Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more ➡
Download
Standard view
Full view
of .
Add note
Save to My Library
Sync to mobile
Look up keyword
Like this
7Activity
×
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Modul Akuntansi Pajak

Modul Akuntansi Pajak

Ratings: (0)|Views: 2,973|Likes:
Published by Surya Apriyanto

More info:

Published by: Surya Apriyanto on Oct 12, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See More
See less

05/31/2013

pdf

text

original

 
 
 Modul
 
AKUNTANSIPERPAJAKAN
 
DIKLAT TEKNIS SUBSTANTIF DASAR PAJAK II
Disusun Oleh : Drs. Basri Musri, Ak.,M.M.
PUSDIKLAT PAJAK 
 
BADAN PENDIDIKAN DAN PELATIHAN KEUANGANDEPARTEMEN KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA
Jl. Sakti Raya No. 1, Kemanggisan, Jakarta 11480Telepon (021) 5481145 Fax (021) 5481394http://www.bppk.depkeu.go.id/webpajak
 
 
 PUSAT PENDIDIKAN DAN PELATIHAN PAJAK BADAN PENDIDIKAN DAN PELATIHAN KEUANGAN 
MODUL AKUNTANSI PERPAJAKAN@DTS DASAR PAJAK II HALAMAN 1
BAB-IKETENTUAN PEMBUKUAN MENURUT PERPAJAKAN1. PENGERTIAN PEMBUKUAN
Pembukuan adalah suatu proses pencatatan yang dilakukan secara teratur untuk mengumpulkan data dan informasi keuangan yang meliputi harta, kewajiban, modal,penghasilan dan biaya, serta jumlah harga perolehan dan penyerahan barang atau jasa,yang di tutup dengan menyusun laporan keuangan berupa neraca, dan laporan laba rugiuntuk periode Tahun Pajak tersebut.
2. KONSEP DASAR AKUNTANSI PAJAK2.1.
 
PENGUKURAN DALAM MATA UANG
Satuan mata uang adalah alat pengukur yang sangat penting dalam dunia usaha danakuntansi. Kita tidak dapat menambahkan persediaan barang dagangan dengan aktivatetap dalam neraca jika tidak mempunyai alat ukur yang sama . Agar kedua harta inidapat dijumlahkan, kita membutuhkan alat pengukur yaitu mata uang sebagaidenominator. Dengan alat pengukur ini kita jelas dapat mengukur besarnya harta,kewajiban, modal, penghasilan dan biaya. Apakah ketentuan perpajakan di Indonesiamengacu konsep ini, dapat kita cermati dari ketentuan dalam Pasal 28 ayat [ 4 ]U.U.No. 28 Tahun 2007 yang mewajibkan agar
 
pembukuan atau pencatatan
tersebut
harus diselenggarakan dengan menggunakan satuan mata uangrupiah
 2.2.
 
KESATUAN AKUNTANSI
Suatu usaha dinyatakan terpisah dari pemilknya. Transaksi yang terjadi denganperusahaan bukanlah transaksi perusahaan dengan pemiliknya. Karena itu hartaperusahaan bukan kepunyaan pemilik. Demikian pula kewajiban perusahaan bukankewajiban pemilik. Pemilik dan perusahaan adalah dua lembaga yang sama sekaliterpisah.Apakah ketentuan perpajakan di Indonesia mengacu konsep ini, dapat kita cermatidari ketentuan Pasal 9 ayat [ 1 ] huruf huruf b U.U.No. 36 Tahun 2008 menyatakan
untuk menentukan
 
 
besarnya penghasilan kena Pajak
bagi Wajib Pajak dalamnegeri dan bentuk usaha tetap
tidak boleh dikurangkan biaya yang dibebankanatau dikeluarkan untuk kepentingan pribadi
pemegang saham, sekutu, atauanggota
.
 
 PUSAT PENDIDIKAN DAN PELATIHAN PAJAK BADAN PENDIDIKAN DAN PELATIHAN KEUANGAN 
MODUL AKUNTANSI PERPAJAKAN@DTS DASAR PAJAK II HALAMAN 2
2.3
 
KONSEP KESINAMBUNGAN
Konsep ini beranggapan bahwa tujuan pendirian suatu usaha adalah untuk berkembang dan hidup seterusnya. Apakah ketentuan perpajakan di Indonesiamengacu konsep ini, dapat kita cermati dari ketentuan dalam Pasal 25 ayat [1 ]U.U.No.36 Tahun 2008 yang menyebutkan
 
besarnya angsuran pajak dalamtahun pajak berjalan
yang harus dibayar sendiri oleh Wajib Pajak untuk 
 
setiapbulan
adalah
sebesar PPh yang terutang menurut
SPT PPh tahun pajak yang lalu
 2.4
 
KONSEP NILAI HISTORIS
Menurut konsep ini transaksi bisnis dicatat berdasarkan harga pada saat pertukaran.Dengan dasar konsep ini harta yang ada dalam Neraca tidak dinilai dengan hargapasar tetapi dengan harga perolehannya. Misalnya persediaan barang dagangandibeli pada akhir tahun 2008 dengan harga Rp.200.000.000. Akuntansi akanmencatatnya sebesar uang yang dibayarkan walaupun kemudian ternyata pada tahun2009 harga persediaan tersebut misalnya menjadi Rp. 225.000.000. Apakahketentuan perpajakan di Indonesia mengacu konsep ini, dapat kita cermati dariketentuan dalam Pasal 10 ayat [ 6 ] U.U.No. 36 Tahun 2008
 
persediaan
danpemakaian persediaan untuk penghitungan harga pokok 
dinilai berdasarkan hargaperolehan
yang dilakukan secara rata-rata atau dengan cara mendahulukanpersediaan yang diperoleh
.
 
2.5
 
PERIODE AKUNTANSI
Periode akuntansi adalah jangka waktu tertentu yang digunakan sebagai dasar untuk menghitung posisi keuangan suatu perusahaan. Periode akuntansi dibutuhkan sesuaidengan konsep kesinambungan. Apakah ketentuan perpajakan di Indonesiamengacu konsep ini, dapat kita cermati dari ketentuan dalam Pasal 28 ayat [ 6 ]U.U.No. 28 Tahun 2007 .
Tahun pajak adalah sama dengan tahun kalender
kecuali Wajib Pajak menggunakan tahun buku yang tidak sama dengan tahun kalender
.Apabila Wajib Pajak menggunakan tahun buku yang tidak sama dengan tahunkalender, penyebutan tahun pajak yang bersangkutan menggunakan tahunyang di dalamnya termasuk 6 (enam) bulan atau lebih.

Activity (7)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 hundred reads
1 thousand reads
Sabam Simbolon liked this
ihsan2all liked this
Ahmad Saladin liked this
Vania Raisa liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->