Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
2Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Bahasa Indonesia

Bahasa Indonesia

Ratings: (0)|Views: 574|Likes:
Published by Chicha Chichuw

More info:

Published by: Chicha Chichuw on Oct 12, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

01/05/2013

pdf

text

original

 
1
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE STAD
(STUDENT TEAM ACHIEVEMENT DIVISION)
UNTUKMENINGKATKAN KEMAMPUAN BERPIDATO SISWA KELAS VI
Disusun untuk memenuhi tugas mata kuliahTeknik Penulisan Karya Ilmiah
Dosen Pengampu: Murtono, M.PdDisusun oleh:1.
 
Daviq Budiyanto 2010-33-1412.
 
Narisa Ilmi 2010-33-1423.
 
Destyarum Dewanti 2010-33-1434.
 
Chamelia Arista 2010-33-1445.
 
Windy Rosita Mayasari 2010-33-145Semester 3Kelas C
PROGRAM STUDI PENDIDIKAN GURU SEKOLAH DASARFAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKANUNIVERSITAS MURIA KUDUS2011
 
2
BAB IIKAJIAN TEORIA.
 
Hakikat Berpidato
Berbahasa pada dasarnya adalah proses interaktif, komunikatif yangmenekankan pada aspek-aspek bahasa. Kemampuan memahami aspek-aspek tersebutsangat menentukan keberhasilan dalam proses komunikasi. Aspek-aspek bahasatersebut antara lain keterampilan menyimak, berbicara, membaca, dan menulis. Secarakarakteristik keempat keterampilan itu berdiri sendiri, namun dalam penggunaanbahasa sebagai proses komunikasi tidak dapat dipisahkan satu dengan yang lain. Halini menunjukkan bahwa bahasa merupakan keterpaduan dari berbagai aspek.Keterampilan berbicara selalu ada dalam setiap pembelajaran. Hal tersebutmembuktikan pentingnya penguasaan keterampilan berbicara salah satunya dalamberpidato.Kemampuan berbicara khususnya dalam berpidato merupakan kemampuanmengucapkan bunyi-bunyi artikulasi atau mengucapkan kata-kata untuk mengekspresikan, menyatakan, menyampaikan pikiran, gagasan dan perasaan (MaidarG. Arsjad dan Mukti U.S., 1988 : 17).Tujuan utama dari berpidato adalah untuk berkomunikasi. Agar dapatmenyampaikan informasi dengan efektif, sebaiknya orang yang berpidato benar-benarmemahami isi pidato. Di samping itu orang yang berpidato juga harus dapatmengevaluasi efek komunikasinya terhadap pendengar, jadi bukan hanya apa yangakan dibicarakan, tetapi bagaimana cara mengemukakannya. Bagaimanamengemukakannya, hal ini menyangkut masalah bahasa dan pengucapan bunyi-bunyibahasa tersebut. Yang dimaksud ucapan adalah seluruh kegiatan yang dilakukandalam memproduksi bunyi bahasa, yang meliputi artikulasi, yaitu posisi alat bicara,seperti lidah, gigi, bibir, dan langit-langit pada waktu membentuk bunyi, baik vokalmaupun konsonan.Untuk dapat berpidato dengan baik, orang yang berpidato selain harusmemberikan kesan bahwa ia telah menguasai isi pidato yang dibicarakan, orang yangberpidato juga harus memperlihatkan keberanian, semangat, dan harus berbicaradengan jelas dan tepat.Salah satu ragam berbicara yang sering digunakan dari dulu sampai sekarangadalah pidato. Dalam penataran-penataran, dalam peringatan-peringatan, dalam
 
3seminar-seminar, dalam perayaan-perayaan, pidato sering digunakan (Maidar G.Arsjad dan Mukti U.S., 1988 : 53). Seseorang yang memiliki kemampuan berpidatodalam forum-forum tersebut, biasanya mendapatkan tempat di hati para pendengarnya.Itulah sebabnya maka banyak orang yang ingin berusaha untuk memiliki ketrampilanberbicara dengan baik agar sanggup menyampaikan pidato dihadapan banyak orangdengan baik pula.
1.
 
Pengertian Pidato
Agus Supriatna (2007: 113) menyatakan bahwa, pidato adalah berbicara dimuka umum yang sifatnya satu arah serta bahasa lisan yang disampaikan harusmemerhatikan artikulasi serta volume suara yang jelas.Maidar G. Arsjad dan Mukti U.S (1988 : 53) mengemukakan bahwa pidatomerupakan suatu hal yang sangat penting baik pada waktu sekarang maupun padawaktu yang akan datang, karena pidato merupakan penyampaian dan penanamanpikiran, informasi, atau gagasan dari pembicara kepada khalayak ramai.Seseorang yang berpidato dengan baik, akan mampu meyakinkan pendengarnyauntuk menerima dan mematuhi pikiran, informasi, gagasan, atau pesan yangdisampaikannya.Menurut (Asul Wiyanto, 2008: 8) pidato adalah berbicara didepan umumdengan cara tertentu untuk mencapai tujuan tertentu pula. Ada empat macam caraberpidato, yaitu:a.
 
Membaca naskahDalam hal ini, orang yang berpidato tersebut mengucapkan kata-kata persisseperti yang tertulis dalam naskah pidato, tidak dikurangi dan tidak ditambahi.b.
 
MenghafalDalam hal ini, orang yang berpidato menyuarakan naskah pidato yang telahdihafalkan sebelumnya, biasanya dilakukan untuk pidato pendek. Dalampidato dengan cara menghafal naskah mempunyai resiko besar yaitu apabilatiba-tiba lupa lanjutan kata-kata yang akan diucapkan.c.
 
SpontanitasDalam hal ini, orang yang berpidato tidak melakukan persiapan terlebihdahulu. Pembicara tidak menyiapkan naskah, tidak membaca naskah, dan juga tidak menghafalkan naskah. Bahkan, menulis pokok-pokok isi pidato

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->