Bilamana akan diproduksi
pig iron
sekitar satu juta ton per tahun maka industri baja yangdibangun di Kulon Progo paling tidak akan berumur 30 tahun, dan ini merupakanJaminan 50% atas Keamanan Stock Bahan Baku Baja Nasional selama 30 tahun.Sebagai warga Kulon Progo, yang ingin maju dan meningkatkan kesejahteraan,tentunya kita harus bersikap realistis terhadap, rencana penambangan pasirbesi dan pengembangan industri besi/baja di Kulon Progo. Dalam pengertian, obyektifitas harusdikedepankan, kalau memang rencana kegiatan tersebut baik dan menguntungkan bagimasyarakat luas dan tidak merusak lingkungan, kita harus mendukung untuk mewujudkannya; sebaliknya jika memang kegiatan tersebut merugikan dan berdampak negatif terhadap lingkungan secara tegas kita tolak. Tapi semua itu, harus didasari olehkajian yang menyeluruh, komprehensif dan terukur. Semua itu dapat terpenuhi dengan jalan adanya Study Kelayakan (Feasibility Study) dan Kajian AMDAL (AnalisisMengenai Dampak Lingkungan) termasuk didalamnya pembuatan Proyek Percontohan(Pilot Project) dimana dapat dilihat secara langsung manfaat dan dampak proyek nantinya.Secara umum, jika dilihat dari manfaat/keuntungan yang diperoleh Pemda danmasyarakat apabila penambangan dan pabrik pengolahan pasirbesi ini terwujud adalah:1.Adanya Investasi sebesar $ US 600 Miliar atau sekitar Rp 5,4 s/d 6 Triliun.2. Apabila nilai jual besi kasar (
pig iron)
yang merupakan produk akhirnya diasumsikanUS $.350,-/ ton dan rencana produksinya sebesar 1 juta ton per tahun, maka akanmemberikan pendapatan kepada Pemerintah ( berdasarkan PP No : 45 Tahun 2003Tentang Tarif Atas Jenis Penerimaan Negara Bukan Pajak) := 1.000.000 x 350 x Rp.9000 x 3 %
= Rp. 94.500.000.000 per tahun
Berdasarkan pembagian hasil royalty di Bidang pertambangan umum sesuai ketentuan perimbangan keuangan antara Pusat dan Daerah (UU No.33 Tahun 2004), maka masing-masing akan memperoleh pendapatan sebesar:-
Pemerintah Pusat = 20 % x Rp. 94.500.000.000 per tahun= Rp. 18.900.000.000 per tahun
-
Pemda Kulon Progo = 32 % x Rp. 94.500.000.000 per tahun= Rp. 30.240.000.000 per tahun- Pemprov DIY = 16 % x Rp. 94.500.000.000 per tahun= Rp. 15.120.000.000 per tahun
-
Masing-masing Kabupaten/Kota di DIY akan menerima := 32 % x Rp. 94.500.000.000 per tahun / 4= Rp. 30.240.000.000 / 4= Rp. 7.560.000.000 per tahun
3.Pajak Perusahaan (Coorporate Taxation) 30 % dari keuntungan (Profit) =
Leave a Comment