BAB I1.Shalat adalah Rukun Islam yang Paling Muliasetelah Dua Kalimat Syahadat
Allah SWT. berfirman mengenai orang-orang Musyrik:
“Apabila mereka(orang-orang musyrik) bertaubat
, mendirikan shalat, dan menunaikan zakat, makamereka adalah saudara seagama kalian”
(At-Tawbah [9]: 11). Rasulullah saw. juga bersabda:
“Islam dibangun atas lima dasar; bersaksi bahwa tiada Tuhan selain Allah dan Muhammad adalah utusan-Nya, mendirikan shalat, menunaikan zakat,melaksanakan ibadah haji, dan berpuasa pada bulan Ramadhan.”
Rasulullah juga berkata kepada Mu’az ketika beliau mengutusnya keYaman:
“Sesungguhnya kamu akan menghadapi kaum ahli Kitab, maka hendaklah pertama kali kamu mengajak mereka untuk menyembah Allah SWT., ketika merekatelah mengenal Allah
,sampaikanlah bahwa Allah memerintahkan shalat lima waktusiang dan malam.”
(Muttafaq alaih).Rasulullah saw. bersabda:
“Saya diperintahkan untuk memerangi manusia,sampai mereka bersaksi bahwa tiada Tuhan selain Allah dan Muhammad adalahutusan-Nya, mendirikan shalat, dan menunaikan zakat. Apabila mereka telahmelaksanakannya maka darah dan harta mereka terlarang bagi saya kecuali untuk hakagama Islam, dan balasan mereka ada di tangan Allah.”
(Muttafaq alaih).Dan diriwayatkan dari Abu Sa’id ra. bahwasanya seorang laki-lakiberkata kepada Nabi saw. ketika beliau sedang membagi harta rampasanperang:
"Wahai Rasulullah, bertakwalah kepada Allah!",
Rasulullah saw.bersabda:
“Celakalah kamu! Bukankah saya penduduk bumi yang paling berhak
1
Maksudnya: mereka bertaubat dari syirik, dan konsisten dengan hukum Islam
2
Dalam satu riwayat: “Hendaklah yang pertama kali kalian serukan agar merekamengesakan Allah SWT.” (Hadits). Dan hikmah di balik pendahuluan ini, sebagaimanadisebutkan oleh Syekh Abu al-Hasan an-Nadawy, bahwa: (Sesungguhnya shalat adalahpenghubung antara hamba dan pencipta, hubungan yang tiada bandingannya, tidakdijangkau kecuali orang yang mengetahui sifat hamba dan penciptanya, dan hubungan ituberasal dari sifat dan bersumber dari sifat; oleh karena itu Kitab Suci terlebih dahulumenyebutkan sifat-sifat sebelum menentukan hubungan-hubungan, mengajak untukmelaksanakan ibadah-ibadah, menetapkan kewajiban-kewajiban, mengarahkan untuk Ta’at.Maka dengan itu Aqidah mendahului Ibadah dan muamalah, Rasul mengajak untukmengesakan Allah SWT. dalam nama-nama-Nya, sifat, dan perbuatan-Nya. Sertamensucikan, memuliakan, dan mengenal-Nya dengan benar sebelum menyeru kepada hal-hal yang lain. Al-Qur’an adalah bukti yang paling nyata akan hal itu).
Leave a Comment
TERIMA KASIH