Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more ➡
Download
Standard view
Full view
of .
Add note
Save to My Library
Sync to mobile
Look up keyword
Like this
2Activity
×
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
KHULAFA Al-RASYIDIN PDF

KHULAFA Al-RASYIDIN PDF

Ratings: (0)|Views: 429|Likes:
Published by RulHas SulTra
Khalifah adalah gelar yang diberikan untuk pemimpin umat Islam setelah wafatnya Nabi Muhammad SAW (570–632). Kata Khalifah (خليفة) sendiri dapat diterjemahkan sebagai “pengganti” atau “perwakilan”. Pada awal keberadaannya, para pemimpin Islam ini menyebut diri mereka sebagai “Khalifah Allah” yang berarti perwakilan Allah (Tuhan). Akan tetapi, pada perkembangannya sebutan ini diganti menjadi Khalifah rasul Allah (pengganti Nabi Allah). Meskipun begitu, beberapa akademisi memilih untuk menyebut “Khalīfah” sebagai gelar bagi pemimpin umat Islam.
Khalifah adalah gelar yang diberikan untuk pemimpin umat Islam setelah wafatnya Nabi Muhammad SAW (570–632). Kata Khalifah (خليفة) sendiri dapat diterjemahkan sebagai “pengganti” atau “perwakilan”. Pada awal keberadaannya, para pemimpin Islam ini menyebut diri mereka sebagai “Khalifah Allah” yang berarti perwakilan Allah (Tuhan). Akan tetapi, pada perkembangannya sebutan ini diganti menjadi Khalifah rasul Allah (pengganti Nabi Allah). Meskipun begitu, beberapa akademisi memilih untuk menyebut “Khalīfah” sebagai gelar bagi pemimpin umat Islam.

More info:

Published by: RulHas SulTra on Oct 12, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See More
See less

12/28/2012

pdf

text

original

 
 
Oleh: Hasrul
|
Khulafa al-Rasyidin
 
1
ARTIKEL
KHULAFA AL-RASYIDIN
Oleh:
Hasrul
 
 Mahasiswa Institut PTIQ JakartaFakultas Ushuluddin (Jurusan Tafsir Hadis)
 
Khalifah adalah gelar yang diberikan untuk pemimpin umat Islam setelah wafatnya NabiMuhammad SAW (570
 – 
632). Kata Khalifah (
 
) sendiri dapat diterjemahkan sebagai
 pengganti
” atau “
 perwakilan
. Pada awal keberadaannya, para pemimpin Islam ini menyebut dirim
ereka sebagai “
Khalifah Allah
yang berarti perwakilan Allah (Tuhan). Akan tetapi, padaperkembangannya sebutan ini diganti menjadi
Khalifah rasul Allah
(pengganti Nabi Allah).Meskipun begitu, beberapa akademisi memilih untuk menyebut
 Khalīfah
sebagai gelar bagipemimpin umat Islam.Khalifah juga sering
disebut sebagai Amīr al
-
Mu'minīn (
) atau pemimpin orang yangberiman atau pemimpin orang-orang mukmin yang kadang-kadang disingkat menjadi
 Amir 
.Jelasnya, semua keterangan diatas dilihat dari arah dan keadaan yang berbeda dan maknanya tidak keluar dari ruang lingkup serta pemakaian istilah Khalifah.Wacana Kekhalifahan telah dijelaskan dan dikabarkan di dalam beberapa hadis Rasulullah SAW.Diantaranya, Rasulullah pernah mengabarkan bahwa
kekhalifahan sesudahku adalah 30 tahun
 
(H.R. Ibnu Azakir)
. Maksud hadis ini terkait dengan kepemimpinan Abu Bakar, Umar bin Khattab,Utsman bin Affan dan Ali bin Abi Thalib yang lebih dikenal dengan istilah Khulafa al-Rasyidin.Rincian kepemimpinan mereka ialah, Abu bakar memimpin 2 tahun, Umar memimpin 10 tahun,Utsman mimimpin 12 tahun dan Ali memimpin 6 tahun. Kepemimpinan 4 Khalifah ini sesuaidengan apa yang disabdakan oleh Rasulullah diatas yaitu selama 30 tahun. Hal inilah yang menjadialasan bagi sebagian orang yang berpendapat bahwa tampuk kekhalifahan hanya sebatas padaempat khalifah pertama.Keterangan diatas menyampaikan informasi bahwa masa kepemimpinan 4 khalifah pertamasebagai periode yang masih dekat dengan Kepemimpinan Rasulullah. Periode kepemimpinan inimasih meresapi dan merasakan segala praktik pemerintahan sebagaimana pada zaman Rasulullah.Oleh karena itu, 4 khalifah ini diberikan gelar
Khulafa al-Rasyidin (para pengganti yangmemperoleh Hidayah di jalan yang lurus)
. Hal ini tidaklah menafikkan khalifah sesudahnya sebabadanya orientasi yang berbeda. Khalifah dalam orientasi diatas (
Khulafaur Rasyidin
) menunjukkanpraktiknya dalam ruang lingkup keagamaan. Adapun istilah khalifah sesudahnya dan sampaisekarang mengarah pada sistem pemerintahan dalam dunia Islam atau Khilafah.
 
 
Oleh: Hasrul
|
Khulafa al-Rasyidin
 
2
ARTIKEL
Khalifah Abu Bakar (21-23 Hijriah / 632-634 Masehi)
Muhammad wafat tanpa meninggalkan pesan siapa yang harus menggantikannya sebagai pemimpinumat. Beberapa kerabat Rasul berpendapat bahwa
 Ali bin Abu Thalib.
Ia adalah menantu yangdipelihara Muhammad sejak kecil. Namun sebagian kaum Anshar, warga asli Madinah, berkumpuldi Balai Pertemuan (Saqifa) Bani Saudah. Mereka hendak mengangkat
Saad bin Ubadah
sebagaipemimpin umat.Ketegangan terjadi,
 Abu Bakar, Umar dan Abu Ubaidah
datang untuk mengingatkan mereka.Perdebatan terjadi, sampai dua tokoh Muhajirin dan Anshar
 Abu Ubaidah
dan
 Basyir anak Saad 
 membaiat Abu Bakar. Umar menyusul membaiat, demikian pula yang lainnya dan pertikaian punselesai. Selasa malam menjelang salat Isya setelah Muhammmad dimakamkan, Abu Bakar naik kemimbar di masjid Nabawi. Ia menyampaikan pidato pertamanya sebagai khalifah. Pidato yangringkas dan dan berkesan di kalangan umat Itu terjadi pada
 Juni 632, atau 11 Hijriah
.Langkah awal yang dilakukan Abu Bakar ialah mengkonsolidasikan kekuasaaan muslim di Arabia.Sepeninggal Rasullullah memicu sebagian kelompok untuk melakukan pemberontakan terhadappemerintahan. Diantaranya banyaknya kabilah-kabilah yang tidak mau lagi membanyar zakat. AbuBakar kemudian membentuk 11 regu untuk menaklukkan kabilah-kabilah yang menolak membayarzakat dan pemberontak-pemberontak lainnya. Kepemimpinan Abu Bakar pun mencatat banyak keberhasilan. Di jazirah Arab, ia telah berhasil menyatukan kembali umat Islam yang pecah setelahRasul wafat. Di masanya pula, Islam mulai menyebar ke luar jazirah Arab. Meskipun demikian, iatetap dikenal sebagai seorang yang sederhana. Ia hidup sebagaimana rakyat. Tetap pergi sendiri kepasar untuk berbelanja, serta tetap menjadi imam shalat di masjid Nabawi.
Khalifah Umar bin Khaththab
 
(23-33 Hijriah / 634-644 Masehi
Pada tahun 13 Hijriah atau 634 Masehi, Abu Bakar wafat dan Umar bin Khattab menjadikhalifah. Jika orang-orang menyebut
Abu Bakar sebagai “
Khalifah ar-
 Rasul”
, kini merekamemanggil Umar
 Amirul Mukminin
(Pemimpin orang mukmin). Saat itu, pasukan Islam tengahbertempur sengit di Yarmuk, wilayah perbatasan dengan Syria. Umar tidak memberitakan kepadapasukannya bahwa Abu Bakar telah wafat dan ia yang sekarang menjadi khalifah. Ia tidak inginmengganggu konsentrasi pasukan yang tengah melawan kerajaan Romawi itu
.
Beberapa wilayahstrategis dapat dikuasai pada masa pemerintahannya. Seperti, kota Damaskus, Aleppo, Syria,Yerusalem, Memphis (Kairo), Iskandaria hingga Tripoli, dan Ctesiphon (pusat kerajaan Persia).Dari Persia, Islam kemudian menyebar ke wilayah Asia Tengah, mulai Turkmenistan, Azerbaijanbahkan ke timur ke wilayah Afghanistan sekarang.
 
 
Oleh: Hasrul
|
Khulafa al-Rasyidin
 
3
ARTIKEL
Khalifah Utsman bin Affan
 
(33-45 Hijriah/644-656 Masehi)
Menjelang wafat, Umar bin Khattab berpesan. Selama tiga hari, imam masjid hendaknya diserahkanpada
Suhaib Al-Rumi
. Namun pada hari keempat hendaknya telah dipilih seorang pemimpinpenggantinya. Umar memberikan enam nama, mereka adalah
 Ali bin Abu Thalib, Utsman bin Affan, Zubair bin Awwam, Saad bin Abi Waqas, Abdurrahman bin Auff dan Thalhah anak Ubaidillah
.Setelah melalui musyawarah, komite ini memilih Utsman bin Affan dari kalangan Bani Umayyah.Pada masa Utsman, kekuatan Islam melebarkan ekspansi. Untuk pertama kalinya, Islam mempunyaiarmada laut yang tangguh.
 Muawiyah bin Abu Sofyan
yang menguasai wilayah Syria, Palestina danLibanon membangun armada itu sekitar 1.700 kapal yang dipakainya untuk mengembangkanwilayah ke pulau-pulau di Laut Tengah. Siprus, Pulau Rodhes digempur, Konstantinopel punsempat dikepung. Selain itu, ekspedisi damai ke Tiongkok dilakukan. Saad bin Abi Waqqasbertemu dengan
Kaisar Chiu Tang Su
dan sempat bermukim di Kanton.Namun, Ustman mempunyai kekurangan yang serius. Ia terlalu banyak mengangkat keluarganyamenjadi pejabat pemerintah. Posisi-posisi penting diserahkannya pada keluarga Umayyah. Yangpaling kontroversial adalah pengangkatan
 Marwan bin Hakam
sebagai sekretaris negara. Banyak yang curiga, Marwanlah yang sebenarnya memegang kendali kekuasaan di masa Ustman. Padatanggal 8 Zulhijah 35 Hijriah, Ustman menghembuskan nafas terakhirnya sambil memeluk Quranyang dibacanya.
Khalifah Ali bin Abu Thalib (45-51 Hijriah/655-661 Masehi)
Setelah
Utsman bin Affan wafat 
, Warga Madinah dan tiga pasukan dari
 Mesir, Basrah dan Kuffah
 bersepakat memilih Ali bin Abu Thalib sebagai khalifah baru. Menurut riwayat, Ali sempatmenolak penunjukan itu. Namun, semua mendesak Ali untuk memimpin umat. Pembaitan Ali punberlangsung di masjid Nabawi. Sebagai khalifah ia mewarisi pemerintahan yang sangat kacau. Jugaketegangan politik akibat pembunuhan Utsman.Setelah Ali terangkat sebagai Khalifah selanjutnya, keluarga Umayah hampir menguasai semuakursi pemerintahan. Dari 20 gubernur yang ada, hanya Gubernur Irak (
 Abu Musa Al-Asyari
) yangbukan keluarga Umayah. Mereka menuntut Ali untuk mengadili pembunuh Utsman. Tuntutandemikian juga banyak diajukan tokoh netral seperti janda Rasulullah (Aisyah) juga Zubair danThalhah. Setahun sudah berlalu, pembunuh Ustman belum ditindak 
.
Langkah ini makinmengundang kritik dari kelompok Aisyah, Thalhah dan Zubair. Ketiga sahabat ini pun lalumemimpin 30 ribu pasukan dari Mekah.

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->