• Embed Doc
  • Readcast
  • Collections
  • CommentGo Back
 
PUSTAKA GRATIS 78 - Sumber Download Ebook Gratis di Indonesia - www.pustaka78.com 
Ebook yang sedang Anda baca ini berasal dari:
w w w.pustaka78.com
Sumber Download Koleksi Ebook Wiro Sableng
Lisensi Dokumen:
@ Hak Cipta ada pada Penulis/Pengarang, Penerbitatau Sumber Online.
Seluruh dokumen dalam
Pustaka Gratis 78
semata-mata hanyasebagai kumpulan koleksi bacaan yang sebenarnya bersumber padamedia publik cetak maupun online, baik yang gratis maupun yang sudahtidak dikomersialkan lagi. Dipersilakan untuk mengutip, memodifikasi,atau menggandakan dokumen ini untuk tujuan menyebarkanpengetahuan dalam usaha pencerdasan bangsa. Jika buku ini masihdiperdagangkan, kami tetap menyarankan Anda untuk membeli versicetaknya agar dunia perbukuan di Indonesia terus maju danberkembang.
Episode Wiro Sableng(82 episode)
001-01. ( ) Empat Berewok dari Goa Sanggreng002-02. ( ) Maut Bernyanyi di Pajajaran003-03. ( ) Dendam Orang-Orang Sakti004-04. ( ) Keris Tumbal Wilayuda005-05. ( ) Neraka Lembah Tengkorak006-06. ( ) Pendekar Terkutuk Pemetik Bunga007-07. ( ) Tiga Setan Darah dan Cambuk Api Angin008-08. ( ) Dewi Siluman Bukit Tunggul009-09. ( ) Rahasia Lukisan Telanjang010-10. ( ) Banjir Darah Di Tambun Tulang011-11. ( ) Raja Rencong Dari Utara012-12. ( ) Pembalasan Nyoman Dwipa013-13. ( ) Kutukan Empu Bharata014-14. ( ) Sepasang Iblis Betina015-15. ( ) Mawar Merah Menuntut Balas016-16. ( ) Hancurnya Istana Darah017-17. ( ) Lima Iblis Dari Nanking018-18. ( ) Ki Ageng Tunggul Keparat019-19. ( ) Hidung Belang Berkipas Sakti020-20. ( ) Pendekar Pedang Akhirat021-21. ( ) Neraka Puncak Lawu022-22. ( ) Pendekar Dari Gunung Naga023-23. ( ) Siluman Teluk Gonggo024-24. ( ) Cincin Warisan Setan025-25. ( ) Penculik Mayat Hutan Roban026-26. ( ) Cinta Orang Orang Gagah027-27. ( ) Iblis Iblis Kota Hantu028-28. ( ) Khianat Seorang Pendekar029-29. ( ) Petaka Gundik Jelita030-30. ( ) Dosa Dosa Tak Berampun031-31. ( ) Bencana Di Kuto Gede032-32. ( ) Pangeran Matahari Dari Puncak Merapi033-33. ( ) Bajingan Dari Susukan034-34. ( ) Panglima Buronan035-35. ( ) Munculnya Sinto Gendeng036-36. ( ) Telaga Emas Berdarah037-37. ( ) Dewi Dalam Pasungan038-38. ( ) Maut Bermata Satu039-39. ( ) Iblis Berjanggut Biru040-40. ( ) Kelelawar Hantu041-41. ( ) Setan Dari Luar Jagat042-42. ( ) Malaikat Maut Berambut Salju043-43. ( ) Badai Di Parangtritis044-44. ( ) Dewi Lembah Bangkai045-45. ( ) Topeng Buat Wiro Sableng046-46. ( ) Manusia Halilintar047-47. ( ) Serikat Setan Merah048-48. ( ) Pembalasan Ratu Laut Utara049-49. ( ) Memburu Si Penjagal Mayat050-50. ( ) Srigala Iblis051-51. ( ) Mayat Hidup Gunung Klabat052-52. ( ) Raja Sesat Penyebar Racun053-53. ( ) Guna Guna Tombak Api054-54. ( ) Kutukan Dari Liang Kubur055-55. ( ) Pembalasan Pendekar Bule056-56. ( ) Misteri Dewi Bunga Mayat057-57. ( ) Ratu Mesum Bukit Kemukus058-58. ( ) Nyawa Yang Terhutang059-59. ( ) Pendekar Dari Gunung Fuji060-60. ( ) Bahala Jubah Kencono Geni061-61. ( ) Peti Mati Dari Jepara062-62. ( ) Serikat Candu Iblis063-63. ( ) Makam Tanpa Nisan064-64. ( ) Kamandaka Si Murid Murtad065-65. ( ) Neraka Krakatau066-66. ( ) Betina Penghisap Darah067-67. ( ) Hari Hari Terkutuk068-68. ( ) Singa Gurun Bromo069-69. ( ) Halilintar Di Singosari070-70. ( ) Pelangi Di Majapahit071-71. ( ) Ki Ageng Tunggul Akhirat072-72. ( ) Purnama Berdarah073-73. ( ) Bujang Gila Tapak Sakti074-74. ( ) Guci Setan075-75. ( ) Dendam Di Puncak Singgalang076-76. ( ) Harimau Singgalang077-77. ( ) Kutunggu Di Pintu Neraka078-78. ( ) Ninja Merah079-79. ( ) Kepala Iblis Nyi Gandasuri080-80. ( ) Sepasang Manusia Bonsai081-81. ( ) Dendam Manusia Paku082-82. ( ) Dewi Ular
Episode Wasiat Iblis(8 episode)
083-01. ( ) Wasiat Iblis084-02. ( ) Wasiat Dewa085-03. ( ) Wasiat Sang Ratu086-04. ( ) Delapan Sabda Dewa087-05. ( ) Muslihat Para Iblis088-06. ( ) Muslihat Cinta Iblis089-07. ( ) Geger Di Pangandaran090-08. ( ) Kiamat Di Pangandaran
Episode Tua Gila Dari Andalas(11 episode)
091-01. ( ) Tua Gila Dari Andalas092-02. ( ) Asmara Darah Tua Gila093-03. ( ) Lembah Akhirat094-04. ( ) Pdang Naga Suci 212095-05. ( ) Jagal Iblis Makam Setan096-06. ( ) Utusan Dari Akhirat097-07. ( ) Liang Lahat Gajahmungkur098-08. ( ) Rahasia Cinta Tua Gila099-09. ( ) Wasiat Malaikat100-10. ( ) Dendam Dalam Titisan101-11. ( ) Gerhana Di Gajahmungkur
Episode Bola Bola Iblis/petualangan Wiro di Latanahsilam(18 episode)
102-01. ( ) Bola Bola Iblis103-02. ( ) Hantu Bara Kaliatus104-03. ( ) Peri Angsa Putih105-04. ( ) Hantu Jatilandak106-05. ( ) Rahasia Bayi Tergantung107-06. ( ) Hantu Tangan Empat108-07. ( ) Hantu Muka Dua109-08. ( ) Rahasia Kincir Hantu110-09. ( ) Rahasia Patung Menangis111-10. ( ) Hantu Langit Terjungkir112-11. ( ) Rahasia Mawar Beracun113-12. ( ) Hantu Santet Laknat114-13. ( ) Badai Fitnah Latanahsilam115-14. ( ) Rahasia Perkawinan Wiro116-15. ( ) Hantu Selaksa Angin117-16. ( ) Muka Tanah Liat118-17. ( ) Batu Pembalik Waktu119-18. ( ) Istana Kebahagiaan
Episode Kembali Ke Tanah Jawa(6 episode)
120-01. ( ) Kembali Ke Tanah Jawa121-02. ( ) Tiga Makam Setan122-03. ( ) Roh Dalam Keraton123-04. ( ) Gondoruwo Patah Hati124-05. ( ) Makam Ke Tiga125-06. ( ) Senandung Kematian
Episode Badik Sumpah Darah(7 episode)
126-01. ( ) Badik Sumpah Darah127-02. ( ) Mayat Persembahan128-03. ( ) Si Cantik Dalam Guci129-04. ( ) Tahta Janda Berdarah130-05. ( ) Meraga Sukma131-06. ( ) Melati Tujuh Racun132-07. ( ) Kutukan Sang Badik
Episode 113 Lorong Kematian(10 episode)
133-01. ( ) 113 Lorong Kematian134-02. ( ) Nyawa Kedua135-03. ( ) Rumah Tanpa Dosa136-04. ( ) Bendera Darah137-05. ( ) Aksara Batu Bernyawa138-06. ( ) Pernikahan Dengan Mayat139-07. ( ) Api Cinta Sang Pendekar140-08. ( ) Misteri Pedang Naga Suci 212141-09. ( ) Kematian Kedua142-10. ( ) Kitab 1000 Pengobatan
Episode Perjanjian Dengan Roh(5 episode)
143-01. ( ) Perjanjian Dengan Roh144-02. ( ) Nyi Bodong145-03. ( ) Lentera Iblis146-04. ( ) Azab Sang Murid147-05. ( ) Api Di Puncak Merapi
Episode Dadu Setan(4 episode)
148-01. ( ) Dadu Setan149-02. ( ) Si Cantik Dari Tionggoan150-03. ( ) Misteri Pedang Naga Merah151-04. ( ) Sang Pembunuh
Episode Petaka Patung Kamasutra(6 episode)
152-01. ( ) Petaka Patung Kamasutra153-02. ( ) Misteri Bunga Noda154-03. ( ) Insan Tanpa Wajah155-04. ( ) Sang Pemikat156-05. ( ) Topan Di Gurun Tengger157-06. ( ) Nyawa Titipan
Episode Si Cantik Gila Dari Gunung Gede(8 episode)
158-01. ( ) Si Cantik Gila Dari Gunung Gede159-02. ( ) Bayi Satu Suro160-03. ( ) Dendam Mahluk Alam Roh161-04. ( ) Perjodohan Berdarah162-05. ( ) Badai Laut Utara163-06. ( ) Cinta Tiga Ratu164-07. ( ) Janda Pulau Cingkuk165-08. ( ) Bayi Titisan
Episode Kupu-Kupu Giok Ngarai Sianok(5 episode)
166-01. ( ) Kupu-Kupu Giok Ngarai Sianok167-02. ( ) Fitnah Berdarah Di Tanah Agam168-03. ( ) Mayat Kiriman Di Rumah Gadang169-04. ( ) Bulan Sabit Di Bukit Patah170-05. ( ) Kupu-Kupu Mata Dewa
Episode Malam Jahanam Di Mataram(5 Episode)
171-01. ( ) Malam Jahanam Di Mataram172-02. ( ) Empat Mayat Aneh173-03. ( ) Roh Jemputan174-04. ( ) Dua Nyawa Kembar175-05. ( ) Sepasang Arwah Bisu176-06. ( ) Dewi Kaki Tunggal177-07. ( ) Jaka Pesolek Penangkap Petir178-08. ( ) Tabir Delapan Mayat179-09. ( ) Delapan Sukma Merah180-10. ( ) Sesajen Atap Langit181-11. ( ) Selir Pamungkas182-12. ( ) Delapan Pocong Menari183-13. ( ) Bulan Biru Di Mataram184-14. ( ) Bidadari Dua Musim185-15. ( ) Jabang Bayi Dalam Guci
Total: 185 judul
Kunjungi PUSTAKA GRATIS 78 - www.pustaka78.com dan download GRATISkoleksi lengkap 185 Ebook Wiro Sableng lainnya.
PUSTAKA GRATIS 78 - Perpustakaan Digital Tanpa Batas - www.pustaka78.com 
 
   E   b  o  o   k   i  n   i    d   i   d  o  w  n   l  o  a   d   d  a  r   i  :  w  w  w .  p  u  s   t  a   k  a   7   8 .  c  o  m
 BASTIAN TITO KEMBALI KE TANAH JAWA
BAB I
Malam gelap gulita. Tak nampak rembulan tak kelihatan kelipan bintang. Udara dinginmenusuk tulang sampai ke sumsum. Hembusan angin laksana menyayat kulit. Suasana sunyi dikawasan bukit-bukit karang sesekali dipecah oleh suara deburan ombak yang datang dari arahTeluk Penanjung – Pangandaran, menghantam kaki bukit karang.Di arah timur, dua bukit karang menjulang tinggi menghitam. Di antara dua batu karangini terbentang satu jurang dalam gelap gulita. Sesekali terdengar suara aneh seperti ngiang tiupanseruling. Itulah suara angin yang terpesat berputar masuk ke dalam jurang, tenggelam lalumenebar di dasarnya tak mampu bergerak naik kembali.Di salah sau sisi barat jurang pada kedalaman hanya sekitar dua puluh kaki terdapat bagian dinding jurang mencekung ke dalam membentuk goa seluas hampir 20 kaki persegi. Dariatas jurang goa besar ini tidak kelihatan karena tertutup tubir batu dan semak belukar rimbun. Di pertengahan goa, tenggelam dalam kegelapan ada sebentuk batu berlumut setinggi menusia yangduduk bersila.Beberapa benda hidup bergerak menjalar di permukaan batu. Yang pertama adalahsepasang ular besar berwarna coklat kehitaman. Walau tempat itu gelap gulita tapi dua sosok  binatang ini memancarkan kilap yang menggidikkan. Benda hidup lainnya yang menjalar di atas batu adalah empat ekor kalajengking berkaki biru. Lalu masih ada tiga ekor lipan berwarna merahyang disebut lipan bara. Dari bentuk dan warna binatang-binatang itu jelas sekali mereka semuaadalah binatang-binatang berbisa sangat berbahaya. Jangankan manusia, seekor kerbaupun jikasampai dipatuk atau disengat akan menemui ajal dalam waktu singkat!Tak berapa jauh di sebelah kiri belakang batu besar di tengah pedataran, satu sosok kelihatan mendekam duduk. Dari mulutnya yang berkomat-kamit tiada henti keluar suara halus berkepanjangan seperti orang tengah membaca. Dua lututnya dilipat di atas dada, dua tanganmemegang sebuah benda yang ternyata adalah lembaran-lembaran daun kering dibentuk demikian rupa hingga menyerupai sebuah kitab. Salah satu jari kelingkingnya yakni yang sebelahkiri buntung. Sikapnya saat itu benar-benar lagak seorang yang tengah membaca. Dia memegangkitab sambil sepasang mata dan kepala bergerak dari kiri ke kanan, kembali ke kiri lalu balik lagike kanan.Pada bagian depan kitab yang merupakan sampul depan tertera tulisan “Kitab WasiatIblis”. Tapi di sebelah belakang ada lagi tulisan lain berbunyi “Kitab Wasiat Malaikat”. Dan yanganehnya, halaman-halaman dalam kitab dua judul itu sama sekali tidak ada tulisannya, kosongmelompong. Lalu apa yang dibaca orang ini demikian asyiknya sampai-sampai mata dankepalanya bergerak ke kiri dan ke kanan sementara mulutnya mengeluarkan suara menyerupaiorang sedang membaca?!Sesekali sambil membaca orang ini melirik ke arah batu besar yang dijalari ular, lipan dankalajengking. Mulutnya sesaat berhenti berkomat-kamit. Dia menyeringai lalu teruskan bacaannya. Begitu terus-menerus.Orang ini sebenarnya masih muda. Tapi cacat di wajahnya serta badan dan rambut yangtidak terpelihara membuat dia kelihatan tua. Hidungnya yang mancung agak miring ke kiri pertanda tulang hidungnya pernah patah. Lalu pipi dan rahang sebelah kiri melesak ke dalamhingga wajahnya kelihatan pencong. Mungkin tulang pipi serta rahang itu juga pernah cidera.Kemudian mata kiri tidak wajar keadaannya, agak terbenam ke dalam rongga, memberi kesan bahwa orang ini dulunya pernah menderita hantaman yang hebat. Masih ada satu cacat lagi di bagian kepala orang ini. Yaitu satu luka besar yang telah mongering dan meninggalkan bekas dikeningnya sebelah kiri.Di atas batu, ular coklat hitam menjalar ke bagian atas diikuti oleh pasangannya dan binatang-binatang berbisa lainnya. Di pertengahan batu dua ular membuat gerakan melilit lalumematuk bagian atas batu. Tiga ekor lipan dan empat kalajengking mencengkeramkan kakimasing-masing lalu menyengat.Saat itu juga terjadi satu keanehan. Bagian atas batu di tengah pedataran mendadak mengembang seolah binatang atau tetumbuhan laut yang tiba-tiba bergerak mekar membentengidiri dari bahaya. Ketika sekali lagi dua ular besar mematuk, dan lipan serta kalajengkingmenyengat, dari dalam batu berlumut keluar suara mengaum. Lalu batu itu bergerak. Dari sisi kiridan kanan mencuat duia benda menyerupai tangan. Astaga! Benda di tengah pedataran yangdisangka batu hitam berlumut ternyata adalah makhluk hidup yang sulit diduga apa adanyasebenarnya.Sekali ada suara mengaum. Lalu menyusul bentakan keras. “Binatang keparat! Kalianmematuk dan menyengat! Apa kalian kira enak daging tua renta ini?! Kalian merusak ketenteramanku! Lagi-lagi kalian mengacaukan samadiku! Selama ini aku biarkan kalian hidup bersama di jurang ini! Tapi dasar makhluk tidak berbudi! Saat ini putus sudah kesabaranku! Hariini aku akan menghabisi kalian!” yang membentak ternyata adalah makhluk yang disangka batutadi.
Halaman 1 of 39
 
   E   b  o  o   k   i  n   i    d   i   d  o  w  n   l  o  a   d   d  a  r   i  :  w  w  w .  p  u  s   t  a   k  a   7   8 .  c  o  m
 BASTIAN TITO KEMBALI KE TANAH JAWA
Begitu bentakan lenyap, sosok si makhluk melompat ke atas. Dalam keadaan tegak berdiriujudnya terlihat lebih nyata. Sosoknya ternyata tinggi besar. Kepalanya tertutup rambut lebat berwarna coklat kemerahan mengembang berjingkrak. Lapisan lumut yang menutupi mukanyalaksana leleh dan kini tampak kepala dengan raut muka yang mengerikan. Muka makhluk initernyata menyerupai seekor singa berwarna merah!Dua ekor ular masih menggelung. Lipan dan kalajengking masih menyengat. Tiba-tibasosok berkepala singa ini memancarkan cahaya merah. Semua binatang yang ada di tubuhnyamenggeliat dan kepulkan asap menebar bau daging terbakar!Makhluk kepala singa mengaum lalu hentakkan tumit kaki kirinya ke pedataran batu!“Wuttt… wuutttt… wuuuuttt!”Semua binatang berbisa yang masih menempel di tubuhnya tapi sudah mati terpangganghangus melesat mental ke satu arah. Yakni ke arah orang berpakaian hitam yang duduk membacadi belakang sana. Orang ini langsung berhenti membaca kitab kosong. Matanya memperhatikandua ekor ular, tiga lipan dan empat kalajengking yang bergeletakan di depannya. Dia melirik sebentar pada sosok tinggi besar berkepala singa yang tegak di sebelah sana, lalu menyeraingai.Tenggorokannya naik turun, lidahnya dijulurkan menjilat air liur.
Singo Abang 
!” orang berpakaian hitam berucap. “Enam ratus hari lebih aku berada ditempat ini bersamamu! Baru hari ini kau berbaik hati menyuguhkan makanan lezat untukku!”Orang ini masukkan kitab daun ke balik pakaiannya. Lalu beringsut ke depan.Di sebelah sana sosok tinggi besar keluarkan suara mengaum. Lalu lontarkan ucapankeras. “
 Pangeran Miring 
! Tidak usah banyak mulut! Makan saja pembagianmu!”“Ha… ha… ha! Akan aku santap dan habiskan semua!” Si baju hitam mengambil tubuhular yang matang terbakar dan masih mengepulkan asap. Seperti orang kelaparan baru bertemumakanan, ular besar dilahapnya. Dalam waktu sebentar saja ular panggang itu amblas itu masuk ke dalam perutnya.“Ha… ha! Tidak sangka enak juga makanan pembagian Singo Abang ini!” Si baju hitamtepuk-tepuk perutnya. “Ah, masih kosong! Aku masih lapar!” Lalu orang ini sambar sosok ular ke dua. Seperti tadi dalam waktu sebentar saja ular besar itu habis dimakannya. Tertawa-tawa diamelirik pada tiga lipan dan empat kalajengking. Lalu sambil usap-usap perutnya dia bertanya pada diri sendiri. “Apakah aku masih lapar?”“Pangeran Miring! Kalau kau mau makan, makan saja. Jangan banyak bicara! Selesaimakan kembali ke tempatmu duduk semula! Ingat, kau hanya boleh berada sejauh sepuluhlangkah dari dinding batu itu ! Jangan berani melanggar!”Mendengar kata-kata makhluk berkepala singa yang dipanggilnya dengan nama SingoAbang itu, orang berpakaian hitam unjukkan muka merengut. Dia mencibir lalu meludah. “Akutidak lupa pada larangan kentut busuk itu! Lebih dari enam ratus hari aku tidak boleh berjalanmelewati sepuluh langkah! Aku mulai bosan! Aku ingin jalan jauh. Aku ingin lari! Aku inginmenghirup udara di luar jurang ini! Di atas sana pasti indah pemandangannya. Bukit-bukit batu… jurang… laut di teluk. Aku tahu. Dulu aku pernah melihat…”Singo Abang mengaum.“Kalau kau berani melakukan apa yang barusan kau ucapkan, siap-siap saja menerimagebukan dariku! Mukamu akan kubuat tambah pencong! Matamu akan kubuat melesak kedua-duanya. Dan otakmu tambah kubuat miring! Biar kau benar-benar jadi Pangeran Miring seumur-umur!”“Miring! Miring! Kau selalu menyebut aku Pangeran Miring! Padahal otakmu sendiritidak waras!”“Wuttt!”Sekali lompat saja manusia kepala singa itu sudah berada di hadapan orang yang selaludipanggilnya dengan Pangeran Miring. Tangannya bergerak menjambak rambut orang lalu ditarik ke atas hingga muka mereka saling bertatapan dan terpisah hanya setengah jengkal.“Aku bicara apa adanya! Otakmu memang miring sejak kepalamu terbentur batu waktu jatuh di jurang ini! Kalau aku tidak menolong, hidupmu pasti lebih celaka dan lebih sengsara darisekarang ini! Kau bukan cuma miring tapi benar-benar gila! Sinting!”“Singo Abang! Kau selalu membangkit-bangkit semua budi pertolonganmu! Aku merasalebih baik dulu mati saja dari pada menerima pertolonganmu! Apa aku pernah meminta?!”“Jangan bicara yang bisa membuat aku marah! Pangeran Miring! Apa kau lupa aku ini bukan cuma penolongmu, tapi juga gurumu?!”Pangeran Miring mendongak lalu tertawa gelak-gelak. “Kau yang bilang begitu! Tapi akutidak pernah mengakuimu sebagai guru! Guruku hanya satu. Dia Si Muka Bangkai alias Si MukaMayat. Orangnya sudah mati! Selama ini apa yang kau ajarkan padaku! Malah aku merasa kaudiam-diam menyelidiki diriku, mempelajari semua ilmu yang aku miliki! Bukan begitu! Ha…ha… ha…!”“Murid geblek!” Singo Abang mengaum. Tangannya yang menjambak bergerak. TubuhPangeran Miring dilemparkannya ke dinding batu. Saking kerasnya sampai batu itu ada yang
Halaman 2 of 39
of 00

Leave a Comment

You must be to leave a comment.
Submit
Characters: ...
You must be to leave a comment.
Submit
Characters: ...