Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
5Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
BackpackerBorneo Flores

BackpackerBorneo Flores

Ratings: (0)|Views: 1,055|Likes:
Published by Indra Setiawan

More info:

Published by: Indra Setiawan on Oct 14, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

06/12/2014

pdf

text

original

 
r
Foto and Text by Indra Setiawan
 
FLORES
 
 Kindly
 
SALAM RANSEL..
Akhirnya ebook edisi kedua ini akhirnya dapat saya selesaikan jugadiantara sibuknya pekerjaan, kali ini kita akan bercerita tentang perjalanansolo backpacking saya menyusuri keunikan pulau Flores di Nusa TenggaraTengah, total 40 hari dalam rangkaian perjalanan ini dimulai dari Pulau Jawa,Flores, Sumbawa, Lombok dan Bali.Pulau ini memberikan pelajaran banyak bagi saya tentang kebaikandan kesehajaan. Penampilan tidak selalu mencerminkan kepribadianseseorang, hal ini terbukti dengan “sangarnya” orang-orang Flores namunkebaikan hati mereka bukan main.Kembali feedback dari para pembaca yang budiman sangat sayaharapkan demi perbaikan ebook “Backpacker Borneo” kedepannya.Terima Kasih. 
Salam,Indra SetiawanIndra.st@hotmail.com
Prakata Prakata 
Contact : Contact : 
Facebook:Backpacker BorneoNaraituhBlog:www.backpackerborneo.comEmail:kambehai
@
gmail.com
511172541
 
Ini merupakan pengalaman terlama kota Malang sebelum pendakian Gunung datang di merokok di tempat umum.Semeru kemaren, setelah ngobrol dengan Setiap penumpang di kapal inibagiku dengan menggunakan kapal laut,seorang bapak dari kota Solo akhirnya saya mendapat jatah makan 3 kali sehari, ketikamenaiki KM. Awu selama 3 hari 3 malammenggelar matras di dekatnya di dek bagian waktu makan tiba kru kapal mengumumkannyadengan tujuan kota Ende di pulau Flores daribelakang kapal di lantai 3. Sleeping bag yang di pengeras suara lalu berbondong-bondonglahkota Surabaya menjadi titik awal perjalanankusaya gunakan menolong saya dari dinginnya para penumbang untuk menuju tempatdalam lberkelana di Pulau Flores.angin malam di atas laut, dan sayapun pengambilan ransum makanan, panjangyaSedatangnya dari Malang setelahlangsung tertidur lelap.antrian para penumpang yang hendakpendakian Gunung Semeru bersama teamSaya terbangun di pagi hari karena mengambil makan hingga mengelilingi ruangElKaPe Indonesia selama 4 hari, dari Stasiunmendengar azan subuh dari Mosholla kapal makan sampai ke sebelah kapal, walaupunGubeng di Surabaya saya segera menuju Kantoryang tepat di belakan saya, walaupun sang sudah tiga bari namun tetap saja karenaPT. Pelni untuk membeli tiket kapal laut.mentari belum muncul namun di ufuk timur banyaknya penumpang kita harus menungguTernyata jamnya berubah dari yangterlihat semburat warna merah yang indah hingga setengah jam lebih, seperti di penjarasebelumnya pukul 13.00 menjadi pukul 19.00,sekali, kemudian cahaya merah tersebut saja kata bapak yang juga mengantri disehingga saya masih punya waktu untukperlahan-lahan hilang berganti dengan belakangku.bersantai di kota Surabaya.munculnya benda bulat berwarna merah Ternyata menu makannyapun alaPukul setengah enam sore saya menujuseperti kue Untuk-untuk (Kue dari Kalimantan), kadarnya, di pagi hari menunya adalah nasiPelabuhan Tanjung Perak Surabaya denganperlahan-lahan seperti keluar dari garis horizon yang agak keras di tambah dengan telur dadardiantarkan oleh kekasih tercinta, ternyata disamudra, sungguh pagi yang indah.yang sudah di potong entah menjadi berapapelabuhan sangat penuh oleh manusia, hinggaDi atas kapal ini tidak banyak yang bisa bagian, di tambah sedikit sambal yang tidakbanyak yang menggelar tikar di depandilakukan selain jalan-jalan keliling kapal, tidur pedas menurut saya.pelabuhan, saya berharap di kapal tidakdan ngobrol-ngobrol dengan penumpang lain, Sungguh menu yang sangat tidaksepenuh itu, namun ternyata begitu memasukiternyata kebanyakan penumpang di dek sekitar menggiurkan, apalagi menu makan siang danKM. Awu ternyata tidak ada lagi tempat kosongsaya adalah orang-orang dari Jawa yang ingin malam tambah parah, hanya ikan yang rasanyadi dalam kabi.memcari kerja di NTT, namun saya juga sempat hampir busuk di tambah dengan dua potongSaya berkeliling mencari tempat hinggangobrol dengan soerang pemuda asal terong yang dimasak seperti sejenis kareh.semua ruangan saya masuki namun tetap sayaMaumere bernama Bangka (hehe.. kebetulan Setiap hari para awak kapalsemua sudah ada orang yang mengisinya,waktu nulis ini di lewat dan nyolek saya). membersihkan kapal, namun membuat kitaakhirnya saya duduk di samping kapal untukDibalik penampilannya yang sangar terkejut ketika sampahnya berterbangan dimakan dan baru setelah itu mencari tempatseperti preman dengan rambut gondrongnya samping kita, selidik punya selitik ternyatauntuk menggelar matras. Ternyata kapalnyaternyata dia teman ngobrol yang baik. Dia mereka membuang langsung sampahnya kesudah sandar dari pukul 15.00 jadi merekaberkerja di singapura sebagai operator alat laut dari samping kapal, sampah plastik,yang sudah menunggu berhari-hari diberat di Bandar, di bercerita tentang disiplinnya sherefoam, dan bekas makanan segerapelabuhan langsung menguasai bagian dalamorang di sana tentang kebersihan, diapun berhamburan di atas laut.kapal.pernah di kurung karena waktu pertama kaliUntung saja saya membeli matras di
 www.backpackerborneo.com 2
 Terombang-ambing di Lautan 
 Bersama 
KM. Awu

Activity (5)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 thousand reads
1 hundred reads
Deta Tetzu liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->