Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
11Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Laporan Infra Merah (Genius Siregar)

Laporan Infra Merah (Genius Siregar)

Ratings: (0)|Views: 1,002|Likes:

More info:

Published by: G'Nius CheMical ZHereg Art on Oct 14, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

06/14/2013

pdf

text

original

 
BAB IPENDAHULUAN1.1Tujuan Percobaan Praktikan
Untuk mengetahui dan dapat melakukan suatu analisa senyawa denganmenggunakan spektrofotometer infra merah sehingga diketahui gugus – gugusfungsional dari senyawa tersebut.
1.2Prinsip Percobaan
Spektro infra merah dapat digunakan untuk mempelajari sifat – sifat bahan, dimana struktur zat yang diuji dapat diamati pada spektrogram panjanggelombang vs transmittansi yang sangat spesifik dan merupakan sidik jari suatumolekul. Spektrogram zat yang diuji disbandingkan dengan spectrogram dari bahan yang sudah diketahui spektranya.
1.3Landasan Teori
1.3.1
Uji Aktivitas Reduksi asam palmitat yang termasuk golongan asamkarboksilat menjadi Alcohol dengan agen pereduksi LiAlHPendahuluan
Reduksi asam palmitat yang termasuk golongan asam karboksilat menjadialkohol yakni setil alkohol cenderung sulit dan membutuhkan agen pereduksi yang sangat kuat seperti LiAlH4. Namun tingginya kereaktifanLiAlH4ini menyebabkan perlakuan dalam penggunaannya sulit sertamemiliki keterbatasan seperti membutuhkan pelarut anhidrat dan mahal. Disisi lain, NaBH4merupakan agen pereduksi yang baik, tidak mahal dan amandalam penggunaannya, tetapi NaBH4kurangmampu mereduksiasamkarboksilatsertaderivatnya (Saeed, A., 2006). Untuk memperluas
 
 penggunaan NaBH4, kereakfitannya dapat ditingkatan dengan beberapa zattambahan seperti ZnCl2menghasilkan Zn(BH4)2(Narasimhan, S., 1998) dan juga dengan penambahan asam lewis seperti dimetil sulfat, boron trifluoridadan trifenil borat. Namun pada penelitian ini akan digunakan sistem NaBH4/BF3.Et2O untuk mereduksi asam palmitat, dimana sistem NaBH4/BF3.Et2O akan menghasilkan boran sebagai reduktor yang sangat baik, misalnya dalam mereduksi asam karboksilat aromatik danderivatnya menjadi alkohol secara langsung (Cho, S.,
et al 
., 2004). Selain itu, persen produk reduksi asam karboksilat dengan penambahan boron trifuoridalebih tinggi dibandingkan penambahan asam lewis lainnya (Cho, B.T.,1982). Sedangkan preparasi Zn(BH4)untuk mereduksi asam palmitatmenjadi setil alkohol membutuhkan waktu lama (72 jam). Oleh karena itu, penelitian ini menggunakan sistem NaBH4/BF3.Et2O guna mereduksi asam palmitat yang termasuk asam karboksilat rantai panjang untuk menghasilkansetil alkohol. Setil alkohol merupakan salah satu senyawa golongan alkoholrantai panjang atau sering disebut
 fatty alcohol 
karena diperoleh dari turunanasam lemak. Togashi, N.,
et. al.
, 2007 melaporkan bahwa beberapa
 fattyalcohol 
dengan rantai karbon lebih dari 17 memiliki aktivitas antibakteriterhadap
Stappylococcus aureus
. Oleh karena itu, perlu dilakukan penelitian mengenai sifat antibakteri yang mungkin dimiliki setil alkohol(C16) sebagai zat antara dalam sintesis
cetyl pyridinium chlorie
, suatu agenantibakteri, terhadap
Stappylococcus aureus
dan
 Escherichia coli
. Olehkarena itu, penelitian ini diharapkan asam palmitat yang termasuk hidrokarbon rantai panjang (C16) juga dapat direduksi menjadi setilalkohol dengan menggunakan sistem NaBH4/BF3.Et2O dan produk yangdiperoleh diuji aktifitas antibakterinya terhadap
Staphylococcus aureus
(gram positif) dan
 Escherichia coli
(gram negatif)
.
Bahan dan Cara Kerja
 
Alat.
Seperangkat alat refluks, labu leher tiga, corong penambah, penangaslistrik, termometer, pengaduk magnetik, gelas beker, pengaduk gelas, erlemeyer,kaca arloji, tabung reaksi, labu ukur, botol vial, timbangan analit, kertassaring, kertas aluminium foil, corong kaca, corong pisah, pipet tetes, autoklaf,inkubator, kawat ose, petridis, spiritus, jangka sorong dan spektrofotometri FT-IR.
Bahan.
Asam palmitat p.a, NaBH4 p.a., THF p.a., BF3.Et2O p.a.,diklorometan p.a., kloroform teknis dan akuades yang dapat diperoleh daritoko-toko bahan kimia,
nutrien Broth (NB)
dan
nutrien Agar (NA)
yang diperoleh dari laboratorium Biologi FMIPA UNDIP, bakteri
Staphylococcus aureus
yang diperoleh dari laboratorium Biokimia FMIPAUNDIP dan
 Escherichia coli
yang diperoleh dari laboratorium Biologi FMIPAUNDIP.
Cara Kerja1. Reduksi Asam Palmitat
Kedalam labu leher tiga yang telah dilengkapi dengan pengaduk magnet,corong penetes, pendingin bola dan tabung berisi silika, dimasukkan 2 gramasam palmitat ditambahkan ke dalam NaBH41,1369 gram setelah masing-masing dilarutkan dalam 20 mL THF. Larutan BF3.Et2O sebanyak 4 mLdalam THF ditambahkan perlahan-lahan ke dalam larutan NaBH4dan asamkarboksilat (asam palmitat) dalam THF pada temperaturkamar dankondisiinert dengan mengalirkan gas N2. Campuran diaduk terus menerusdengan magnetig stirer selama 60 jam. Kemudian campuran reaksiditambahkan H2SO42M sebanyak 4 mL dalam THF. Selanjutnya ditambah NaOH 2M sebanyak 8 mL. Setelah 10 menit, THF dibuang dengan rotaryevaporator. Produk yang telah mengental ditambahkan 25 mLdiklorometan dan dilakukan pengadukan selama ± 1 jam. Lapisan organik dipisahkan dan dievaporasi untuk memperoleh produk bebas pelarut.

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->