Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
3Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Sistem Ketatanegaraan

Sistem Ketatanegaraan

Ratings: (0)|Views: 109 |Likes:
Published by cepdirman

More info:

Published by: cepdirman on Oct 18, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as RTF, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

11/14/2012

pdf

text

original

 
Sistem Ketatanegaraan Indonesia Pasca AmandemenPosted by Pan Mohamad Faiz under Hukum Tata Negara, Konstitusi, UUD 1945[177] CommentsCARA CEPAT DAN RINGKASMEMAHAMI PERUBAHAN SISTEM KETATANEGARAAN RIBerikut merupakan uraian singkat hasil presentasi penulis sebagai pemakalahyang disampaikan pada Diskusi Ilmiah pada tanggal 17 Maret 2007 diKedutaan Besar New Delhi. Kepada peminat hukum maupun para pengunjungyang berulang kali menanyakan materi tentang perubahan sistemketatanegaraan kontemporer RI dan memerlukan soft copy (power point)pemaparan secara lengkap, dapat menghubungi penulis sebagai manaterlampir di akhir artikel singkat berikut ini.A. PENDAHULUANKonsep Negara Hukum (Rechtsstaat), mempunyai karakteristik sebagaiberikut:Penyelenggaraan negara berdasar Konstitusi.Kekuasaan Kehakiman yang merdeka.Penghormatan terhadap Hak Asasi Manusia.Kekuasaan yang dijalankan berdasarkan atas prinsip bahwa pemerintahan,tindakan dan kebijakannya harus berdasarkan ketentuan hukum (due processof law ).UUD 1945 –> Sistem Penyelenggaraan Kekuasaan Kehakiman –> LembagaNegara dan Organ yang Menyelenggarakan Kekuasaan Negara.B. DASAR PEMIKIRAN DAN LATAR BELAKANG PERUBAHAN UUD 1945Undang-Undang Dasar 1945 membentuk struktur ketatanegaraan yangbertumpu pada kekuasaan tertinggi di tangan MPR yang sepenuhnya
 
melaksanakan kedaulatan rakyat. Hal ini berakibat pada tidak terjadinyachecks and balances pada institusi-institusi ketatanegaraan.Undang-Undang Dasar 1945 memberikan kekuasaan yang sangat besarkepada pemegang kekuasaan eksekutif (Presiden). Sistem yang dianut UUD1945 adalah executive heavy yakni kekuasaan dominan berada di tanganPresiden dilengkapi dengan berbagai hak konstitusional yang lazim disebut hakprerogatif (antara lain: memberi grasi, amnesti, abolisi dan rehabilitasi) dankekuasaan legislatif karena memiliki kekuasan membentuk Undang-undang.UUD 1945 mengandung pasal-pasal yang terlalu “luwes” dan “fleksibel”sehingga dapat menimbulkan lebih dari satu penafsiran (multitafsir), misalnyaPasal 7 UUD 1945 (sebelum di amandemen).UUD 1945 terlalu banyak memberi kewenangan kepada kekuasaan Presidenuntuk mengatur hal-hal penting dengan Undang-undang. Presiden jugamemegang kekuasaan legislatif sehingga Presiden dapat merumuskan hal-halpenting sesuai kehendaknya dalam Undang-undang.Rumusan UUD 1945 tentang semangat penyelenggaraan negara belum cukupdidukung ketentuan konstitusi yang memuat aturan dasar tentang kehidupanyang demokratis, supremasi hukum, pemberdayaan rakyat, penghormatan hakasasi manusia dan otonomi daerah. Hal ini membuka peluang bagiberkembangnya praktek penyelengaraan negara yang tidak sesuai denganPembukaan UUD 1945, antara lain sebagai berikut:a. Tidak adanya check and balances antar lembaga negara dan kekuasaanterpusat pada presiden.b. Infra struktur yang dibentuk, antara lain partai politik dan organisasimasyarakat.c. Pemilihan Umum (Pemilu) diselenggarakan untuk memenuhi persyaratandemokrasi formal karena seluruh proses tahapan pelaksanaannya dikuasaioleh pemerintah.d. Kesejahteraan sosial berdasarkan Pasal 33 UUD 1945 tidak tercapai, justruyang berkembang adalah sistem monopoli dan oligopoli.C. HIERARKI PERATURAN PERUNDANG-UNDANGANMenurut TAP MPRS XX Tahun 1966:UUD 1945
 
 TAP MPRUU/PERPUPeraturan PemerintahKeputusan PresidenPeraturan MenteriInstruksi MenteriMenurut TAP MPR III Tahun 2000:UUD 1945 TAP MPRUUPERPUPPKeputusan PresidenPeraturan DaerahMenurut UU No. 10 Tahun 2004:UUD 1945UU/PERPUPeraturan PemerintahPeraturan PresidenPeraturan DaerahD. KESEPAKATAN PANITIA AD HOC TENTANG PERUBAHAN UUD 1945 Tidak mengubah Pembukaan Undang-Undang Dasar 1945, sistematika, aspekkesejarahan dan orisinalitasnya. Tetap mempertahankan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->