Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more ➡
Download
Standard view
Full view
of .
Add note
Save to My Library
Sync to mobile
Look up keyword
Like this
3Activity
×
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Makalah Pengantar Studi Islam

Makalah Pengantar Studi Islam

Ratings: (0)|Views: 508|Likes:
Published by Ichol Kachauw

More info:

Published by: Ichol Kachauw on Oct 15, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, DOC, TXT or read online from Scribd
See More
See less

12/13/2012

pdf

text

original

 
10
BAB IPENDAHULUANA.Latar Belakang
Para ulama Hadits memberikan pengertian yang luas terhadap al-Sunnahdisebabkan pandangan mereka terhadap Nabi Muhammad saw sebagai contoh yang baik bagi umat manusia, bukan sebagai sumber hukum. Oleh karena itu, ulamaHadits menerima dan meriwayatkan al-Sunnah secara utuh atas segala berita yangditerima tentang diri Nabi saw tanpa membedakan apa-yang diberitakan itu-isinya berkaitan dengan penetapan hukum syara ataupun tidak, juga menyebutkan bahwa perbuatan yang dilakukan Nabi sebelum atau sesudah beliau diangkat menjadiRasul sebagai Sunnah.Pada pembahasan ini kami sebagai pemakalah akan menjelaskan tentangal-sunnah yang meliputi pengertian, kedudukan, fungsi dan wilayah pembahasan al-sunnah.
B.Ruang Lingkup Pembahasan
Agar pembahasan didalam makalah kami mudah dipahami, maka kamimembatasi pembahasan dalam makalah kami, yaitu :1.Pengertian al-sunnah2.Kedudukan al-sunnah3.Fungsi al-sunnah4.Wilayah kajian al-sunnah
C.Tujuan Pembahasan
1.Untuk menjelaskan Pengertian dari al-sunnah.2.Untuk menjelaskan Kedudukan al-sunnah.5.Untuk menjelaskan Fungsi al-sunnah.6.Untuk menerangkan Wilayah kajian al-sunnah
 
10
BAB IIPEMBAHASANA.Pengertian Sunnah
Sementara itu, terdapat beragam pendapat tentang pengertian sunnahmenurut terminology. Menurut ahli hadis, sunnah berarti sabda, pekerjaan,ketetapan, sifat (watak budi atau jasmani); atau tingkah laku Nabi Muhammad saw, baik sebelum menjadi Nabi maupun sesudahnya. Dalam konteks ini, pengertiansunnah sama dengan hadis. Sementara itu, menurut kalangan ahli usul fiqih, sunnahdiartikan sebagai sabda Nabi Muhammad saw yang bukan berasal dari al-Qur’an, pekerjaan, atau ketetapannya. Agak serupa dengan pendapat kedua, menurut ahlifiqih sunnah dimaknai sebagai hal-hal yang berasal dari Nabi Muhammad saw baik  berupa ucapan maupun pekerjaan, tetapi hal itu tidak wajib dikerjakan.Dalam al-Qur’an dan sabda Nabi juga terdapat beberapa kata sunnah. Palingtidak ada empat tempat dalam al-Qur’an yang memuat kata sunnah, yaitu Q.S al- Nisa’:26, Q.S al-Anfal:38, .S al-Isra:77, dan Q.S al-Fath:23.Terhadap kata sunnah dalam tiga surat yang lain Ibnu Katsir memaknai katasunnah dalam surat al-Anfal dengan aturan Allah yang diberlakukan terhadaporang-orang dahulu, sementara dalam surat al-Isra diartikan sebagai ketetapan(aturan) Allah terhadap orang-orang yang mengingkari rasul-rasulNya, dan dalamsurat al-Fath ditafsirkan dengan sunnatullah dan kebiasaan Allah yang diterapkankepada makhlukNya. Dengan demikian, kata sunnah dalam al-Qur’an lebih berartitata cara dan kebiasaan.As-Sunnah sendiri secara bahasa mempunyai pengertian yaitu:1)Jalan yang ditempuh2)Cara atau jalan yang sudah terbiasa3)Sebagai lawan dari kata bid’ahSedangkan sunnah menurut istilah syar’i adalah: Sesuatu yang berasal dariRasulullah saw, baik berupa perkataan, perbuatan, maupun penetapan pengakuan.
1
1
Muhammad ‘Ajaj al-Khatib, Al-Sunnah Qabla Tadwin, (Beirut: Dar al-Fikr, 1993), h. 14
 
10Dengan pengertian seperti ini, maka yang dimaksud dengan as-sunnah ialahsegala sesuatu yang diperhatikan, dilarang, atau dianjurkan oleh Rasulullah saw baik berupa perkataan (
qauli
), perbuatan (
 fi’li
) maupun ketetapannya (
taqriri
).Dengan demikian as-sunnah dijadikan pedoman hidup setelah Al-qur’an dan kitasering mendengar orang menyebut dalil-dalil syari’at dari Al-qur’an dan As-sunnah,itu maksudnya adalah Al-qur’an dan al-hadist.Para ulama menafsirkan kata as-sunnah itu mempunyai makna yang berbeda-beda sesuai dengan disiplin ilmunya masing-masing, seperti perbedaandiantara ulama ahli hadist, ahli usul fiqih, dan para ahli fiqih dalam memaknai as-sunnah. Perbedaan makna yang dimaksud adalah:a)Menurut ulama ahli hadist, kata “As-Sunnah” maknanya adalah semua yangdinukil dari Nabi saw, yang berupa perkataan, perbuatan, dan sifat. Artinyasemua yang datang dari Nabi disebut As-sunnah. b)Menurut istilah ulama ushul fiqih makna “As-sunnah” yaitu segala sesuatuyang datang dari Nabi berupa perkataan, perbuatan, dan ketetapan yang bisadijadikan sebagai dalil syar’i. Ini berarti semua yang tidak dapat dijadikansebagai dasar hukum sayari’at menurut ulama ushul fiqih tidak disebut as-sunnah.c)Menurut ulama fiqih, kata “As-sunnah” maknanya adalah semua amalanyang apabila dikerjakan mendapat pahala dan bila ditinggalkan tidamendapatkan siksa. Atau sesuatu yang diperintahkan namun tidak diwajibkan.
 Macam-macam al-Sunnah dilihat dari Segi bentuknya
Al-Sunnah jika dilihat dari segi bentuknya terdapat tiga perkara, yaitu:1)Sunnah qauliyah, yaitu Hadits-Hadits yang diucapkan langsung oleh Nabi saw dalam berbagai kesempatan terhadap berbagai masalah yangkemudian dinukil oleh para sahabat dalam bentuknya yang utuh sebagaimanadiucapkan oleh Nabi saw.
2
 Diantara contohnya yaitu Hadits dari Anas binMalik bahwa rasulullah saw bersabda:
2
Wahbah al-Zuhaily, Ushul Fiqh al-Islami, (Beirut: Dar al-Fikr, 1986), Juz I, h. 450

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->