Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
1Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
perbedaan ejaan soewandi

perbedaan ejaan soewandi

Ratings: (0)|Views: 54 |Likes:
Published by Rere Reza Rindani

More info:

Published by: Rere Reza Rindani on Oct 18, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

10/18/2012

pdf

text

original

 
 Diposkan oleh Muh Akbar Ilyas di19:42
1 Ejaan Van Ophuijsen mempunyai ciri-ciri khusus diantaranya:
 
1) Masih menggunakan huruf/ 
 j
 / 
untuk bunyi huruf / 
 y
 / 
seperti contoh
 yang
atau
Sayang
ditulis dengan
 jang, sajang.
 
2) Masih menggunakan huruf
 oe/ 
untuk untuk bunyi huruf / 
u/ 
seperti kata
itu
dan
 guru
ditulisdengan
itoe
dan
 guroe
.
 
3) Masih Menggunakan Tanda diakritik, seperti koma ain
 / seperti contoh
ma’moer, ‘akal,
dan huruf / 
k
 / ditulisdengan tanda / 
 / pada akhir kata misalnya
bapa’ 
,
ta’ 
 
4) Jika pada suatu kata berakhir dengan huruf
a
 / mendapat akhiran / 
i
 /, maka di atas akhiran itu diberi tanda trema / 
 / 
 
ta’, pa’, dinamai’ 
 
5) Huruf
c
 / yang pelafalannya keras diberi tanda / 
 / diatasnya.
 
6) Kata ulang diberi angka 2, misalnya:
 jalan2
(
 jalan
-
 jalan
)
 
7) Kata majemuk dirangkai ditulis dengan 3 cara :
 
a. Dirangkai menjadi satu, misalnya /hoeloebalang, apabila/, dsb.
 
b. Dengan menggunakan tanda penghubung misalnya /rumah-sakit/,dsb.
 
c. Dipisahkan, misalnya /anak-negeri/,dsb.
 
Ø Ejaan Suwandi mempunyai ciri-ciri khusus diantaranya:
 
1) Penggunaan huruf
o
e/ dalam ejaan Van Ophuijsen berubahmenjadi / 
u
 / seperti pada contoh
 guru
 ,
itu
 ,
umur
.
 
2) Masih menggunakan huruf /dj/ djalan untuk kata jalan, /j/ pajung untuk kata payung, /nj/ bunji untuk katabunyi, /tj/ tjukup untuk kata cukup, /ch/ tarich untuk kata tarikh.
 
3) Tanda Koma ain dan koma hamzah untuk bunyi sentakdihilangkan ditulis dengan
 k
, seperti pada kata-kata
 tak, pak, makmur, rakyat.
 
4) Kata ulang masih seperti ejaan Van Ophuijsen ditulis dengan angka 2, seperti
 anak2, jalan2, ke-barat2- an.
Awalan
 di-
dan kata depan
 di
kedua-duanya ditulis serangkai dengan kata yang mengikutinya,seperti kata depan
 di
pada
 dirumah, dikebun,
disamakan dengan imbuhan
 di-
pada
 ditulis, dikarang.
 
5) Huruf /e/ keras dan /e/ lemah ditulis tidak menggunakan tanda, misalnya ejaan, seekor, dsb.
 
6)
Tanda trema pada huruf /a/ dan /i/ dihilangkan.
dinamai’ 
menjadi
 dinamai
 
7) Penulisan kata ulang dapat dilakukan dengan dua cara
 
Contohnya:
 
a. Berlari-larianb. Berlari2-an
 
8) Penulisan kata majemuk dapat dilakukan dengan tiga cara
 
Contohnya :
 
a. Tata laksana
 
b. Tata-laksana
 
c. Tatalaksana
 
9) Kata yang berasal dari bahasa asing yang tidak menggunakan /e/ lemah (pepet) dalam bahasa Indonesia ditulistidak menggunakan /e/ lemah, misalnya : /putra/ bukan /putera/, /praktek/ bukan /peraktek/, dsb.
 
Ø Ejaan Yang Disempurnakan mempunyai ciri-ciri diantaranya:
 
1) Perubahan Huruf Ejaan Suwandi dari /dj/ menjadi /j/ (jalan) ,/j/ menjadi /y/ (payung), /tj/ menjadi /c/ (cukup), /ch/ menjadi /kh/ (tarikh)
 
2) Huruf-huruf di bawah ini, yang sebelumnya sudah terdapat dalam Ejaan Soewandi sebagai unsur pinjamanabjad asing, diresmikan pemakaiannya.seperti f: maaf, fakir, v: valuta, universitas, z: zeni, lezat
 
3) Huruf-huruf q dan x yang lazim digunakan dalam ilmu eksakta tetap dipakai.a : b = p : q Sinar-X
 
4) Penulisan
di-
atau
ke-
sebagai awalan dan
di
atau
ke
sebagai kata depan dibedakan, yaitu
di-
atau
ke-
sebagaiawalan ditulis serangkai dengan kata yang mengikutinya, sedangkan
di
atau
ke
sebagai kata depan ditulisterpisah dengan kata yang mengikutinya. Contoh:
 
a. di- (awalan): ditulis, dibakar,dilempar dsb.
 
b. di (kata depan): di kampus, di rumah, di jalan dsb.
 

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->