Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more ➡
Download
Standard view
Full view
of .
Add note
Save to My Library
Sync to mobile
Look up keyword
Like this
5Activity
×
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Pengertian DFD

Pengertian DFD

Ratings: (0)|Views: 371|Likes:
Published by Zamonii
SIMBOL DFD
SIMBOL DFD

More info:

Published by: Zamonii on Oct 17, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, DOCX, TXT or read online from Scribd
See More
See less

07/07/2013

pdf

text

original

 
A.
 
Pengertian DFD(Data Flow Diagram)
Data Flow Diagram atau sering disingkat DFD adalah perangkat-perangkat analisis dan perancanganyang terstruktur sehingga memungkinkan peng-analis sistem memahami sistem dan subsistem secaravisual sebagai suatu rangkaian aliran data yang saling berkaitan.
 
Andri Kristanto ( 2003 : 55 ), menjelaskan : “Data flow diagram adalah suatu model logika data atau
proses yang dibuat untuk menggambarkan dari mana asal data dan kemana tujuan data yang keluar darisistem, dimana data tersimpan, proses apa yang menghasilkan data tersebut dan interaksi antara data
tersimpan dan proses yang dikenakan pada data tersebut”.Adapun menurut Tata Sutabri (2003 : 163), “Data flow diagram adalah suatu network yangn
menggambarkan suatu sistem automat / komputerisasi, manualisasi atau gabungan dari keduanya, yangpenggambarannya disusun dalam bentuk kumpulan komponen sistem yang saling berhubungan sesuaidengan aturan.
B. Fungsi DFD
 
Fungsi dari Data Flow Diagram adalah :
 
Data Flow Diagram (DFD) adalah alat pembuatan model yang memungkinkanprofesional sistem untuk menggambarkan sistem sebagai suatu jaringan proses fungsionalyang dihubungkan satu sama lain dengan alur data, baik secara manual maupunkomputerisasi.
 
DFD ini adalah salah satu alat pembuatan model yang sering digunakan, khususnya bilafungsi-fungsi sistem merupakan bagian yang lebih penting dan kompleks dari pada datayang dimanipulasi oleh sistem. Dengan kata lain, DFD adalah alat pembuatan modelyang memberikan penekanan hanya pada fungsi sistem.
 
DFD ini merupakan alat perancangan sistem yang berorientasi pada alur data dengankonsep dekomposisi dapat digunakan untuk penggambaran analisa maupun rancangansistem yang mudah dikomunikasikan oleh profesional sistem kepada pemakai maupunpembuat program.
C. Adapun Simbol
 – 
Simbol yang digunakan dalam DFD adalah sebagai berikut :
 
Nama Simbol Simbol ArtiExternal Entity Simbol ini digunakan untukmenggambarkan asal atautujuan dataProses Simbol ini digunakan untukmemproses pengolahandataData flow Simbol ini digunakan untukmenggambarkan alirandata yang berjalanData store Simbol ini digunakan untukdata yang telah disimpan
 
D. Bentuk Normalisasi Tahap Pertama (1NF).
 
Suatu relasi disebut memenuhi bentuk normal pertama (1NF) jika dan hanya jikasetiap atribut dari relasi tersebut hanya memiliki nilai tunggal dan tidak adapengulangan grup atribut dalam baris.
 
Bentuk 1NF tidak boleh mengandung grup atribut yang berulang.
 
Tujuan membentuk 1NF :::. semantik tabel menjadi lebih eksplisit (say anything once).::. semua operator aljabar relasional dapat diaplikasikan pada tabel.Contoh 1
 
Suatu relasi disebut memenuhi bentuk normal pertama (1NF)
 
 jika dan hanya jika setiapatribut dari relasi tersebut hanya memiliki
 
nilai tunggal dan tidak ada pengulangan grupatribut dalam baris.Bentuk 1NF tidak boleh mengandung grup atribut yang berulang.
 
Tujuan membentuk 1NF :
 
::. semantik tabel menjadi lebih eksplisit (say anything once).
 
::. semua operator aljabar relasional dapat diaplikasikan pada tabel.
 
Contoh 1
Dinormalkan
E. Bentuk Normalisasi Tahap Kedua (2NF).
Suatu relasi disebut memenuhi bentuk normal kedua (2NF)
 
 jika dan hanya jika :
 
1. memenuhi 1NF
 
2. setiap atribut yang bukan kunci utama tergantung secara fungsional terhadap semuaatribut kunci dan bukan hanya sebagian atribut kunci (fully functionally dependent).
 
-Untuk normalisasi ke bentuk 2NF, maka tabel 1NF didekomposisi
 
-menjadi beberapa tabel yang masing-masing memenuhi 2NF.
 
 
-Bila terdapat ketergantungan parsial maka : eliminate.
 
Tujuan membentuk 2NF :
 
1. semantik tabel 2NF menjadi lebih eksplisit (fully FD)
 
2. mengurangi update anomali yang masih mungkin terjadi pada 1NF
 
Contoh :
 
Diketahui tabel R=(A,B,C,D,E) ; A,B kunci utama (primary key)
 
dengan FD : A,B & C,D,E maka tabel R memenuhi 2NF sebab :
 
A,B & C,D,E berarti :
 
A,B & 
C,
 
A,B & D dan
 
A,B & E
 
Jadi semua atribut bukan kunci utama tergantung penuh pada (A,B).
 
Bagaimana bila R = (A,B,C,D,E) tetapi dengan FD :
 
(A,B) & (C,D) dan B & E. Apakah memenuhhi 2NF ?
 
Jelas bahwa R bukan 2NF karena ada atribut E yang bergantung
 
hanya pada atribut B saja dan bukan terhadap (A,B).
 
Dari FD : (A,B)
(C,D) juga mencerminkan bahwa hanya C dan D saja yang bergantungsecara fungsional terhadap (A,B), tidak untuk E.Jadi bukan 2NF.
 
Untuk mengubah menjadi 2NF, lakukan dekomposisi menjadi :
 
R1 = (A,B,C,D) dan R2 = (B,E). Tampak R1 dan R2 memenuhi 2NF.

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->