Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
7Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Makalah Hortikultura Kelompok 3

Makalah Hortikultura Kelompok 3

Ratings: (0)|Views: 278 |Likes:
Published by Aditya Dyah Utami

More info:

Published by: Aditya Dyah Utami on Oct 07, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

09/07/2014

pdf

text

original

 
BAB IPENDAHULUAN
Hortikultura berasal dari Bahasa Latin yang terdiri dari dua patah kata yaitu hortus(kebun) dan culture (bercocok tanam). Hortikultura memiliki makna seluk beluk kegiatan atau seni bercocok tanam sayur-sayuran, buah – buahan atau tanaman hias.Tanaman Hortikurtura memiliki beberapa fungsi yakni sebagai sumber bahan makanan,Hiasan /keindahan, dan juga Pekerjaan. Hortikultura terbagi atas 4 bagian yaitu: Sayur-sayuran, Buah-buahan, tanaman Hias, dan tanaman obat. Ilmu hortikultura berhubungan erat dengan ilmu pengetahuan lainnya, seperti teknik budidaya tanaman,mekanisasi, tanah dan pemupukan, ilmu cuaca, dan sebagainya.Pembiakan tanaman atau perbanyakan tanaman (
 plant propagation
) adalah prosesmenciptakan tanaman baru dari berbagai sumber atau bagian tanaman, seperti biji, stek,umbi, dan bagian tanaman lainnya (Wikipedia, 2012). Tujuan utama dari pembiakantanaman adalah untuk mencapai pertambaha jumlah, memelihara sifat-sifat penting daritanaman (Askari, 2010), dan juga untuk mempertahankan eksistensi jenisnya. Ada duacara perbanyakan tanaman, yaitu perbanyakan secara seksual atau generative dan perbanyakan secara aseksual atau vegetatif.Pada umumnya budidaya hortikultura diusahakan lebih intensif dibandingkandengan budidaya tanaman lainnya. Hasil yang diperoleh dari budidaya holtikultura ini per unit areanya juga biasanya lebih tinggi. Lebih lanjut dikatakan tanaman holtikulturamemiliki berbagai fungsi dalam kehidupan manusia. Misalnya tanaman hias berfungsiuntuk member keindahan (aestetika), buah – buahan sebagai makanan, dan lain-lain.Holtikultura berinteraksi dengan disiplin ilmu lainnya seperti kehutanan, agronomi, danilmu terapan lainnya.
 
BAB IIPEMBAHASAN
Perbanyakan secara aseksual atau vegetative adalah proses perbanyakan tanamandengan menggunakan bagian-bagian tertentu dari tanaman seperti, daun, batang,ranting, pucuk, umbi dan akar untuk menghasilkan tanaman baru yang sama denganinduknya (Made, 2009). Prinsip dari perbanyakan vegetative adalah merangsang tunasadventif yang ada dibagian-bagian tersebut agar berkembang menjadi tanamansempurna yang memiliki akar, batang, dan daun sekaligus. Keunggulan perbanyakandengan system ini antara lain adalah1.Menghasilkan tanaman yang memiliki sifat yang sama dengan induknya2.Tanaman lebih cepat berbunga dan berbuah,3.Dapat menggabungkan berbagai sifat yang diinginkan.sedangkan kelemahan dari perbanyakan ini adalahh1.Membutuhkan pohon induk yang lebih besar dan lebih banyak 2.Akar tanaman (anakan) kurang kokoh, sehingga mudah rebah3.Masa produktif singkat4.Membutuhkan biaya yang mahal.Perbanyakan tanaman dengan vegetative dapat dilakukan dengan berbagai cara,yaitustek , cangkok, okulasi, penyambungan/
 graftin
, runduk dan juga perbanyakanmodern seperti kultur jaringan. Perbanyakan tanaman dengan stek pun beragam, sepertistek batang, stek daun, stek akar, stek mata, stek umbi( meliputi umbi lapis, umbi palsu,umbi batang, umbi akar dan akar batang).
A.Perbanyakan Vegetatif Tanaman Hortikultura
1. Cangkok,Mencangkok merupakan salah satu cara pembiakan vegetative buatan yang bertujuan untuk mendapatkan tanaman yang memiliki sifat yang sama denganinduknya dan cepat menghasilkan. Pencangkokan dilakukan dengan menyayat
 
dan mengupas kulit sekeliling batang, lebar sayatan tergantung pada jenistanaman yang dicangkok. Penyayatan dilakukan sedemikian rupa sehinggalapisan kambiumnya dapat dihilangkan (dengan cara dikikis). Setelah luka yangdibuat cukup kering, Rootone-F diberikan sebagai perlakuan agar bahancangkokan cepat berakar. Media tumbuh yang digunakan terdiri dari tanah dankompos dan dibalut dengan sabut kelapa atau plastik. Bila batang diatas sayatantelah menghasilkan system perakaran yang bagus, batang dapat segera dipotongdan ditanam di lapang. Jenis tumbuhan yang biasa dicangkok pohon buah- buahan misalnya mangga, jeruk, dan lain lain. Umumnya jenis tumbuhan berkayu. dalam melakukan penyayatan cabang cangkokan dapat dibedakanmenjadi dua golongan, yaitu :a.Cabang kecilCabang yang berdiameter kurang dari 2 cm digolongkan ke dalamcabang kecil. Kulit kayu yang tepat untuk disayat berada tepat di bawahkuncup daun, karena disitulah
terkumpul
zat pembentuk akar yang disebutrizokalium. Dalam satu cabang bisa dibuat satu atau lebih sayatan (cangkok  berantai). b.Cabang besar Batasan cabang besar disini adalah cabang yang diameternya melebih 2cm. Dengan besarnya cabang ini maka diperlukan perimbanga jumlah akar yang sesuai untuk memasok air dan zat hara yang nantinya diperlukansetelah hasil cangkokan ditanam. Perakaran yang tumbuh dari bentuk  penyayatan seperti pada cabang kecil sering kurang memadai. Oleh karenaitulah bentuk sayatan dibuat sedemikian rupa agar bidang yang nantinyaditumbuhi akar menjadi luas. Setelah kulit kayu tersayat akan tampak kambium. Kambium yang umumnya terdapat hanya pada tanaman dikotilini merupkan suatu tabunga yang berada antara xilem dan floem. Hasil kerjakambium erupa pertambahan lingkaran batang berkayu. Untuk menghindari

Activity (7)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 thousand reads
1 hundred reads
Nisfi Yuniar liked this
Nina Coke liked this
Haris Dwijayanto liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->