Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
5Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Pengaruh Nutrisi Terhadap Pubertas

Pengaruh Nutrisi Terhadap Pubertas

Ratings: (0)|Views: 93 |Likes:

More info:

Published by: Fredy Rodeardo Maringga on Oct 09, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

02/21/2013

pdf

text

original

 
Pengaruh Nutrisi terhadap Pubertas
Oleh: Fredy Rodeardo Maringga, 11060502031.
 
PendahuluanNutrisi adalah salah satu faktor penting yang mempengaruhi tumbuh kembang.Mulai dari tahapan intrauterin hingga tahapan ekstrauterin, nutrisi berperan penting bagimanusia. Nutrisi mempengaruhi permulaan pubertas, selain itu nutrisi juga diperlukandalam perubahan-perubahan yang terjadi akibat pubertas tersebut. Dalam pemicu,dijelaskan bahwa ada seorang anak perempuan berusia 7 tahun dengan status A1M2P1.Status tersebut diinterpretasikan bahwa sudah terjadi pertumbuhan payudara pada anak tersebut, yang berarti terjadinya pubertas dini. Nutrisi juga dapat mempengaruhiterjadinya pubertas dini. Dalam Lembar Tugas Mandiri ini, saya akan menjelaskanbagaimana peran nutrisi dalam pubertas.
1
 2.
 
PembahasanPubertas adalah periode pertumbuhan dan perkembangan yang cepat dimanaseorang anak secara fisik berkembang menjadi dewasa dan mampu melakukan reproduksiseksual. Proses ini diinisiasi oleh meningkatnya produksi hormon reproduksi, sepertiestrogen, progesteron, dan testosteron. Penelitian membuktikan bahwa anak-anak denganstatus gizi lebih baik cenderung mengalami pubertas lebih cepat daripada anak-anak yanglain. Hal ini menunjukkan bahwa gizi mempunyai pengaruh terhadap proses pubertas.Pada dasarnya, hal ini disebabkan pada fakta diperlukannya cadangan kalori minimaluntuk memulai proses pubertas. Sebaliknya, anak-anak dengan gizi kurang cenderungakan mengalami proses pubertas yang terlambat. Hal inilah yang mendasari fakta bahwadi negara maju, anak-anak lebih cepat memasuki masa pubertas, mengingat semakinbanyaknya anak-anak dengan status gizi
overweight 
.
1
 Lemak adalah nutrisi paling penting dalam proses pubertas. Hormon-hormonyang menginduksi terjadinya proses pubertas adalah hormon-hormon steroid yangmerupakan turunan dari lemak. Lemak juga merupakan nutrisi yang diperlukan untuk pembentukan leptin, hormon yang juga penting dalam inisiasi pubertas. Leptinmempunyai pengaruh yang kuat terhadap perilaku makan, termogenesis, dan prosesneuroendokrin. Selain itu, leptin berperan sebagai pemberi informasi kepada hipotalamusmengenai status kalori dan cadangan lemak tubuh untuk memulai pubertas. Leptin dapatmempengaruhi pubertas dengan merangsang sekresi
 Insulin-like growth factor 
I (IGF-I)
 
selain juga meningkatkan ketersediaan glukosa. IGF-I, selain adalah regulatorpertumbuhan manusia, juga memicu proliferasi dan diferensiasi lemak. IGF-I akanmengeksitasi neuron GnRH dan gonadotrop. Peningkatan kadar leptin juga berakibatpada supresi neuropeptida Y oleh hipotalamus sehingga terjadi peningkatan sekresi
Gonadotrophic Releasing Hormone
(GnRH).
1,2,3
 Sumber protein pada masa awal kehidupan juga mempengaruhi permulaanpubertas. Konsumsi protein hewani dan protein nabati dengan perbandingan cukup besarpada usia 5-6 tahun akan mempercepat mulainya proses pubertas. Sedangkan, konsumsiprotein nabati yang jauh lebih besar daripada protein hewani pada usia 3-6 tahunmeningkatkan risiko
delayed puberty
. Percepatan mulainya pubertas akibat konsumsiprotein hewani juga akan mempersingkat masa pubertas seseorang. Ada hipotesis yangmenjelaskan bahwa protein hewani akan memicu sekresi insulin dan IGF-I. Karenainsulin mensupresi IGF binding protein I, jumlah dari IGF-I yang bebas akan semakinbanyak.
1,2,,4,5
 Hormon steroid seks meningkatkan sekresi
Growth Hormone
(GH) pada anak laki-laki dan perempuan. Pada anak perempuan terjadi peningkatan GH pada awalpubertas sedangkan pada anak laki-laki peningkatan ini terjadi pada akhir pubertas.Perbedaan waktu peningkatan GH pada anak laki-laki dan perempuan serta permulaanpubertas dapat menjelaskan perbedaan tinggi akhir anak laki-laki dan perempuan.Lonjakan pertumbuhan yang terjadi pada masa pubertas juga menentukan nutrisi apayang dibutuhkan oleh seorang anak. Nutrisi tersebut berguna untuk mendukung lonjakanpertumbuhan yang terjadi. Jenis nutrisi yang dibutuhkan adalah
1,6
 a.
 
ProteinSelama masa pubertas, protein sangat dibutuhkan dalam proses lonjakan pertumbuhanyang terjadi. Total protein yang dibutuhkan pada masa pubertas ditentukan oleh beratbadan. Kekurangan asupan protein pada masa pubertas akan berakibat padaterhambatnya lonjakan pertumbuhan yang berujung pada tinggi badan dan berat badanyang rendah (
stunted 
).
1
 b.
 
Mineral dan vitaminKebutuhan mikronutrien meningkat pada masa lonjakan pertumbuhan. Vitamin danmineral dibutuhkan untuk pembentukan tulang. Jenis mikronutrien yang dibutuhkanada banyak, yaitu
 
Kalsium
 
Karena peningkatan perkembangan otot, rangka, dan endokrin, makadibutuhkan juga kadar kalsium yang lebih tinggi pada anak dalam masapubertas.
1
 
 
BesiKebutuhan zat besi juga meningkat pada masa pubertas, khususnya padawanita dimana pada saat menstruasi akan kehilangan banyak zat besi. Standarkebutuhan zat besi pada wanita usia dibawah 13 tahun (sebelum menarkhe) 8mg/hari dan pada wanita yang sudah menarkhe sebesar 15 mg/hari.Sedangkan, pada remaja pria dibutuhkan asupan zat besi sebesar 8 hingga 11mg/hari.
1
 
 
 Zinc Zinc
sangat diperlukan untuk pertumbuhan dan pematangan seksual.Meskipun kadar
 zinc
dalam plasma darah cenderung menurun pada masapubertas, penyimpanan
 zinc
meningkat secara signifikan pada masa lonjakanpertumbuhan. Pria usia 9-13 tahun dianjurkan untuk mengonsumsi
 zinc
8mg/hari dan 11 mg/hari untuk pria usia 14-18 tahun. Sedangkan, wanita usia9-13 tahun dianjurkan untuk mengonsumsi
 zinc
sebesar 8 mg/hari dan9mg/hari untuk wanita usia 14-18 tahun.
1
 
 
Asam folatPeningkatan kebutuhan asam folat juga terjadi pada masa pubertas. Hal inikhususnya terjadi pada wanita, sebagai bentuk prevensi terhadap
neural tubedefect 
pada keturunannya.
1
 
Special Situations
:a.
 
VegetarianAnak dengan gaya hidup vegetarian akan cenderung memulai pubertas pada waktuyang lebih lama daripada anak lainnya. Hal ini disebabkan oleh minimnya konsumsilemak, yang merupakan prekursor hormon-hormon seks, dan protein hewani.Akibatnya, kelenjar kelamin akan terlambat distimulasi untuk berkembang sehinggapubertas akan terhambat.
7
 b.
 
ObesitasBerbanding terbalik dengan anak dengan gaya hidup vegetarian, anak obesitas akancenderung memulai proses pubertas lebih cepat. Hal ini disebabkan kadar lemak dalam tubuh yang tinggi sehingga hormon seks yang dihasilkan akan lebih banyak 

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->