Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword or section
Like this
7Activity
P. 1
Supervisi Kolaboratif Sebagai Pengendali Mutu PAUDNI

Supervisi Kolaboratif Sebagai Pengendali Mutu PAUDNI

Ratings: (0)|Views: 598 |Likes:
Published by Lili Ghazali

More info:

Published by: Lili Ghazali on Oct 18, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

08/14/2013

pdf

text

original

 
KARYA TULIS ILMIAHSUPERVISI KOLABORATIF SEBAGAI PENGENDALI MUTUPENDIDIKAN ANAK USIA DINI NONFORMAL DANINFORMALoleh:Sudarwati, M.Pd.Dinas Pendidikan Kabupaten TemanggungUPT Dinas Pendidikan Kecamatan Bejen2011
 
 ii
ABSTRAK
Sudarwati. 2011.
Supervisi Kolaboratif dalam Pengendalian Mutu PenyelenggaraanProgram PAUD NI 
. Karya Tulis. Model Penjaminan Mutu Program PendidikanNonformal: Penilik PLS Dinas Pendidikan Kabupaten Temanggung.
Kata Kunci
: Supervisi Kolaboratif dan Pengendalian mutu.Mutu adalah kondisi ideal yang menjadi daya tarik seseorang tertarik padasesuatu, tak terkecuali pendidikan. Dikarenakan mutu merupakan nilai jual, makamutu tersebut perlu dikendalikan agar terjaga mutunya. Pendidikan bermutumerupakan jaminan masyarakat memilih pendidikan tersebut. PAUD NI sebagaibagian sistem pendidikan juga memerlukan jaminan mutu. Guna menjamin mututetap terjaga, maka mutu tersebut perlu dikendalikan. Dalam penelitian ini mengkajisupervisi kolaboratif dalam pengendalian mutu pendidikan PAUN NI.Peranan penilik dalam pengendaian mutu pendidikan PAUD NI diwujudkanmelalui kegiatan pembinaan terhadap penyelenggaraan program-program PAUD NI.Penilaian akan berhasil apabila para penilik PLS dapat memahami tugas pokok danfungsinya sebagai penjamin mutu. Pengendalian mutu pendidikan PAUD NIdilakukan dengan kegiatan pengontrolan terhadap komponen dalam sistempendidikan, baik 
input 
, proses,
output 
, maupun
outcome
secara berkelanjutan.Dengan supervisi kolaboratif diharapkan mutu pendidikan PAUD NI terjamin.Terjaminnya mutu pendidikan PAUD NI maka pelanggan baik interen maupuneksteren akan merasa puas.Dalam pelaksanaan supervisi kolaboratif terdapat beberapa kendala.Beberapa kendala tersebut, yaitu: (1) Pergolakan batin. Pergolakan batin ini terjadikarena penilik dengan pengelola dan guru sudah sling kenal, sehingga timbul rasasungkan untuk mengevaluasi; (2) Luasnya wilayah. Dikarenakan luasnya wilayahdengan pesebaran PAUD NI yang menyebar menyulitkan penilik memaksimalkanpembinaan; (3) Jumlah PAUD NI yang tidak sebanding dengan penilik. Denganperkembangan jumlah PAUD NI yang banyak tidak diimbangi dengan penambahanpenilik PLS menyebabkan kekurangan penilik dalam memberikan pembinaan PAUDNI, sehingga kualitas pembinaan kurang maksimal; (4) Terbaasnya waktu. Penilik dengan jumlah sedikit harus melayani sebegitu banyaknya PAUD NI, sehinggaalokasi waktu yang didapat masing-masing PAUD NI berkurang, dan (5)Kompleksitas Permasalahan PAUD NI. Setiap lembaga memiliki permasalahansendiri-sendiri yang berbeda dengan yang lain, sehingga memerlukan pembinaanyang berbeda-beda pula; dan (6) Rangkap tugas penilik. Disamping harus melakukankepenilikan, penilik juga harus mampu menyelesaikan tugas-tugas administratif. .Adapun faktor
 – 
 
faktor pendukung dalam pelaksanaan supervisi ’
kolaboratif yaitu:(1) Pengalaman. Sebagai penilik, penulis telah memiliki penglaman sebagai pengajardan pengelola lembaga pendidikan, dengan berbekal pengalaman tersebutmemudahkan penulis mencari kelemahan dan kelebihan dari pengelolaan lembagapendidikan. Disamping itu, penulis memiliki lembaga PAUD, sehingga memilikipengetahuan dalam mengelola dan mengetahui seluk beluk lembaga tersebut; (2)Dukungan moral. Penulis sebagai penilik sangat didukung rekan-rekan sejawat danpimpinan, sehingga suasana kerja yang kondusif tersebut memotivasi kerja penulis;
 
 iii(3) Kepercayaan diri tinggi. Penilik sebagaimana diketahui merupakan petugas yangsangat dihormati ketika melakukan supervisi, dengan adanya anggapan tersebutmenjadikan kepercayaan yang tinggi pada penulis; (4) Kooperatif. Selama kegiatanberlangsung, pengelola dan guru sangat kooperatif dengan penulis sehingga segalabentuk pembinaan dapat dijalankan; dan (5) Fasilitas. Pemerintah menyedikanfasilitas selama bertugas, sehingga memaksmalkan penulisan berkaitan dengan tugas-tugas penulis sebagai penilik.

Activity (7)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 thousand reads
1 hundred reads
Riky Krebo liked this
As Marsekel liked this
dina_darman liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->