Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more ➡
Download
Standard view
Full view
of .
Add note
Save to My Library
Sync to mobile
Look up keyword
Like this
1Activity
×
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Penjelasan Mikroskop Dan

Penjelasan Mikroskop Dan

Ratings: (0)|Views: 223|Likes:
Published by setiaml

More info:

Published by: setiaml on Oct 14, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, DOCX, TXT or read online from Scribd
See More
See less

10/14/2012

pdf

text

original

 
Penjelasan Mikroskop dan Keterangannya
micron
= kecil dan
scopos
= tujuan) adalah sebuah alat untuk melihat obyek yang terlalu kecil untuk dilihat dengan mata telanjang. Ilmu yang mempelajari benda kecil dengan menggunakan alat ini disebut mikroskopi,dan kata mikroskopik berarti sangat kecil, tidak mudah terlihat oleh mata. Mikroskop yaitu salah satu alat optik yangdigunakan untuk perbesaran benda
 – 
benda dengan sangat kecil (mikro).
Jenis-jenis mikroskop
 Jenis paling umum dari mikroskop, dan yang pertama diciptakan, adalah
mikroskop optis
.Mikroskop ini merupakan alat optik  yang terdiri dari satu atau lebih lensa yang memproduksi gambar yang diperbesar dari sebuah benda yang ditaruh di bidang fokal dari lensa tersebut.Berdasarkan sumber cahayanya, mikroskop dibagi menjadi dua, yaitu, mikroskop cahaya dan mikroskop elektron.Mikroskop cahaya sendiri dibagi lagi menjadi dua kelompok besar, yaituberdasarkan kegiatan pengamatan dan kerumitan kegiatan pengamatan yang dilakukan.Berdasarkan kegiatan pengamatannya, mikroskop cahaya dibedakan menjadi mikroskop diseksiuntuk mengamati bagian permukaan dan mikroskop monokuler dan binokuler untuk mengamatibagian dalam sel. Mikroskop monokuler merupakan mikroskop yang hanya memiliki 1 lensaokuler dan binokuler memiliki 2 lensa okuler. Berdasarkan kerumitan kegiatan pengamatan yangdilakukan, mikroskop dibagi menjadi 2 bagian, yaitu mikroskop sederhana (yang umumnyadigunakan pelajar) dan mikroskop riset (mikroskop
dark-field 
, fluoresens, fase kontras,
 Nomarski DIC 
, dan konfokal).
Struktur mikroskop
 Ada dua bagian utama yang umumnya menyusun mikroskop, yaitu:
 
Bagian optik, yang terdiri dari kondensor, lensa objektif, dan lensa okuler.
 
Bagian non-optik, yang terdiri dari kaki dan lengan mikroskop, diafragma, meja objek,pemutar halus dan kasar, penjepit kaca objek, dan sumber cahaya.
Pembesaran
 
Tujuan mikroskop cahaya dan elektron adalah menghasilkan bayangan dari benda yangdimikroskop lebih besar. Pembesaran ini tergantung pada berbgai faktor, diantaranya titik fokuskedua lensa( objektif f1 dan okuler f2, panjang tubulus atau jarak(t) lensa objektif terhadap lensaokuler dan yang ketiga adalah jarak pandang mata normal(sn). Rumus:
Sifat bayangan
Baik lensa objektif maupun lensa okuler keduanya merupakan lensa cembung. Secara garis besarlensa objektif menghasilkan suatu bayangan sementara yang mempunyai sifat semu, terbalik, dandiperbesar terhadap posisi benda mula-mula, lalu yang menentukan sifat bayangan akhirselanjutnya adalah lensa okuler. Pada mikroskop cahaya, bayangan akhir mempunyai sifat yangsama seperti bayangan sementara, semu, terbalik, dan lebih lagi diperbesar. Pada mikroskopelektron bayangan akhir mempunyai sifat yang sama seperti gambar benda nyata, sejajar, dandiperbesar. Jika seseorang yang menggunakan mikroskop cahaya meletakkan huruf A di bawahmikroskop, maka yang ia lihat adalah huruf A yang terbalik dan diperbesar.Di Jurusan Teknik Geologi, mikroskop yang umum digunakan ada dua yaitu mikroskoppolarisasi dan mikroskop binokuler.Kedua mikroskop ini mempunyai beberapa perbedaan, antara lain :v Mikroskop binokuler mempunyai dua lensa okuler sedangkan mikroskop polarisasi hanyamemepunya satu lensa okuler.v Mikroskop binokuler digunakan untuk mengamati preparat fosil sedangkan mikroskoppolarisasi digunakan untuk mengamati sayatan tipis pada batuan dan mineral.v Mikroskop binokuler memerlukan cahaya dari luar untuk pengamatan fosil yang bukan dalambentuk sayatan tipis, walaupun sudah ada sumber cahaya dari mikroskop tersebut sedangkanmikroskop polarisasi tidak memerlukan cahaya dari luar.Dalam praktikum ini, mikroskop yang digunakan yaitu mikroskop binokuler. Secara garis besar ,mikroskop ini mempunyai tiga bagian utama ;1.
 
tubus2.
 
meja objek 3.
 
kaki mikroskop
 
1. Eye piece; tempat untuk melihat medan pandang.2. Dioptering; bagian dari lensa okuler yang berbentuk cincin, berfungsi untuk mengatur ataumemutar kedudukan lensa okuler.3. Pengatur jarak lensa okuler; mengatur jarak lensa yang disesuaikan dengan mata orang yangmelakukan pengamatan.4. Lensa okuler; sebagai tempat untuk mengamati atau untuk melihat preparat fosil yangdiletakkan di atas meja objek, terdiri dari 2 buah lensa okuler.5. Tubus atas; bagian dari tubus yang terdapat lensa okuler, dioptring, dan pengunci tubus atas.6. Revolver; sebagai tempat melekatnya lensa objektif dan juga untuk memutar lensa objektif sesuai dengan perbesaran yang akan digunakan.7. Sekrup pengunci tubus; mengunci kedudukan tubus sehingga tidak bergerak selamamelakukan pengamatan.8. Penjepit preparat (specimen clip); menjepit preparat selama pengamatan sehinggakedudukannya tetap dan tidak bergeser.9. Lensa objektif; sebagai alat untuk memperbesar objek yang diamati, lensa objektif ini terdiridari 4 buah lensa dengan perbesaran yang berbeda.10. Skala absis; menunjukkan posisi atau kedudukan preparat yang diamati atau menunjukkannilai pada sumbu X.11. Lengan mikroskop; sebagai pegangan pada saat mengambil atau memindahkan mikoskop.12. Skala ordinat; sebagai penentu posisi atau kedudukan preparat pada sumbu Y.13. Lubang objek; lubang yang digunakan untuk mengamati preparat pada meja objek.14. Meja objek; tempat untuk meletakkan objek yang akan diamati.15. Pengatur diafragma; mengatur pemfokusan cahay yang masuk ke meja objek.16. Pengarah kasar; mengatur jarak objek dengan peraga.17. Pengarah halus; mengatur agar diperoleh tampilan bayangan objek yang lebih jelas.18. Diafragma; untuk mengarahkan dan memusatkan cahaya.19. Pengarah absis; menggerakkan preparat dengan arah kiri kanan sesuai dengan absis atausumbu X.

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->