Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
2Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Etika Berhubungan Dengan Moral Orang

Etika Berhubungan Dengan Moral Orang

Ratings: (0)|Views: 6 |Likes:
Published by Bidam Deokman

More info:

Published by: Bidam Deokman on Oct 17, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

03/30/2014

pdf

text

original

 
Etika berhubungan dengan moral orangHukum kesehatan merupakan aturan-aturan dalam kesehatanDi dalam pelayanan kesehatan tentu ada aturan-aturan yang berkaitan dengankesehatan yaitu bagaimana menghandle masalah-masalah itu tidak keluar darietika dan hukum agar apa yang dikerjakan tidak menimbulkan efek secara etikadan hukum terhadap diri sendiri dan orang lain.Etik berasal dari bahasa Yunani yaitu ethos yang artinya yang baik/yang layak.Yang baik / yang layak ini ukurannya orang banyak.Secara lebih luas, etika merupakan norma-norma, nilai-nilai atau pola tingkahlaku kelompok profesi tertentu dalam memberikan pelayanan jasa kepadamasyarakat.Pekerjaan profesi antara lain dokter, apoteker, ahli kesehatan masyarakat, perawat,wartawan, hakim, pengacara, akuntan, dan lain-lain.Katanya, kedokteran adalah profesi yang paling duluan menyusun etika. Yangmana etika kedokteran itu adalah prinsip-prinsip moral atau azas-azas akhlak yangharus diterapkan oleh dokter dalam hubungannya dengan pasien, sejawat, danmasyarakat umum.Sedangkan etika ahli kesehatan masyarakat adalah bagaimana bertingkah lakudalam memberikan jasa dalam pelayananya nanti.Ciri-ciri pekerjaan profesi :1. Mengikuti pendidikan sesuai standar nasional2. Pekerjaannya berlandaskan etik profesi3. Mengutamakan panggilan kemanusiaan daripada keuntungan4. Pekerjaannya legal melalui perizinan5. Anggotanya belajar sepanjang hayat (longlife education)6. Mempunyai organisasi profesi (ex: IDI, IAKMI, PWI, dll)Hukum adalah peraturan perundang-undangan yang dibuat oleh suatu kekuasaandalam mengatur pergaulan hidup dalam masyarakat agar masyarakat bisa teratur.Hukum perdata mengatur subjek dan antar subjek dalam hubungan interrelasi(kedudukan sederajat) (1887)Hukum pidana adalah peraturan mengenai hokum KUHP di Indonesia (1 Januari1918)Hukum kesehatan (No. 23 tahun 1992) adalah semua ketentuan hukum yangberhubungan langsung dengan pemeliharaan / pelayanan dan penerapannya. Yangdiatur menyangkut hak dan kewajiban baik perorangan dan segenap lapisanmasyarakat sebagai penerima pelayanan kesehatan maupun dari pihak penyelenggara pelayanan kesehatan dalam segala aspeknya, organisasi, saranapedoman standar pelayanan medic, ilmu pengetahuan kesehatan dan hukum sertasumber-sumber hukum lainnya.Hukum kesehatan mencakup komponen-komponen yang berhubungan dengankesehatan, contohnya hukum pelayanan kesehatan terhadap keluarga miskin(Gakin).Persamaan etika dan hukum :1. Alat untuk mengatur tertibnya hidup bermasyarakat2. Objeknya tingkah laku manusia
 
3. Mengandung hak dan kewajiban anggota masyarakat agar tidak salingmerugikan.4. Menggugah kesadaran untuk bersikap manusiawi5. Sumbernya hasil pemikiran para pakar dan pengalaman seniorEtika disusun oleh pengalaman seniorHukum disusun oleh yang memiliki kekuasaanPerbedaan etik dan hukum :ETIKA HUKUM1. Berlaku untuk lingkungan professional2. Disusun berdasarkan kesepakatan anggota profesi3. Tidak seluruhnya tertulis4. Pelanggaran diselesaikan oleh majelis kehormatan etik 5. Sanksi pelanggaran tuntunan6. Penyelesaian pelanggaran tidak selalu disertai bukti fisik 1. Berlaku untuk umum2. Disusun oleh badan pemerintah / kekuasaan3. Tercantum secara rinci dalam kitab UU dan lembaran/berita negara4. Pelanggaran diselesaikan melalui pengadilan5. Sanksi pelanggaran tuntutan6. Penyelesaian pelanggaran memerlukan bukti fisik Etika kesehatan mencakup penilaian terhadap gejala kesehatan yang disetujuiatau ditolak dan suatu kerangka rekomendasi bagaimana bersikap/bertindak secarapantas di dalam bidang kesehatan.Perihal hubungan tenaga kesehatan dengan pasien dan keluarganya :kalangan
1. PaternalismeProfesi kesehatan harus berperan sebagai orangtua terhadap pasien dankeluarganya2. IndividualismePasien mempunyai hak-hak mutlak terhadap badan dan kehidupannya3. ResiprokalismeKalangan profesi kesehatan harus bekerja sama dengan pasien dan keluarganyadalam memberikan pelayanan kesehatanLandasan pembentukan perundang-undngan pelayanan kesehatan (WB Van DerMijn 1982)1. Kebutuhan akan pengaturan pemberian jasa keahlian2. Kebutuhan akan tingkat kualitas keahlian tertentu3. Kebutuhan akan keterarahan4. Kebutuhan akan pengendalian biaya5. Kebutuhan akan kebebasan warga masyarakat untuk menentukankepentingannya dan identifikasi kewajiban pemerintah6. Kebutuhan pasien akan perlindungan hukum7. Kebutuhan akan perlindungan hukum bagi para ahli8. Kebutuhan akan perlindungan hukum bagi pihak ketiga9. Kebutuhan akan perlindungan bagi kepentingan umum

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->