Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more ➡
Download
Standard view
Full view
of .
Add note
Save to My Library
Sync to mobile
Look up keyword or section
Like this
17Activity
×
P. 1
Laporan Praktikum Statistik - Teknik Industri Universitas Mercu Buana 2012

Laporan Praktikum Statistik - Teknik Industri Universitas Mercu Buana 2012

Ratings: (0)|Views: 4,068|Likes:
Published by Rudini Mulya
Dalam statistika deskriptif belum dilakukan analisis sehingga kesimpulan yang dapat ditarik sangat terbatas, yaitu hanya terbatas pada nilai pemusatan dan penyebaran saja. Sedangkan statistika inferensia disebut juga statistika induktif karena dapat menganalisis dan mengambil kesimpulan dengan metode tertentu tentang suatu fenomena berdasarkan sampel. Fase statistika dimana hanya berusaha melukiskan atau menganalisa kelompok yang diberikan tanpa membuat atau menarik kesimpulan tentang populasi atau kelompok yang lebih besar dinamakan statistika deskriptif.
Dalam statistika deskriptif belum dilakukan analisis sehingga kesimpulan yang dapat ditarik sangat terbatas, yaitu hanya terbatas pada nilai pemusatan dan penyebaran saja. Sedangkan statistika inferensia disebut juga statistika induktif karena dapat menganalisis dan mengambil kesimpulan dengan metode tertentu tentang suatu fenomena berdasarkan sampel. Fase statistika dimana hanya berusaha melukiskan atau menganalisa kelompok yang diberikan tanpa membuat atau menarik kesimpulan tentang populasi atau kelompok yang lebih besar dinamakan statistika deskriptif.

More info:

Published by: Rudini Mulya on Oct 06, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, DOC, TXT or read online from Scribd
See More
See less

07/14/2013

pdf

text

original

 
LAPORAN PRAKTIKUM STATISTIK 
Diajukan untuk Melengkapi Tugas Mata KuliahPraktikum Statistik Pada Program Studi Teknik IndustriDisusun Oleh :
Kelompok 5
Rudini Mulya (41610010035)Herman Santoso Purba (41610010001)Ibnu Malik (41610010019)
PROGRAM STUDI TEKNIK INDUSTRIFAKULTAS TEKNOLOGI INDUSTRIUNIVERSITAS MERCU BUANAJAKARTA2011
Diperiksa dan disetujui oleh :Asisten Praktikum
11
 
BAB IPENDAHULUAN
1.1Latar belakang.1.1.1Statistik deskriptis.
Metode statistik adalah prosedur-prosedur yang digunakan dalam pengumpulan, penyajian, analisis dan penafsiran data. Statistika deskriptif hanya memberikan informasi mengenai data yang dipunyai dan sama sekalitidak menarik inferensia atau kesimpulan apapun tentang gugus induknyayang lebih besar. Contoh statistika deskriptif yang sering muncul adalah, tabel,diagram, grafik, dan besaran-besaran lain di majalah dan koran-koran.
[
Dengan Statistika deskriptif, kumpulan data yang diperoleh akan tersajidengan ringkas dan rapi serta dapat memberikan informasi inti dari kumpulandata yang ada. Informasi yang dapat diperoleh dari statistika deskriptif iniantara lainukuran pemusatan data,ukuran penyebaran data, serta kecenderungan suatu gugus data.Kita akan mengelompokkan metode-metode tersebut ke dalam dua kelompok  besar, yaitu statistika deskriptif dan inferensia statistik.
Statistika Deskriptif adalah metode-metode yang berkaitan dengan pengumpulan dan penyajian suatu gugus data sehingga memberikaninformasi yang berguna. Patut untuk dipahami bahwa statistikadeskriptif memberikan informasi hanya mengenai data yang dipunyaidan sama sekali tidak menarik inferensia atau kesimpulan apapuntentang gugus data induknya yang lebih besar.
Inferensia Statistik adalah semua metode statistik yang berhubungandengan analisis sebagian data untuk kemudian sampai pada peramalanatau penarikan kesimpulan mengenai keseluruhan gugus data
12
 
induknya. Generalisasi yag berhubungan dengan inferensia statistik selalu mempunyai sifat tak pasti, karena kita mendasarkan padainformasi parsial yang diperoleh dari sebagian data.
1.1.2Distribusi Binomial dan Hipergeometris.
Distribusi binomial mengasumsikan bahwa probabilitas suatu kejadiantetap atau konstan. Hal ini terjai karena digunankannya prinsip pengembalian.Dalam kehidupan yang sesungguhnya, proses pengembalian jarang terjadi.Misalkan dari 6 baju, pada distribusi binomial akan mengasumsikan proababilitas setiap baju terambil adalah 1/6.Apabila kita menggunakan prinsip tanpa pengembalian, maka probabilitas pertama adalah 1/6. Namun pada pengambilan kedua, probabilitasnya tinggal1/5. Hal ini terjadi karena baju yang sudah diambil tidak dikembalikan lagi.Dengan demikian disimpulkan bahwa :1.Tanpa pengembalian, percobaan tidak bersifat independen. Suatu percobaanakan mempengaruhi percobaan berikutnya.2.Nilai probabilitas setiap percobaan berbeda tidak konstan.Pada kasus seperti di atas lebih tepat digunakan
distribusi hipergeometrik.
Sebaran Hipergeometrik : bila dalam populasi N benda, k bendadiantaranya diberi label “berhasil” dan N-k benda lainnya diberi label “gagal”,maka sebaran peluang bagi peubah acak hipergeometrik X, yang menyatakan banyaknya keberhasilan dalam contoh acak berukuran n, adalah:
k N-k h(x;N, n,,k) = x n-x 
,
untuk 
 x
= 0,1,2, …,
 
 N n
1.1.3Distribusi Poisson dan Eksponetial.
13

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->