Welcome to Scribd. Sign in or start your free trial to enjoy unlimited e-books, audiobooks & documents.Find out more
Download
Standard view
Full view
of .
Look up keyword
4Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Teori Kehamilan Teori perslinan

Teori Kehamilan Teori perslinan

Views: 105|Likes:

More info:

Categories:Types, Research
Published by: Ririen Triana Suhaeli on Oct 08, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
Visibility:Private
See more
See less

07/01/2013

pdf

text

original

 
6
BAB IITINJAUAN PUSTAKAA.
 
Konsep Teori1.
 
Kehamilana.
 
Pengertian
1)
 
Kehamilan umumnya berlangsung 40 minggu atau 280 hari darihari pertama haid terakhir. Kehamilan aterm ialah usia kehamilanantara 38 sampai 42 minggu dan ini merupakan periode di manaterjadi persalinan normal. Kehamilan antara 28 dan 36 minggudisebut kehamilan prematur . Kehamilan yang melewati 294 hariatau lebih 42 minggu lengkap disebut sebagai post term ataukehamilan lewat waktu (Wiknjosastro, 2007).2)
 
Kehamilan adalah suatu peristiwa alami dan fisiologis yang terjadipada wanita yang didahului oleh suatu peristiwa fertilisasi yangmembentuk zigot dan akhirnya menjadi janin yang mengalamiproses perkembangan di dalam uterus sampai proses persalinan(Netti Herlina, 2006).3)
 
Kehamilan normal adalah masa kehamilan dimulai dari konsepsisampai lahirnya janin. Lamanya hamil normal adalah 280 hari (40minggu atau 9 bulan 7 hari) dihitung dari hari pertama haidterakhir. Kehamilan dibagi dalam 3 triwulan yaitu triwulan pertamadimulai dari konsepsi sampai 3 bulan, triwulan kedua dari bulankeempat sampai 6 bulan, triwulan ketiga dari bulan ke tujuhsampai sembilan bulan (Abdul Bari Saifuddin, 2006)
b.
 
Etiologi
 
Untuk tiap kehamilan harus ada spermatozoon, ovum,pembuahan ovum (konsepsi), dan nidasi hasil konsepsi. (Wiknjosastro,2002).Kehamilan terjadi jika ada pertemuan dan persenyawaan antarasel telur (ovum) dan sel mani (spermatozoon) yang dilanjutkan denganproses nidasi dan plasentasi. (Mochtar, 1998)
 
 
7
c.
 
Fisiologi
 
1. Konsepsi
Tiap bulan seorang wanita melepaskan 1 sampai 2 sel telurdari indung telur yang ditangkap oleh
 fimbriae
kemudian masuk kedalam saluran telur.Pada saat persetubuhan, semen ditumpahkan kedalam vaginadan berjuta-juta (3cc) sel sperma masuk kedalam rongga rahimmenuju saluran telur (tiap cc sperma mengandung 40-60 juta selsperma). Pembuahan terjadi pada
ampula tuba palloppi.
(Manuaba,1998 hal. 98-99)Hanya satu sperma yang memiliki kapasitasi atau kemampuanuntuk membuahi. Pada sperma ini ditemukan peningkatankonsentrasi DNA dinukleusnya dan kaputnya lebih mudahmenembus oleh karena diduga dapat melepaskan
hialuronidase
.Sesudah itu
 zona pellusida
segera berubah danmempunyai sifat tidak dapat dilintasi oleh sperma yang lain.(Wiknjosastro, 2005 hal 57 – 58)Dengan masuknya inti spermatozoa kedalam sitoplasmavitellus membangkitkan kembali pembelahan dalam inti ovumyang dalam keadaan metaphase. Proses pemecahan danpematangan mengikuti bentuk anaphase dan telophase sehinggapronucleusnya menjadi haploid. Pronucleus spermatozoa dalamkeadaan haploid saling mendekati dengan inti ovum yang kinihaploid bertemu dalam pasangan pembawa tanda dari pihak priadan wanita (Manuaba, 1998 hal 99)Sesudah pembelahan maka ovum menjadi 22 Kromosomotosom serta 1 kromosom X, spermatozoon mempunyai 1kromosom X atau 1 Kromosom Y. Zigot hasil pembuahanmemiliki 44 kromosom otosom serta 2 kromosom X tumbuhmenjadi janin wanita sementara yang memiliki 44 kromosom serta
 
 
8
1 kromosom X dan 1 kromosom Y akan tumbuh menjadi janinlaki-laki.
a.
 
Stadium Morulla
Dalam beberapa jam setelah pembuahan terjadi mulailahpembelahan zigot.. Dalam 3 hari terbentuk suatu kelompok selyang sama besarnya. Hasil konsepsi ini berada dalam stadium
 Morulla
. Sel bagian dalam morulla merupakan massa sel dalam,sedangkan sel – sel sekitar membentuk massa sel luar. Massa seldalam akan membentuk jaringan – jaringan embrio sebenarnya,sementara massa sel luar akan membentuk trofoblas yangkemudian akan ikut membentuk plasenta.
Nidasi (implantasi)
Setelah mengalami stadium morula hasil konsepsi disalurkan teruske arah kavum uteri dan mulai mengalami stadium blastula.
b.
 
Stadium Blastulla
Dalam kavum uteri hasil konsepsi mencapai tingkat stadium
 Blastula.
Pada stadium ini sel – sel yang lebih kecil akanmembentuk dinding blastula, akan menjadi trofoblas padapermulaan minggu kedua, blastokista sebagian tertanam ke dalamstroma endometrium dan menjelang akhir minggu keduablastokista telah tertanam seluruhnya, dan di mulailah sirkulasiutero-plasenta.Saat nidasi kadang-kadang terjadi perdarahandesidua yang disebut sebagai tanda
hartman
. Jika nidasi ini terjadibarulah disebut sebagai kehamilan.
c.
 
Stadium Gastrulla
Gastrulasi yaitu proses yang membentuk ketiga lapisangerminal pada embrio (ektoderm, mesoderm dan endoderm) danterjadi pada minggu ketiga. Setelah nidasi akan terjadi diferensiasisel – sel blastula. Sel – sel yang lebih kecil dekat eksosellommembentuk endoderm dan yolk salk sedangkan sel – sel yang lebih

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->