Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
3Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Tugas Sejarah Seni Rupa - Mesir Kuno

Tugas Sejarah Seni Rupa - Mesir Kuno

Ratings: (0)|Views: 532 |Likes:
Budaya Mesir Kuno
Budaya Mesir Kuno

More info:

Published by: Martinus Darma Setiawan on Oct 15, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

11/21/2013

pdf

text

original

 
Tugas Sejarah Seni RupaBudaya Mesir Kuno
Martinus Darma Setiawan211140010Desain Produk
Lukman Zaman PCSW. S.Kom., M.Kom.
 
1.
 
PHOENIX
 
Mitos dan legenda memang banyak diperdebatkan. Namun jika kita pikir lebih dalam, tidak akan ada mitos dan legenda jika awalnya memang tidak ada tanda tandanya. Namun sejauhmana informasi itu benar, tergantung pula dari seberapaakurat informasi itu sendiri disebarkan. Legenda burungphoenix merupakan sebuah legenda dengan latar belakangmitos yang kuat. Informasinya begitu detil sehingga setiaporang dapat membayangkannya. Berikut adalah sejarahnya.
 
Phoenix dalam mitologi Mesir adalah burung legendaris yang keramat. Burung Api inidigambarkan memiliki bulu yang sangat indah berwarna merah dan keemasan. Phoenixdikatakan dapat hidup selama 500 atau 1461 tahun. Setelah hidup selama itu, Phoenixmembakar dirinya sendiri. Setelah itu, dari abunya, munculah burung Phoenix muda. Siklushidup burung Phoenix seperti itu (regenerasi), bangkit kembali setelah mati, lalu munculsebagai sosok yang baru. Oleh karena itulah phoenix dikenal sebagai simbol dari keabadian,lambang dari siklus kehidupan setelah mati, dan simbol dari kebangkitan tubuh setelahmati.The simurgh atau simorgh (Phoenix) berasal dari mitologi Persia (Kekaisaran Parthia 247SM). Phoenix telah menikmati berbagai inkarnasi mulai dari burung sepenuhnya untukmemiliki kepala anjing dan menyusui anaknya. Biasanya, dia dianggap baik hati, tetapibeberapa cerita menyarankan bahwa manusia tidak selalu aman berada di sekitar simurgh(phoenix). Dan masih banyak cerita tentang phoenix yang mencampurkan banyak elemen.
Flavius Philostratus (c. AD 170), yang menulis biografi “Life of Apollonius of Tyana”,
menunjukkan bahwa phoenix seperti burung yang tinggal di India, tetapi kadang-kadangbermigrasi ke Mesir setiap lima ratus tahun. Ia menganggap burung itu sebagai pancaransinar matahari, berada dalam penampilan dan ukuran besar seperti elang. Meskipundeskripsi (dan masa hidup) bervariasi, phoenix Mesir (Bennu burung) menjadi populer padaawal seni Katolik, sastra dan simbolisme Katolik, sebagai simbol Kristus mewakili-Nyakebangkitan, keabadian, dan kehidupan-setelah-kematian.Awalnya, phoenix diidentifikasi oleh orang Mesir sebagai bangau atau burung bangau-seperti bu
rung yang disebut benu, yang dikenal dari “Book of the Dead” dan teks
-teks Mesiryang lainnya sebagai salah satu simbol suci ibadah di Heliopolis, terkait erat dengan terbitmatahari dan di Mesir dewa matahari, Ra.
 
Pesawat Radio K
ontrol “Phoenix”
 
Pesawat radio kontrol tersebut mengusung tema “Mesir Kuno” karena menggunakan bentuk
yang menyerupai bentuk burung phoenix. Sayap yang membentang lebar, berwarna merah menyalabak seolah mengobarkan kobaran api layaknya burung phoenix yang membara. Bagian tubuh radiokontrol diberi corak warna merah pula layaknya buruh phoenix yang memiliki tubuh yang diselimutioleh api yang membara. Bagian moncong (depan) radio kontrol menyerupai wajah seekor burungyang tak lain adalah wajah seekor burung phoenix yang amat perkasa. Pada intinya penggunaanbentuk phoenix pada pesawatr radio kontrol tersebut adalah untuk menggambarkan kegagahanseekor burung phoenix ketika mengarungi udara dengan menawan karena kobaran api yang begituberkilau.

Activity (3)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 thousand reads
1 hundred reads

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->