Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
5Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Isi

Isi

Ratings: (0)|Views: 59 |Likes:
Published by Imam Nawawie

More info:

Published by: Imam Nawawie on Oct 19, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

12/10/2012

pdf

text

original

 
BAB IPENDAHULUAN1.1Latar Belakang
Provinsi Jawa Barat merupakan provinsi yang memiliki potensi besar baik dalam sektor pertanian, perdagangan, jasa, maupun perindustrian. Namun demikian,Jawa Barat masih memiliki penduduk miskin dengan presentase tertinggi berada dikabupaten Bogor sebesar 9,19 persen dan terendah di kota Banjar sebesar 0,30 persen. Kawasan di Jawa Barat yang memiliki presentase ekonomi berbasis pengetahuan dan budaya adalah wilayah Priangan Timur, yang terdiri dari KotaTasikmalaya, Kabupaten Tasikmalaya, Kota Banjar, Kabupaten Ciamis, KabupatenGarut dan Kabupaten Sumedang.Pengembangan kewirausahaan merupakan salah satu solusi dalam pengentasankemiskinan. Kabupaten Tasikmalaya sebagai salah satu kabupaten yang berada diwilayah Priangan Timur memiliki potensi Sumber Daya Alam dan Sumer DayaManusia yang dapat digali kreatifitasnya dalam upaya peningkatan kesejahteraanmasyarakat setempat. Hal ini didukung antara lain dengan semakin bertambahnyasentra bisnis dan pengembangan wirausaha di Kabupaten Tasikmalaya.
Gambaran umum Kabupaten Tasikmalaya
Terpisah dari Kota Tasikmalaya dan berkembang menjadi kota otonom padatanggal 21 Juni 2001, Kabupaten Tasikmalaya sedikitnya membawahi 39 kecamatandan selanjutnya terbagi lagi menjadi 351 desa dan kelurahan. Kabupaten Tasikmalayaadalah sebuah kabupatendiProvinsi Jawa Barat, Indonesia. Terletak di tenggara daerahPriangan, Kabupaten Tasikmalaya sejauh ini dinilai sebagai kabupaten paling besar dan berperan penting di wilayahPriangan Timu.Sebagian besar wilayah Kabupaten ini merupakan daerah hijau, terutama  pertanian dankehutanan. Kabupaten Tasikmalaya terkenal akan produksi Kerajinan, hasil pertanian seperti Salak , dan  Nasi Tutug Oncomsebagai makanan khas daerah. Kabupaten Tasikmalaya jugadikenal sebagai pusat keagamaan besar di Jawa Barat, yang memiliki lebih dari 800 pesantrenyang tersebar di penjuru wilayah Kabupaten.
Sentra Kerajinan Kabupaten Tasikmalaya
 
1
 
Tensi sektor industri kecil di Kabupaten Tasikmalaya cukup beragam danmemiliki karakter yang khas. Sektor industri kecil merupakan penopang pertumbuhan perekonomian rakyat yang cukup berkembang di kabupaten ini.Produksi dilaksanakan secara
home industry
dan tersebar di berbagai wilayahkecamatan. Produk-produk sektor industri kecil di Kabupaten Tasikmalaya diarahkan pada peningkatan daya saing produksi melalui pemanfaatan keunggulan komparatif dan kompetitif dengan basis bahan baku lokal untuk pemenuhan pasar lokal, regionalmaupun ekspor.Kabupaten Tasikmalaya juga menyimpan potensi pariwisata yang cukupmenjanjikan dengan keragaman daya tarik wisata yang dimiliki. Karakteristik potensiwisata di kabupaten ini terdiri dari wisata pegunungan, wisata pantai, wisata petualangan dan wisata budaya/religi. Peluang pengembangan investasi di sektor  pariwisata adalah pembangunan sarana akomodasi wisata yang representatif maupunsarana penunjang wisata lainnya. Lokasi potensial yang memiliki daya tarik wisataadalah Kecamatan Sukaratu, Kecamatan Salawu, Kecamatan Bantarkalong danKecamatan Cikalong serta Cipatujah.Pengembangan investasi di sektor agrobisnis sangat terbuka, mengingatketersediaan lahan yang belum tergarap optimal masih cukup luas. Dukungan lainuntuk pengembangan agrobisnis di Kabupaten Tasikmalaya adalah jenis tanah,cuaca, maupun sumber daya alam lainnya. Sektor peternakan juga sangat terkait eratdengan pengembangan sektor agrobisnis. Sektor peternakan diharapkan mampumenunjang pengembangan sektor agrobisnis yang diarahkan pada pengembangankomoditi unggulan yang ramah lingkungan dan berbahan organik.Pengembangan sektor peternakan di kabupaten ini diprioritaskan pada ternak  besar maupun unggas. Pola pengembangan ternak besar diarahkan pada usaha penggemukan maupun peranakan. Lokasi pengembangan di arahkan ke wilayah bagian tengah dan selatan kabupaten. Sedangkan untuk pengembangan ternak unggasdiarahkan di wilayah utara kabupaten. Wilayah Kabupaten Tasikmalaya merupakansalah satu daerah tangkapan air. Kondisi ini menyebabkan persedian air di KabupatenTasikmalaya cukup melimpah, sehingga sangat baik untuk pengembangan/budidaya perikanan air tawar. Disamping itu, kabupaten ini juga menyimpan potensi sumber daya hayati kelautan di Zona Ekonomi Ekslusif Samudera Indonesia yang belum
Sentra Kerajinan Kabupaten Tasikmalaya2
 
optimal di ekplorasi. Kabupaten Tasikmalaya juga memiliki panjang pantai sejauh 54km yang menyimpan potensi sumber daya perairan untuk pengembangan tambak udang dan ikan air payau.Potensi sektor pertambangan juga cukup melimpah.Terdapat 39 jenis bahantambang yang telah diidentifikasikan. Hingga saat ini potensi pertambangan yang adadi Kabupaten Tasikmalaya belum dilakukan kajian sehingga cadangan bahantambang belum diketahui secara pasti. Sebagian potensi bahan tambang sudahdilakukan eksplorasi oleh pengusaha kecil lokal dan sebagian kecil oleh investor luar.Dengan demikian peluang investasi di sektor pertambangan masih terbuka lebar.
Profil dan Demografi Kabupaten Tasikmalaya
Kabupaten Tasikmalaya terletak di bagian tenggara Propinsi Jawa Barat,dengan koordinat 07o10-07o49 LS dan 107o56-108o80 BT, dengan batas sebelah barat Kabupaten Tasikmalaya yaitu Kota Tasikmalaya, Kab. Ciamis dan Majalengka,sebelah selatan berbatasan dengan Samudera Indonesia, Sebelah Barat berbatasandengan Kabupaten Garut, Sebelah Utara berbatasan dengan Kabupaten Ciamis. Luaswilayah Kab. Tasikmalaya 2.563,35 Km2 atau 271.251,71 Ha. Secara administratif terbagi kedalam 39 Kecamatan dan 351 Desa, jumlah penduduk 1.743.324 jiwadengan kepadatan penduduk ssebesar 757,38 per km2. Luas wilayah KabupatenTasikmalaya adalah 268.090 ha.Adapun penggunaan lahan tersebut terdiri dari lahan sawah seluas 49.662 hadan lahan darat/bukan sawah seluas 218.428 ha. Karakteristik topografi wilayahKabupaten Tasikmalaya sangat bervariasi yang terdiri dari zona pegunungan, perbukitan dan pedataran. Wilayah tertinggi adalah gunung Galunggung yangterletak 1.600 m.dpl dan terendah adalah di sepanjang pesisir pantai SamuderaIndonesia.
Sejarah singkat Kabupaten Tasikmalaya
Kabupaten Tasikmalaya terdiri atas 39kecamatan, yang dibagi lagi atas 351desa dankelurahan.Kota Tasikmalayasempat menjadi bagian dari wilayah Kabupaten Tasikmalaya, tetapi kini menjadi kota otonom sejak 21 Juni2001. Sejak  itu, secara bertahap pusat pemerintahan kabupaten ini dipindahkan ke KecamatanSingaparna.
Sentra Kerajinan Kabupaten Tasikmalaya
 
3

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->