Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
2Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Tugas 2- Suku Batak Toba

Tugas 2- Suku Batak Toba

Ratings: (0)|Views: 377 |Likes:
Published by Elkana L Sihaloho

More info:

Published by: Elkana L Sihaloho on Oct 06, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

05/13/2014

pdf

text

original

 
Adat Istiadat Suku Batak Toba Page 1
TUGAS 2MATA KULIAH : TEORI ORGANISASI UMUMNAMA : ELKANA SIHALOHOKELAS : 2KA43JURUSAN : SISTEM INFORMASI
ADAT ISTIADAT SUKU BATAK TOBA
BATAK TOBA
 Batak Toba adalah sub atau bagian dari suku bangsa Batak yang wilayahnya meliputi Balige,Porsea, Parsoburan, Laguboti, Ajibata, Uluan, Borbor, Lumban Julu, dan sekitarnya.
 
Falsafah dalam adat batak toba
 Falsafah adat batak toba dikenal dengan Dalihan Na Tolu yang terdiri dari:1.
 
Somba Marhula-hula:Hulahula/Mora adalah pihak keluarga dari isteri. Hula-hula ini menempati posisi yang palingdihormati dalam pergaulan dan adat-istiadat Batak (semua sub-suku Batak) sehingga kepadasemua orang Batak dipesankan harus hormat kepada Hulahula (Somba marhula-hula).2.
 
Manat Mardongan Tubu:Dongan Tubu/Hahanggi disebut juga Dongan Sabutuha adalah saudara laki-laki satu marga.Arti harfiahnya lahir dari perut yang sama. Mereka ini seperti batang pohon yang salingberdekatan, saling menopang, walaupun karena saking dekatnya kadang-kadang saling gesek.Namun, pertikaian tidak membuat hubungan satu marga bisa terpisah. Diumpamakan seperti airyang dibelah dengan pisau, kendati dibelah tetapi tetap bersatu. Namun demikian kepada semuaorang Batak (berbudaya Batak) dipesankan harus bijaksana kepada saudara semarga.Diistilahkan, manat mardongan tubu.3. Elek MarboruBoru/Anak Boru adalah pihak keluarga yang mengambil isteri dari suatu marga (keluarga lain).Boru ini menempati posisi paling rendah sebagai 'parhobas' atau pelayan, baik dalam pergaulansehari-hari maupun (terutama) dalam setiap upacara adat. Namun walaupun berfungsi sebagai
 
Adat Istiadat Suku Batak Toba Page 2
pelayan bukan berarti bisa diperlakukan dengan semena-mena. Melainkan pihak boru harusdiambil hatinya, dibujuk, diistilahkan: Elek marboru.
 
Kultur atau Budaya dalam Batak Toba1. Perkawinan
 Proses perkawinan dalam adat kebudayaan Batak-Toba menganut hukum eksogami (perkawinandi luar kelompok suku tertentu). Ini terlihat dalam kenyataan bahwa dalam masyarakat Batak-Toba: orang tidak mengambil isteri dari kalangan kelompok marga sendiri (
namariboto
),perempuan meninggalkan kelompoknya dan pindah ke kelompok suami, dan bersifat patrilineal,dengan tujuan untuk melestarikan galur suami di dalam garis lelaki. Hak tanah, milik, nama, dan jabatan hanya dapat diwarisi oleh garis laki-laki.
Ada 2 (dua) ciri utama
perkawinan ideal dalam masyarakat Batak-Toba, yakni:(1) Berdasarkan
 
 rongkap ni tondi
(jodoh) dari kedua mempelai(2) Mengandaikan kedua mempelai memiliki
 rongkap ni gabe
(kebahagiaan, kesejahteraan), dandemikian mereka akan dikaruniai banyak anak.Berdasarkan jenisnya ritus atau tata cara yang digunakan, perkawinan adat Batak Toba dibagimenjadi
3 (tiga) tingkatan
:
Unjuk
: ritus perkawinan yang dilaksanakan berdasarkan semua prosedur adat Batak 
 Dalihan Na Tolu
. Inilah yang disebut sebagai tata upacara ritus perkawinan biasa (
unjuk 
);
Mangadati
: ritus perkawinan yang dilaksanakan tidak berdasarkan adat Batak 
 Dalihan NaTolu
, sehingga pasangan yang bersangkutan
mangalua
atau kawin lari, tetapi ritusnya sendiridilakukan sebelum pasangan tersebut memiliki anak,
 Pasahat sulang-sulang ni pahoppu
: ritus perkawinan yang dilakukan di luar adat Batak Dalihan Na Tolu, sehingga pasangan bersangkutan mangalua dan ritusnya diadakan setelahmemiliki anak.
 
Adat Istiadat Suku Batak Toba Page 3
Tahapan Perkawinan Adat Batak Toba
 Ini adalah tahapan dari perkawaninan adat batak toba:A. Paranakkon Hata:
1.Paranakkon hata
artinya menyampaikan pinangan oleh paranak (pihak laki-laki) kepadaparboru (pihak perempuan);2.
Pihak perempuan langsung memberi jawaban kepada ‘suruhan’ pihak laki
-laki pada hari itu juga; dan3.Pihak yang disuruh paranak panakkok hata masing-masing satu orang dongan tubu, boru, dandongan sahuta.B. Marhusip
 Marhusip
artinya membicarakan prosedur yang harus dilaksanakan oleh pihak paranak sesuaidengan ketentuan adat setempat (
ruhut adat di huta i
) dan sesuai dengankeinginan
 parboru
(pihak perempuan);C. Marhata SinamotPihak yang ikut marhata sinamot adalah masing-masing 2-3 orang dari
dongan-tubu, borudan dongan-sahuta
.Mereka tidak membawa makanan apa-apa, kecuali makanan ringan danminuman.Yang dibicarakan hanya mengenai
sinamot 
dan
 jambar sinamot.
 D. Marpudun Saut
 Marpudun saut
artinya merealisasikan apa yang dikatakan dalam
Paranak Hata, Marhusip,
dan
marhata sinamot 
; dan Semua yang dibicarakan pada ketiga tingkat pembicaraansebelumnya
 dipudun
(disimpulkan, dirangkum) menjadi satu untuk selanjutnya disahkan olehtua-tua adat. Itulah yang dimaksud dengan dipudun saut.E. Unjuk Semua upacara perkawinan (
ulaon unjuk 
) harus dilakukan di halaman pihak perempuan(
alaman ni parboru
), di mana pun upacara dilangsungkan. Berikut adalah tata geraknya:
 
 Memanggil liat ni Tulang ni boru muli
dilanjutkan dengan menentukan tempatduduk.Mengenai tempat duduk di dalam upacara perkawinan diuraikan dalam
 Dalihan NaTolu
.
 
Mempersiapkan makanan,

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->