Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
1Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Akuntansi Unit Giro

Akuntansi Unit Giro

Ratings: (0)|Views: 30 |Likes:
Published by thata_oyozz

More info:

Categories:Types, Reviews, Book
Published by: thata_oyozz on Oct 09, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

10/09/2012

pdf

text

original

 
Akuntansi Unit Giro
A.
 
Pengertian Giro
 Pengertian simpanan giro atau yang lebih populer disebut rekening giro menurut Undang-Undang Perbankan Nomor 10 Tahun 1998 tanggal 10 November 1998 adalah
simpanan yang penarikannya dapat dilakukan setiap saat dengan menggunakan cek, bilyet giro, sarana perintah lainnya atau dengan cara pemindah bukuan.
 Sedangkan pengertian simpanan adalah
dana yang dipercayakan oleh masyarakat kepadabank dalam bentuk giro, deposito berjangka, sertifikat deposito, tabungan atau yang dapat dipersamakan dengan itu.
[1] Pengertian dapat ditarik setiap saat juga dapat diartikan bahwa uang yang sudah disimpandirekening giro tersebut dapat ditarik berkali-kali dalam sehari, dengan catatan dana yangtersedia masih mencukupi saldo.Penarikan dana giro oleh si pemilik hanya dapat dilakukan dengan cara perintah tertulisdari si pemiliknya sebagai dasar resmi otorisasi pendebetan rekening nasabah oleh bank.Penarikan ini dapat dilakukan sewaktu-waktu nasabah menghendakinya, dimana bank akanmenguji kebenaran nomor rekening, tanda tangan, kecukupan saldo, dan informasi lainnyayang diperlukan.[2] 
B.
 
Sifat Rekening
 Rekening giro merupakan hutang jangka pendek bank yang harus disajikan dalam hutanglancar. Setiap kali terjadi mutasi pertambahan rekening giro nasabah akan dibukukan disebelah kredit dan setiap kali terjadi pengurangan rekening giro nasabah akan dibukukandisebelah debet. Dengan demikian, saldo normal rekening giro adalah sebelah
kredit.
Apabila saldo suatu rekening giro nasabah berada pada sisi debet, maka rekening tersebutbersaldo negatif yang lazimnya dalam dunia perbankan dikenal dengan
saldo merah
atauterjadinya
 overdraft
(bersaldo negatif).Dalam terjadi saldo negatif, maka kepada pemegang giro tidak dapat lagi menarik dananya dan kepadanya tidak akan diberikan bunga atau jasa giro, melainkan akandibebankan dengan sejumlah biaya atau beban bunga yang harus dilunasi oleh nasabah yangbersangkutan. Biaya bunga tersebut memperbesar saldo debet rekening giro yangbersangkutan.[3] 
C.
 
Mutasi Pada Rekening Giro
 
 
-
 
Mutasi Debet
 
adalah
mutasi yang mengakibatkan terjadi penurunan saldo rekening nasabahyang disebabkan karena adanya penarikan dana, misalnya penarikan tunai denganmenggunakan cek, pembebanan biaya administrasi bulanan, pembebanan buku cek/BG.-
 
Mutasi Kredit
 
adalah
mutasi yang mengakibatkan terjadi penambahan jumlah saldonasabah yang disebabkan karena adanya setoran dana. Misalnya setoran kliring, setoran tunaidan pemberian jasa giro.[4] 
D.
 
Pembukuan Transaksi Giro
 Transaksi giro yang dibukukan oleh suatu bank dapat terjadi dari peristiwa seperti setorannasabah, baik tunai maupun kliring, setoran dari transfer, pemindah bukuan karena kliringatau transfer, penarikan tunai atau kliring, penambahan karena jasa atau bunga giro,pembebanan karena amanat nasabah, dan lainnya.
1)
 
Transaksi Pembukaan Rekening Giro dan Penyetoran
 Setelah memenuhi segala persyaratan pembukaan rekening giro, seorang calon nasabahdiminta untuk segera menyetor sejumlah uang tertentu sebagai setoran pertama. Sebagaicontoh, apabila Tuan Gunawan membuka rekening giro pada Bank Omega Cabang Jakartadan menyetor tunai sejumlah Rp 100 juta dan membayar tunai semua biaya administrasiseperti penerbitan buku cek sebesar Rp 50.000, maka oleh Bank Omega Cabang Jakarta akandibukukan sebagai berikut:Debet : KAS ................................................................................. Rp. 100.050.000Kredit : Giro
 – 
REKENING GUNAWAN .................................. Rp. 100.000.000Kredit : BARANG CETAKAN
 – 
BUKU CEK ............................... Rp. 50.000-
 
Penyetoran Melalui Kliring
 Apabila Gunawan kemudian menyerahkan sebuah cek giro Bank ABC sebesar Rp 10 jutauntuk disetorkan ke dalam rekening gironya, oleh Bank Omega akan dibukukan sebagaitransaksi kliring. Pengkreditan ke dalam rekening giro Gunawan akan dilakukan setelah hasilkliring tersebut dinyatakan berhasil. Untuk menampung pengkreditan
sementara
, biasanyadikreditkan ke dalam rekening warkat kliring. Warkat kliring ini dianggap sebagai debetkeluar.Pembukuan untuk transaksi penyetoran warkat kliring ini sebagai berikut:Debet : BANK INDONESIA
 – 
GIRO ............................................. Rp. 10.000.000Kredit : WARKAT KLIRING ........................................................... Rp. 10.000.000
 
 Pada waktu hasil kliring dinyatakan berhasil atau baik, akan dibukukan dengan caramenihilkan rekening warkat kliring yang sifatnya sementara, dengan ayat jurnal sebagaiberikut:Debet : WARKAT KLIRING ............................................................. Rp. 10.000.000Kredit : GIRO
 – 
REKENING GUNAWAN ....................................... Rp. 10.000.000Khusus untuk pembukaan rekening giro yang dilakukan dengan menyerahkan sebuahwarkat kliring, transaksi penarikan rekening giro baru dapat dilakukan paling cepat seharisetelah kliring diselesaikan.Seluruh transaksi penyetoran ini memiliki kode transaksi sendiri uang akan memberikaninformasi kepada manajemen bank akan jenis penyetoran. Maksud dari kode ini adalah selainmemberikan informasi juga untuk tujuan keamanan bagi pihak bank, seperti mencegahterjadinya penyetoran kliring dan penarikan giro pada hari yang sama.-
 
Penyetoran Melalui Transfer
 Apabila Gunawan menerima transfer dari seorang rekannya nasabah Bank Surya sebesarRp. 5 juta, oleh Bank Omega akan dibukukan sebagai berikut:Debet : BANK LAIN- GIRO ................................................................ Rp. 5.000.000Kredit : GIRO
 – 
REKENING GUNAWAN ........................................ Rp. 5.000.000
2)
 
PENARIKAN
 Penarikan rekening giro dapat dilakukan setiap saat setelah memenuhi persyaratantertentu. Jenis penarikan kredit antara lain dapat berupa penarikan tunai, penarikan denganmemberikan amanat bank, penarikan kliring, dan lainnya.Debet : GIRO
 – 
REKENING GUNAWAN ...................................... Rp 15.000.000Kredit : KAS RUPIAH ....................................................................... Rp 15.000.000Bila Gunawan menarik selembar cek senilai Rp 15 juta untuk dibayarkan oleh bank secaratunai, maka oleh Bank Omega akan dibukukan sebagai berikut:-
 
Penarikan Secara Kliring
 Debet : GIRO
 – 
REKENING GUNAWAN ...................................... Rp 4.000.000Kredit : BANK INDONESIA
 – 
GIRO ................................................ Rp 4.000.000Penarikan secara kliring dilakukan oleh nasabah dengan cara menerbitkan cek untuk disetorkan kepada seseorang yang merupakan nasabah bank lain. Bila Gunawan menerbitkancek sebesar Rp 4 juta dan memerintahkan Bank Omega agar menyerahkan kepada seorangnasabah di Bank Lippo, maka Bank Omega akan membukukan sebagai berikut:

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->