusat. Nukleus dilingkungi suatu selubung sitoplasma, terdapat di tengah-tengah sel dan dihubung-hubungkan oleh untaian sitoplasma meluas sampai vakuola dan lapisan sitoplasma di tepi. Perkembangbiakan aseksual dengan fragmentasi membentuk aplanospora, akinet dan partenospora. Perkembangbiakan seksual secara konjugasi lateral dan konjugasi skalar.Spirogyra merupakan fitoplankton yang berfungsi sebagai makanan ikan. Daerah yang kaya plankton merupakan daerah perairan yang kaya ikan. Spirogyra merupakan produser primer, yaitu sebagai penyedia bahan organic dan oksigen bagi hewan-hewan air, seperti ikan, udang, dan serangga air. Keberadaan produser mengundang kehadiran konsumen, predator, dan organisme lain yang membentuk ekosi

More info:

Published by: Wal Ardi on Oct 06, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

11/11/2012

pdf

text

original

 
Euglena viridis
adalah sejenisalgaberseltunggal yang berbentuk lonjong dengan ujung anterior (depan) tumpul dan meruncing pada ujung posterior (belakang). Setiap sel Euglena dilengkapi dengan sebuahbulu cambuk (flagel)yang tumbuh pada ujung anterior sebagai alat gerak. Pada ujung anterior ini jugaterdapat celah sempit yang memanjang ke arah posterior. Pada bagian posterior, celah ini melebar danmembentuk kantong cadangan atau reservoir. Flagel terbentuk di sisi reservoir. Di sisi lain dari flagelterdapat bintik mata yang sangat peka terhadap rangsangan sinar matahari. Tubuh Euglena terlindungoleh selaput pelikel, sehingga bentuk tubuhnya tetap. Di sebelah dalam selaput pelikel terdapat sitoplasma.Di dalam sitoplasma ini terdapat berbagai organel seperti plastida,kloroplas,nukleus,  vakuola kontraktil, dan vakuola nonkontraktil.Euglena dapat hidup secaraautotropmaupun secaraheterotrop.Pada saat sinar matahari mencukupi, Euglena melakukanfotosintesis.Tetapi bila tidak terdapat sinar matahari, Euglena mengambil zat organik yang terlarut di sekitarnya. Pengambilan zat organik dilakukan dengan caraabsorbsimelalui membran sel. Selanjutnya, zat makanan itu dicernakan secara enzimatis di dalam sitoplasma.Perkembangbiakan :Euglena berkembangbiak secaravegetatif,yaitu dengan pembelahan biner secara membujur. Pembelahanini dimulai dengan membelahnyanukleusmenjadi dua. Selanjutnyaflageldansitoplasmaserta selaput sel juga terbagi menjadi dua. Akhirnya terbentuklah dua sel euglena baru.
 Rivularia
Susunan sel yang menyusun benang berupa cambuk, ukuran sel pada pangkallebih besar daripada ujung.Suku
Rivulariaceae,
yang meliputi antara lain marga
Rivularia.
 Pada koloni
Rivularia
tampak adanya polaritas. Pangkalnya terdiri atas suatu heterosista, ujungnyaberakhir dalam suatu rambu t.
 
R. bullata; R. haematites.
 
 
bentuk sel bulat dengan sudut membulat dan persegi
 
koloni berbentuk benang
 
benang bercabang palsu terbentuk dari keluarnya plasma dinding sel dan terbentuklahhormogonnium
 
anggota ordo ini yaitu: Famili Oscillatoriaceae, Famili Nostocaceae, Famili Scytonemataceae,Famili Stigonemataceae, Famili Rivullariaceae
o
 
contoh:
Oscillatoria linosa, Nostoc commune, Tolipotrix sp, Hapalosiphon sp, Rivulariabullata
 reproduksi : fragmentasi, pembelahan sel, spora
spirogyra
Ditemukan di kolam air tawar yang jernih dalam massa yang sangat besar, biasanya hidupmelayang di permukaan air (planktofit). Talus pada Spirogyra merupakan filamen tidak bercabang.
 
Koloni Spirogyra berbentuk benang. Panjang sel sampai beberapa kali lebarnya.Dindinglateral sel terdiridari tiga lapis. Lapisan terluar dari pektose,dandua lapisan dalam dari selulose. Pada beberapa spesies,lapisan pektosetipis,tapi kebanyakan tebal, yaitu antara 10-15 mikron. Dinding transversal tersusun dari3 lapis: yang tengah merupakan lamela dari pektose, dan dua lapisan di kiri dan kanan lamela tersusundari selulose. Setiap sel Spirogyra mengandung sebutir kloroplas yang umumnya berukuran besar danterikat dalam sitoplasma tepat di dalam dinding sel. Plastid ini memilikibentuk menyerupai pita, berpilindari pangkal sampai ke ujung sel (spiral).Pirenoidnya dikelilingi oleh butiran pati dan terikat dalamplastidpada selang waktu yang beraturan danmerupakan ciri-ciri menyolok pada selnya.sitoplasma mengelilingi vakuola besar di pusat. Nukleusdilingkungi suatu selubung sitoplasma, terdapat di tengah-tengah sel dan dihubung-hubungkan olehuntaian sitoplasma meluas sampai vakuola dan lapisan sitoplasma di tepi. Perkembangbiakan aseksualdengan fragmentasi membentuk aplanospora, akinet dan partenospora. Perkembangbiakan seksualsecara konjugasi lateral dan konjugasi skalar.Spirogyra merupakan fitoplankton yang berfungsi sebagaimakanan ikan. Daerah yang kaya plankton merupakan daerah perairan yang kaya ikan. Spirogyramerupakan produser primer, yaitu sebagai penyedia bahan organic dan oksigen bagi hewan-hewan air,

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->