Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
6Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Bakteri nitrifikasi

Bakteri nitrifikasi

Ratings: (0)|Views: 187 |Likes:
Published by rikajuliska

More info:

Published by: rikajuliska on Oct 11, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

05/22/2013

pdf

text

original

 
Bakteri nitrifikasi
Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebasAkurasi TerperiksaLangsung ke: navigasi, cari 
Bakteri nitrifikasi
adalah kelompok  bakteri yang mampu menyusun senyawa nitrat dari senyawa amonia yang pada umumnya berlangsung secara aerob di dalam tanah.
 Kelompok bakteri ini bersifat kemolitotrof  karena menggunakan senyawa nitrogen inorganik sebagai dalam siklus hidupnya.
 Metabolisme senyawa nitrogen ini memerlukan senyawa karbon dioksida  sebagai sumber karbonnya yang diikat dalam siklus Calvin.
 Pada umumnya, bakteri nitrifikasibersifat nonmotil (tidak dapat bergerak) sehingga cenderung untuk melekat pada permukaanbenda yang ada di sekelilingnya.
 Bakteri nitrifikasi berkembang biak dengan cara membelahdiri, tetapi tidak dapat membentuk  spora.
 Proses nitrifikasi terdiri berlangsung dalam duatahapan besar yang masing-masing diperankan oleh kelompok organisme yang berbeda:
 
Nitritasi: oksidasi amonia menjadi nitrit oleh bakteri nitrit. Proses ini dilakukan oleh kelompok bakteri
 Nitrosomonas
dan
 Nitrosococcus
.
 Reaksi nitritasi.
 
Nitratasi: oksidasi senyawa nitrit menjadi nitrat oleh bakteri nitrat. Proses ini dilakukanoleh kelompok bakteri
 Nitrobacter 
.
 Reaksi nitratasi.Kelompok bakteri ini banyak ditemukan di tanah dan di lingkungan perairan, terutama bilaterdapat banyak tersedia senyawa amonia.
 Dalam bidang pertanian,nitrifikasi sangat menguntungkan karena menghasilkan senyawa yang diperlukan oleh tanaman yaitu nitrat.
 
Fiksasi Nitrogen Oleh Enzim
 
Sejarah
 fiksasi nitrogen
oleh enzim yang berasal dari sel tanaman dimulai sejak tahun 1960dengan ditemukannya aktivitas bakteri anaerob Clostridium. Setelah berhasil dilakukan padabakteri aerob Azotobacter dan bakteri simiotik duri bintil akar
,makapercobaan
 fiksasi nitrogen
dilakukan terutama pada kedelai dengan menggunakan 15 N2. darihasil percobaan itudiperoleh bahwa 15N2 mula
 – 
mula timbul dalam asam glutamate, kemudianserine, threonine atau aspargin dan NH3 (Jumin, 2002).Enzim yang mereduksi N2 menjadi NH3 adalah nitriganase, atau atom hydrogen diperoleh dariintermedia metabolisme. Peranan
 ternyata sangat ditentukan olehketersediaan meliopdenum. Ilustrasi dari reaksi N2 menjadi NH3 dapat dilihat pada reaksidibawah ini:
 adalah substrat bagi
 fiksasi
. Dengan mempergunakan 15 N
2
diketahui NH
3
memainkanperanan utama dalam
 fiksasi N 
 2
 
( Jumin, 2002 ).
Fiksasi Nitrogen Pada Tanaman Legum
 
Pada tanaman legume, pembentukan bintil akar yang efektif disamping di tentulan oleh sifatgenotip, juga ditentukan oleh galur Rhizombium yang berperan. Bintil akar diklasifikasikandalam dua kelompok yaiu kelompok efektif dan kelompok tidak efektif. Sifat tidak berbintil danberbintil akar sangat berguna untuk mengukur
 fiksasi nitrogen
dan residunya di dalam tanahterutama dalam mengatur system pola tanam, agar konsumsi pupuk dapat ditekan, tetapipertumbuhan dan produksi konsumsi pupuk dapat ditekan, tetapi pertumbuhan dan produksitetap tinggi ( Jumin, 2002 ).Mikroorganisme yang berperan dalam
 fiksasi nitrogen
dalam akar banyak spesies yang telahteridentifikasi pada beberapa pohon tropika adalah Chyanobakteri, tetapi pada sebagian besarspesies yang melaksanakan proses ini adalah organisme seperti Actionomycetes (bakteriberfilamen). Pada polong
 – 
polongan yang berperan adalah spesies bakteri dari genus Rhizobiumtertentu biasanya efektif hanya pada satu spesies polong
 – 
polongan.Rhizobium memperoleh energi karbohidrat ini mula
 – 
mula dibentuk di daun selam prosesfotosintesis dan kemudian diangkut melalui floem ke bintil akar. Sukrosa merupakan karbohidratyang paling umum dan banyak diangkut, seperti pada polong
 – 
polongan beberapa electron danATP yang diperoleh selama oksidasi dalam bakteroid digunakan untuk mereduksi N
2
enjadiNH
4+
(Jumin, 2002).
 
Proses Fiksasi Nitrogen
 
Factor
 – 
factor yang mempengaruhi proses
 fiksasi nitrogen
adalah jumlah NH
4+
didalam tanahyang terbentuk, populasi 
,reaksi tanah, aerasi, kelembaban tanah, dan suhu.Jumlah NH
4+
di dalam tanah lebih dsukai organisme yang mengikat N
2
dibanding bentuk 
 – 
 bentuk lain. Ada tiga hal penting dalam proses nitrifikasi yaitu ( Jumin, 2002 ):
 
Reaksi ini membutuhkan oksigen, oleh sebab itu proses ini berlangsung di tanah
 –
tanah yangaerasinya baik,
 
Reaksi ini membebaskan H
+
yang merupakan penyebab terjadinya pengasaman tanah biladipupuk dengan pupuk NH
4
,
 
Kecepatan perubahan dipengaruhi oleh lingkungan.
Mikrobiologi Pertanian
 Mikrobiologi pertanian adalah ilmu yang mempelajari tentang peranan mikroba dalam bidangpertanian.
 
Mikrobiologi Pertanian merupakan penggunaan Mikrobiologi untuk tujuanmemecahkan masalah-masalah praktis di bidang pertanian. Dengan demikian dapat dirumuskantugas dari Mikrobiologi Pertanian adalah mempelajari dan memanfaatkan mikrobia sebaik mungkin guna meningkatkan produksi pertanian baik kuantitas maupun kualitas dan menekankemungkinan kehilangan produksi karena berbagai sebab.Bidang pertanian juga mempunyai peran dalam penambatan nitrogen, mikororganisme tersebutadalah (baktero fotosintesis, Azotobacter, Clostridium dan Rhizobium). Proses penambahanutama terdiri atas dua reaksi yang terpisah, yaitu1) pembentukan reduktan,2) pengikatan gas nitrogen.ATP diperlukan untuk reaksi pertama yang elektronnya diteruskandari feredoksin terduksi kereduktan yang hinggga kini belum diketahui paada reaksi kedua nitrogen ditambatkan padaprotein (nitrogenase) yang mengandung molibdenum, besi dan sulfur, diperlukan untuk pemanfaatan kembali senyawa-senyawa sulfur untuk pertumbuhan tanaman. Pembentukan H2Sdari penguraian protein dapat diselesaikan oleh berbagai bakteri heterotrof. Dikarenakan padadasarnya semua protein mengandung sistein dan metionin
 – 
asam amino yang mengandungsulfur
 – 
penguraian protein yang lengkap melepaskan sulfur sebagai sulfied. Beberapa kelompok mikroorganisme yang melaksanakan daun sulfur adalah kelompok bakteri yang berbentuk benang yang melayang.Bakteri nitrifikasi adalah bakteri-bakteri tertentu yang mampu menyusun senyawa nitrat dariamoniak yang berlangsung secara aerob di dalam tanah. Nitrifikasi terdiri atas dua tahap yaitu:
 
Oksidasi amoniak menjadi nitrit oleh bakteri nitrit. Proses ini dinamakan nitritasi.

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->