Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more ➡
Download
Standard view
Full view
of .
Add note
Save to My Library
Sync to mobile
Look up keyword
Like this
7Activity
×
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Ukuran Variabilitas

Ukuran Variabilitas

Ratings: (0)|Views: 2,266|Likes:
Published by 109046100079
Variabilitas merupakan kondisi di mana sekumpulan skor sama atau tidak. Jika sekumpulan skor itu sama, maka distribusi tersebut tidak mempunyai variabilitas. Besar kecilnya variabilitas merupakan gambaran tentang penyebaran distribusi.
Pengertian lain menyatakan bahwa ukuran variabilitas adalah suatu ukuran yang mengukur sebaran data. Karena yang diukur adalah seberapa jauh data menyimpang dari rata-ratanya, maka ukuran variabilitas sering disebut sebagai ukuran penyimpangan (Subagyo, 1988: Bab 4).
Variabilitas merupakan kondisi di mana sekumpulan skor sama atau tidak. Jika sekumpulan skor itu sama, maka distribusi tersebut tidak mempunyai variabilitas. Besar kecilnya variabilitas merupakan gambaran tentang penyebaran distribusi.
Pengertian lain menyatakan bahwa ukuran variabilitas adalah suatu ukuran yang mengukur sebaran data. Karena yang diukur adalah seberapa jauh data menyimpang dari rata-ratanya, maka ukuran variabilitas sering disebut sebagai ukuran penyimpangan (Subagyo, 1988: Bab 4).

More info:

Published by: 109046100079 on Oct 12, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See More
See less

09/18/2013

pdf

text

original

 
1 |Page 
UKURAN VARIABILITAS
(diajukan pada mata kuliah Statistik - I)
Disusun oleh:Sevilla (109046100079)
PRODI MUAMALATKONSENTRASI PERBANKAN SYARI’AHFAKULTAS SYARI’AH DAN HUKUMUIN SYARIF HIDAYATULLAH JAKARTA2012/2013
 
2 |Page 
Variabilitas merupakan kondisi di mana sekumpulan skor sama atau tidak.Jika sekumpulan skor itu sama, maka distribusi tersebut tidak mempunyaivariabilitas. Besar kecilnya variabilitas merupakan gambaran tentang penyebarandistribusi.
1
 Pengertian lain menyatakan bahwa ukuran variabilitas adalah suatu ukuranyang mengukur sebaran data. Karena yang diukur adalah seberapa jauh datamenyimpang dari rata-ratanya, maka ukuran variabilitas sering disebut sebagaiukuran penyimpangan (Subagyo, 1988: Bab 4).
2
 Dalam artikel lain juga dinyatakan bahwa ukuran penyebaran (variabilitas)adalah suatu ukuran yang menyatakan seberapa besar nilai-nilai data berbeda ataubervariasi dengan nilai ukuran pusatnya atau seberapa besar penyimpangan nilai-nilai data dengan nilai pusatnya.
3
 Dari berbagai pengertian di atas dapat dipahami bahwa yang dimaksudukuran variabilitas (penyebaran) adalah ukuran yang mengukur seberapa jauh datayang ada menyimpang dari ukuran pusatnya (
tendency central 
).Pengukuran variabilitas sangat penting artinya, terutama untukpenggambaran serangkaian data, lebih-lebih jika seseorang ingin membandingkandua atau lebih rangkaian data. Karena dalam usaha memandingkan beberaparangakaian data, penggunaan ukuran pusat saja tidak akan memberikan hasil yangcukup lengkap, bahkan dapat memberikan hasil yang menyesatkan.Kegunaan perhitungan variabilitas adalah:
4
 1. Variabilitas memberikan indikasi bagaimana tingkat akurasi rata-rata dalammenjelaskan distribusi. Jika variabilitas kecil kemudian seluruh skor mengumpuldan setiap skor mendekati hingga rata-ratanya, maka rata-rata sampelrepresentatif untuk seluruh distribusi skor. Sebaliknya jika variabilitas besar,maka skor tersebar dan tidak mendekati harga rata-ratanya, sehingga rata-ratasampel tidak representative untuk seluruh distribusi skor.2. Variabilitas memberikan indikasi seberapa tepatnya suatu skor atau sekelompokskor menggambarkan keseluruhan distribusi. Mengingat rata-rata populasi seringtidak diketahui, maka peneliti lebih banyak menggunakan rata-rata yang berasaldari sampel. Jika variabilitas kecil, maka setiap skor akan akurat dalammenggambarkan keseluruhan distribusi. Sebaliknya, jika variabilitas sampeldistribusi besar, maka setiap skor atau sekumpulan skor tidak akurat dalammenggambarkan keseluruhan distribusi.
1
Agus Irianto.
Statistik: Konsep Dasar dan Aplikasinya 
. Jakarta: Kencana. 2004. H. 40.
2
http://www.google.co.id/url?sa=t&rct=j&q=ukuran%20variabilitas&source=web&cd=2&cad=rja&ved=0CCQQFjAB&url=http%3A%2F%2Focw.usu.ac.id%2Fcourse%2Fdownload%2F514-METODE-PENELITIAN%2Fekm_2405_handout_bab_8_- _analisis_studi_deskriptif_dan_data_dasar.pdf&ei=Ru9qUImYO4bwrQfCpYCAAw&usg=AFQjCNHuVSLoMfG4qBeg-JlWoIacpinEow
3
http://file.upi.edu/Direktori/FIP/JUR._PEND._LUAR_BIASA/196105151987031-JUANG_SUNANTO/UKURAN_VARIABILITAS_%5BCompatibility_Mode%5D.pdf
4
Agus Irianto.
Statistik: Konsep Dasar dan Aplikasinya 
. Jakarta: Kencana. 2004. h. 40-41.
 
3 |Page 
Bila diilustrasikan mengenai pengertian dan pentingnya pengukuranvariabilitas adalah sebagai berikut:
5
 Dua kelas siswa-siswa sekolah menengah, mungkin menunjukkan nilai meanyang sama dalam suatu mata ujian (sebagai contoh; mata ajaran IPA). Sungguhpunnilai meannya sama, akan tetapi kelas yang satu menunjukkan penyebaran nilai-nilaiperorangan yang lebih besar daripada kelas lainnya (seperti terlihat pada gambarberikut ini).Kelas BKelas A1 2 3 4 5 6 7 8 9 10Dari grafik tersebut terlihat bahwa nilai mean dari kedua kelas itu adalahsama, yaitu 6, tetapi nilai-nilai anak-anak dalam kelas A menunjukkan penyebarandari angka mean yang lebih besar dibandingkan dengan kelas B. Dalam kelas A,ada beberapa anak yang mendapatkan nilai-nilai tinggi seperti nilai 8, 9, 10. Akantetapi nilai-nilai yang sangat rendah juga dijumpai dalam kelas itu, yaitu nilai-nilai 2,3, dan 4. Keadaan semacam itu tidak dijumpai dalam kelas B. Anak-anak dalamkelas ini sungguhpun tidak ada yang mendapat nilai-nilai yang sangat menyolok, juga tidak ada yang mendapat nilai-nilai yang sangat menyolok buruknya. Nilaiterendah dalam kelas B ini adalah 5 sedangkan nilai yang tertinggi adalah 7. Dalamhal ini dapat dikatakan bahwa nilai yang diperoleh anak-anak dalam kelas A adalah
heterogen 
, sedangkan nilai anak-anak dalam kelas B adalah
homogen 
. Selanjutnyadari gambar tersebut terlihat bahwa di dalam kelas A terdapat anak-anak yangkecakapannya dalam mata pelajaran IPA menyebar sangat jauh dari kecakapanmean. Dalam istilah statistika dikatakan bahwa kelas A mempunyai variabilitas yanglebih besar daripada kelas B dalam soal kecakapan IPA.Berdasar kedua contoh tersebut, maka variabilitas didefinisikan sebagaiderajat penyebaran nilai-nilai variabel dari suatu tendensi sentral dalam suatudistribusi. Bilamana dari kedua distribusi, katakan distribusi A dan distibusi Bdibandingkan, dan distribusi A menunjukkan penyebaran nilai-nilai variabelnya yang
5
http://pjjpgsd.dikti.go.id/file.php/1/repository/dikti/Mata%20Kuliah%20Awal/Statistika%20Pendidikan/BAC/Statistika_Pendidikan_unit_2.pdf

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->