semenjak tahun 1950, dan sekarang sekitar 2,5 juta ton pestisida ini digunakan setiaptahunnya (Miller, 2002). Dari seluruh pestisida yang diproduksi di seluruh dunia saat ini,75% digunakan di negara-negara berkembang (Miller, 2004).Pengendalian organisme pengganggu tumbuhan (OPT) dengan menggunakan pestisida banyak dilakukan secara luas oleh masyarakat, karena pestisida mempunyaikelebihan dibandingkan dengan cara pengendalian yang lain, yaitu antara lain:-dapat diaplikasikan secara mudah;-dapat diaplikasikan hampir di setiap tempat dan waktu;-hasilnya dapat dilihat dalam waktu singkat;-dapat diaplikasikan dalam areal yang luas dalam waktu singkat; dan-mudah diperoleh, dapat dijumpai di kios-kios pedesaan sampai pasar swalayan dikota besar(Ditlin Tanaman Hortikultura, 2008).Reaksi terhadap bahaya penggunaan pestisida kimia terutama DDT mulai nampak setelah Rachel Carson menulis buku paling laris yang berjudul “Silent Spring” tentang pembengkakan biologi (biological magnification) tahun 1962. Sehingga minimal ada 86negara melarang penggunaan DDT, meskipun masih digunakan di beberapa negara berkembang untuk memberantas nyamuk malaria (Willson and Harold, 1996). Beberapadampak negatif dari penggunaan pestisida kimia pada lahan pertanian yang telahdiketahui, diantaranya: mengakibatkan resistensi hama sasaran (Endo et al. 1988; Oka1995), gejala resurjensi hama (Armes et al., 1995), terbunuhnya musuh alami (Tengkanoet al. 1992), meningkatnya residu pada hasil, mencemari lingkungan, gangguan kesehatan bagi pengguna (Oka 1995; Schumutterer, 1995), bahkan beberapa pestisida disinyalir memiliki kontribusi pada fenomena pemanasan global (global warming) dan penipisanlapisan ozon (Reynolds, 1997).Djamin (1985)menyatakan bahwa pemakaian insektisida yang terus menerus akanmengakibatkan dampak negatif terhadap lingkungan, manusia, hewan ternak maupunmusuh alami hama dan serangga yang berguna lainnya. Disamping itu dapat jugamenimbulkan resistensi hama serangga, resurgensi hama, eksplosi hama kedua sehinggakerusakan terhadap tanaman akan semakin meningkat.Pemberantasan hama yang tengah diupayakan oleh pemerintah untuk bisaditerapkan kdi lapangan adalah Hama Berwawasan Lingkungan. Hama Berwawasan
Leave a Comment
walie