Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more ➡
Download
Standard view
Full view
of .
Add note
Save to My Library
Sync to mobile
Look up keyword
Like this
8Activity
×
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Beton 2

Beton 2

Ratings: (0)|Views: 924|Likes:

More info:

Published by: Maria Valencia Febryani on Oct 09, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, DOCX, TXT or read online from Scribd
See More
See less

07/15/2013

pdf

text

original

 
Teknologi BahanBETONMaria Valencia 022 2011 0010
1
Phanteon,
27SM
,
Roma.
Sumber: www.romresan.se
Bab 1
PENDAHULUAN
Beton (concrete) adalah salah satu material yang biasanya dipakai dalam bidang arsitekturuntuk membuat struktur, pondasi, jembatan, jalan, bendungan, pipa, tembok, dan lain-lain.Periode waktu tentang kapan beton pertama kali ditemukan tergantung pada bagaimanaseseorang menafsirkan istilah bahan mentah beton. Bahan-bahan kuno adalah semen kasar dibuat denganmenghancurkan dan membakar gipsum atau kapur. Ketikapasir dan air ditambahkan ke semen-semen ini, merekamenjadi mortar, yang merupakan bahan seperti plester yangdigunakan untuk menyatukan batu. Selama ribuan tahun,bahan-bahan ini diperbaiki/diimprovisasikan dengan material lainnya sampai ditemukannyabeton modern.Beton jaman sekarang dibuat dengan menggunakan campuran antara semen portland/semenhidrolik yang lain, agregat kasar (split), agregat halus, dan air dengan atau tanpa bahantambahan yang membentuk masa padat (definisi beton menurut SK-SNI 03-2847-2000). Ronggadi antara bahan-bahan kasar diisi oleh bahan-bahan halus. Hal ini memberi gambaran bahwaharus ada perbandingan optimal antara agregat campuran yang bentuknya berbeda-beda agarpembentukan beton dapat dimanfaatkan oleh seluruh material.Makalah ini membahas tentang material penyusun beton, karakteristik beton, prosespembuatan beton, jenis-jenis beton, cara perawatan beton, dan juga terdapat beberapagambar bangunan yang material utamanya terbuat dari beton.
 
Teknologi BahanBETONMaria Valencia 022 2011 0010
2
Bab 2
ISI
2.1
 
Material dan produk campuran penyusun beton
2.1.1 Material penyusun beton secara umum dibedakan atas:2.1.1.1 Semen Portland: bahan pengikat hidrolik(Referensi: SK SNI S-04-1989-F)
 
Semen tipe I, semen yang biasa dipakai untuk konstruksi umum yang tidakmemerlukan persyaratan khusus. Contohnya, untuk pembangunan perumahanmassal.
 
Semen tipe II, tipe semen yang tahan terhadap sulfat dan panas hidrasi sedang.Biasanya digunakan untuk konstruksi di daerah pinggiran pantai.
 
Semen tipe III, sangat tepat bagi kontraktor yang menginginkan kekuatan di awal(early high strength) atau konstruksi dengan syarat kekuatan yang tinggi.
 
Semen tipe IV, tipe yang menginginkan adanya panas hidrasi yang rendah untukmemperlambat pengerasan. Biasa dipakai di daerah yang mempunyai suhu ekstrim.
 
Semen tipe V, tipe semen yang tahan terhadap sulfat.2.1.1.2
 
Agregat campuran: bahan batu-batuan yang netral (tidak bereaksi) dan merupakanbentuk sebagian besar beton (misalnya: pasir, kerikil, batu-pecah, basalt)Penggunaan bahan batuan dalam adukan beton berfungsi :
 
Menghemat penggunaan semen Portland,
 
Menghasilkan kekuatan yang besar pada betonnya,
 
Mengurangi susut pengerasan,
 
Mencapai susunan pampat beton dengan gradasi beton yang baik,
 
Mengontrol workability adukan beton dengan gradasi bahan batuan baik. (Antono,1995)2.1.1.3
 
AirFungsi dari air disini antara lain adalah sebagai bahan pencampur dan pengaduk antarasemen dan agregat. Pada umumnya air yang dapat diminum memenuhi persyaratan
 
Teknologi BahanBETONMaria Valencia 022 2011 0010
3
sebagai air pencampur beton, air ini harus bebas dari padatan tersuspensi ataupunpadatan terlarut yang terlalu banyak, dan bebas dari material organik
(Mindess et al.,2003).
Persyaratan air sebagai bahan bangunan, sesuai dengan penggunaannya harusmemenuhi syarat menurut Persyaratan Umum Bahan Bangunan Di Indonesia
(PUBI-1982)
, antara lain:1.
 
Air harus bersih.2.
 
Tidak mengandung lumpur, minyak dan benda terapung lainnyayang dapat dilihatsecara visual.3.
 
Tidak boleh mengandung benda-benda tersuspensi lebih dari 2 gram/liter.4.
 
Tidak mengandung garam-garam yang dapat larut dan dapatmerusak beton (asam-asam, zat organik dan sebagainya) lebih dari15 gram / liter. Kandungan klorida (Cl),tidak lebih dari 500 p.p.m. dan senyawa sulfat tidak lebih dari 1000 p.p.m. sebagaiSO3.5.
 
Semua air yang mutunya meragukan harus dianalisa secara kimia dan dievaluasi.2.1.1.4 Bahan tambahan (admixtures) bahan kimia tambahan yang ditambahkan ke dalamspesi-beton dan/atau beton untuk mengubah sifat beton yang dihasilkan (misalnya;
‘accelerator’, ‘retarder’ dan sebagainya
.2.1.2 Produk campuran tersebut dibedakan atas :2.1.2.1
 
Batuan-semen: campuran antara semen dan air (pasta semen) yang mengeras.2.1.2.2
 
Spesi-mortar: campuran antara semen, agregat halus dan air yang belum mengeras.2.1.2.3
 
Mortar: campuran antara semen, agregat halus dan air yang telah mengeras.2.1.2.4 Spesi-beton: campuran antara semen, agregat campuran (halus dan kasar) dan airyang belum mengeras.2.1.2.5
 
Beton: campuran antara semen, agregat campuran dan air yang telah mengeras.
2.2 Karakteristik beton
2.2.1 Kelebihan beton:

Activity (8)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 hundred reads
H_fiz liked this
dhyfor liked this
Mel Endah Laili liked this
Jodi Pratama liked this
Mahara Lysna liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->