Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
10Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Acara VI Pang Draf PPP

Acara VI Pang Draf PPP

Ratings: (0)|Views: 801|Likes:
Published by Icka Erna

More info:

Published by: Icka Erna on Oct 18, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

05/19/2013

pdf

text

original

 
34
IV.
 
PENGARUH PENYIMPANAN TERHADAP PERUBAHAN KADARGULA, VITAMIN C DAN KADAR ASAM BUAHA.
 
Pendahuluan
1.
 
Latar BelakangDewasa ini holtikultura banyak diberi perhatian pemerintah untuk digalakkan dan dikembangkan secara luas. Hal ini mengingat tingginyaimpor produk buah-buahan. Produk buah-buahan dan sayuran tropis dinegara ini sebenarnya memiliki pangsa pasar yang cukup besar di dalamnegeri dan peluang ekspor yang baik yang memungkinkan sebagai devisanegara non migas.Produk holtikultura merupakan produk yang mudah rusak (
 perisable
), sehingga butuh penanganan khusus pada tahapan pasca panen.Penanganan pasca panen buah dan sayuran seperti Indonesia belummendapat perhatian yang cukup. Hal ini terlihat dari kerusakan-kerusakanpasca panen sebesar 25 % - 28 %. Oleh sebab itu agar produk holtikulturaterutama buah-buahan dan sayuran dapat sampai ke tangan konsumendalam kondisi baik perlu penanganan pasca panen yang benar dan sesuai.Bila pasca panen dilakukan dengan baik, kerusakan-kerusakan yangtimbul dapat diperkecil bahkan dihindari, sehingga kerugian di tingkatkonsumen dapat ditekanPenyimpanan bertujuan untuk mengontrol permintaan pasar, tanpamenimbulkan banyak kerusakan atau penurunan mutu. Pada praktikum inikomoditi buah yang digunakan ada bermacam-macam, antara lain sawo,pisang, papaya, jambu, jeruk, dan semangka. Lamanya waktupenyimpanan bergantung dari jenis buah. Oleh karena itu perlu dikaji labihlanjut mengenai pengaruh penyimpanan terhadap perubahan prosesfisiologi yang terus berlangsung dan dapat menurunkan mutu buah.2.
 
Tujuan PraktikumTujuan praktikum pengaruh penyimpanan terhadap perubahankadar gula, vitamin C dan kadar asam buah ini adalah untuk mengetahui
 
34
 
35perubahan kandungan gula, vitamin C, dan kadar asam serta perbandingangula dan asam pada berbagai buah selama penyimpanan serta umur panen.
B.
 
Tinjauan Pustaka
Saat musim panen raya perlu penanganan yang khusus untuk menghindari kerusakan baik secara mekanis, fisiologis, kimiawi dan biologi.Penyimpanan hasil hortikultura secara umum dimaksudkan untuk meningkatkan daya gunanya dalam jangka waktu selama mungkin tanpa harusbanyak kehilangan sifat-sifat mutu terutama tampilan dan cita rasanya. Lajurespirasi saat penyimpanan akan menentukan potensi pasar dan masa simpanbuah yang berkaitan dengan kehilangan air, kehilangan penampakan yangbaik, kehilangan nutrisi dan berkurangnya nilai cita rasa (Pantastico, 1995).Buah jeruk merupakan sumber vitamin C yang berguna untuk kesehatan manusia. Kandungan vitamin C sangat beragam antarvarietas,tetapi berkisar antara 27-49 mg/100 g daging buah. Sari buah jeruk mengandung 40-70 mg vitamin C per 100 ml, tergantung pada jenisnya.Makin tua buah jeruk, biasanya makin berkurang kandungan vitamin C-nya,tetapi semakin manis rasanya (Trisnawati dan Rubiyo, 2004).Sebagai sumber vitamin C jeruk juga merupakan sumber asam folatyang potensial. Satu buah jeruk dapat memenuhi 20% dari kebutuhan folatsehari-hari. Tingkat konsumsi makanan dengan kandungan folat tinggi,seperti jeruk segar atau dalam bentuk jus, akan meningkatkan kadar folat.Peningkatan kadar folat akan menurunkan kadar homosistein, yangmerupakan racun bagi dinding pembuluh darah. Dengan menurunnya kadarhomosistein, risiko penyakit kardiovaskular juga berkurang (Sinaga, 2001).Kandungan air buah jeruk tergantung pada lokasi penanamannya, sinarmatahari, temperatur, kelembaban, dan lain- lain. Tanaman jeruk yangditanam di daerah yang cukup air, daging buah dan kulitnya akan lebihbanyak mengandung air dan mineral dibandingkan dengan yang ditanam didaerah kering. Karbohidrat dalam jeruk merupakan karbohidrat sederhana,yaitu fruktosa, glukosa, dan sukrosa. Dengan meningkatnya umur buah,kandungan gulanya bertambah, tetapi kandungan asamnya berkurang. Buah
 
36 jeruk manis yang langsung terkena sinar matahari akan mengandung gulalebih banyak, demikian juga kandungan vitamin C nya (Matto, 1998).Jambu biji dikatakan buah yang sangat istimewa karena memilikikandungan zat gizinya yang tinggi, seperti vitamin C, potasium, dan besi.Selain itu, juga kaya zat nongizi, seperti serat pangan, komponen karotenoid,dan polifenol. Buah jambu biji bebas dari asam lemak jenuh dan sodium,rendah lemak dan energi, tetapi tinggi akan serat pangan. Kandungan vitaminC buah jambu biji sekitar 87 mg, dua kali lipat dari jeruk manis (49 mg/100g), lima kali lipat dari orange, serta delapan kali lipat dari lemon (10,5 mg/100g). Dibandingkan jambu air dan jambu bol, kadar vitamin C pada jambu biji jauh lebih besar, yaitu 17 kali lipat dari jambu air (5 mg/100 g) dan empat kalilipat dari jambu bol (22 mg/100 g) (Sunarmani, 1996).
C.
 
Metode Pelaksanaan
1.
 
Waktu dan Tempat PraktikumPraktikum acara pengaruh penyimpanan terhadap perubahan kadargula, vitamin C dan kadar asam buah ini dilaksanakan pada hari Kamis, 24 Mei 2012 di Laboratorium Fisiologi Tumbuhan Fakultas PertanianUniversitas Sebelas Maret Surakarta.2.
 
Alat dan Bahana.
 
Alat1.
 
Timbangan2.
 
Labu takar3.
 
Pipet4.
 
Erlenmeyer5.
 
Gelas ukur6.
 
Statif 7.
 
Biuret8.
 
Corong9.
 
Saringan10.
 
Cawan porselin dan penggerus11.
 
 Hand Refraktometer 

Activity (10)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 hundred reads
Amira Natasya liked this
Arny Fariantii liked this
nek_ve351 liked this
Ank Ilank liked this
Rizky Virgo liked this
Maftuchah Chacha liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->