Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
4Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
jurnal

jurnal

Ratings: (0)|Views: 173 |Likes:
Published by Novita Surya

More info:

Published by: Novita Surya on Oct 20, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

07/26/2013

pdf

text

original

 
 
Jurnal Makna, Volume 3, Nomor 1, Maret 
Agustus 2012 1
KOMUNIKASI KELUARGA DALAM PERKEMBANGAN ANAK
Oleh
Afrina Sari
Dosen Program Studi Ilmu Komunikasi
Fakultas Komunikasi, Sastra dan Bahasa Universitas Islam “45” Bekasi
 
 Abstract
This study aims to describe patterns of family communication in child development. Design research is a descriptive survey using a statistical test of causality by Structural Equation Model (SEM) using LISREL and SPSS version16 for conform and look at the model equation. The results showed that (1) Ef- fect of verbal language, intonation, tone of the physical development of chil-dren is 0.210 and the other is the influence of other variables (errorvar) of 0.790. Effect of verbal language, intonation, tone of emotional development of children is 0.329 and the other is the influence of other variables (errorvar) of 0.671. Effect of verbal language, intonation, tone of the child's cognitive devel-opment is 0.138 and the other is the influence of other variables (errorvar) of 0.862. Effect of verbal language, intonation, tone of the psychosocial devel-opment of children is 0.0955 and the other is the influence of other variables(errorvar) of 0.905. (2) Effect of nonverbal communication facial expressions, proximity, and hectic kinesics against physical development of children is0.136 and the other is the influence of other variables (errorvar) of 0.864. Ef- fect of facial nonverbal communication, proximity, hectic and kinesics to thedevelopment of the child's emotions is 0.240 and the other is the influence of other variables (errorvar) of 0.760. Effect of nonverbal communication facialexpressions, proximity, hectic and kinesics of cognitive development of chil-dren is 0.130 and the other is the influence of other variables (errorvar) of 0.870. Effect of nonverbal communication facial expressions, proximity, hecticand kinesics of the psychosocial development of children is 0.0977 and the oth-er is the influence of other variables (errorvar) of 0.902.
 Keywords
: Family communication , c
hild development 
 
PENDAHULUAN
Hubungan orangtua dananaknya merupakan hubungan inter-personal antara orangtua dan anak dalam komunikasi keluarga. MenurutRakhmat (2007) ada empat modelmenganalisa hubungan interpersonalyaitu: (1) model pertukaran sosial, (2)Model peranan, (3) Modelpermainan, (4) Model interaksional.Model pertukaran sosialmemandang hubungan interpersonalsebagai suatu transaksi dagang.Orang berhubungan dengan orang
 
 
Jurnal Makna, Volume 3, Nomor 1, Maret 
Agustus 2012 3
lain karena mengharapkan sesuatuyang memenuhi kebutuhannya.Hubungan orangtua dan anaknyadapat dianalisa berdasarkan modelpertukaran sosial ini dengan melihatbahwa orangtua memberikan suatu
reward 
kepada anaknya apabilaanaknya mendapatkan suatu prestasi.Sebaliknya akan memberikan
 punnisment 
kepada anaknya apabilaanaknya melakukan suatu hal yangtidak sesuai dengan kesepakatanantara orangtua dan anaknya.Model Peranan memandanghubungan interpersonal sebagaipanggung sandiwara, dimana setiaporang memainkan peranannya sesuai
dengan ”naskah” yang telah dibuat
masyarakat. Hubungan orangtua dananaknya dapat dipandang dari modelperanan yaitu orangtua sudah tercatat
dalam ”naskah” sebagai panutan dari
anaknya, sehingga setiap prilakunyaditunjukkan sebagai teladan ataupatokan dalam tindakan seoranganak. Menurut Rakhmat (2007)ekspektasi peranan mengacu kepadakewajiban, tugas dan hal yangberkaitan dengan posisi tertentudalam kelompok. Orangtua memilikikewajiban mengasuh danmembimbing anak-anaknya,sedangkan tugas orangtua adalahmenghantarkan anak-anaknya kepadakehidupan yang baik dan sejahtera.Model permainan melihathubungan interpersonal dalam bentuk permainan. Dalam model permainanhal yang dimunculkan adalah aspek kepribadian. Aspek kepribadianmelingkupi aspek orangtua, orangdewasa, anak-anak. Adakalanyaseseorang akan menjadi orangtua,adakala akan bermain sebagai orangdewasa, begitu juga akan bermainsebagai anak-anak. Hubunganorangtua dan anaknya dapatdikembangkan dalam modelpermainan dengan memainkanperanan yang berbalik dimanaorangtua bermain sebagai anak dansebaliknya anak bermain sebagaiorangtua pada saat mencarikedekatan hubungan.Model interaksionalmemandang hubungan interpersonalsebagai suatu sistem. Setiap sistemmemiliki sifat-sifat struktural,integratif, dan medan. Hubunganinterpersonal dapat dipandangsebagai sistem dengan sifat-sifatnya.untuk menganalisanya kita harusmelihat pada karakteristik individu-individu yang terlibat. Dalamhubungan orangtua dan anaknyaindividu yang terlibat adalah ayah,ibu dan anak. Setiap hubunganinterpersonal harus dilihat dari tujuanbersama, metode komunikasi,ekspektasi dan pelaksanaan peranan,serta permainan yang dilakukan.Model interaksional merupakanpaduan dari ketiga model sebelumnya(Rakhmat 2007). Hubungan orangtuadan anaknya dikembangkanberdasarkan keseimbangan dankepuasan bersama antara orangtuadan anak.Hurlock (1978) mengatakanbahwa ada beberapa sikap orangtuayang khas dalam pengasuhananaknya yaitu: a) melindungi; secaraberlebihan; dikatakan oleh Hurlock (1978) bahwa perlindungan yang
 
 
Jurnal Makna, Volume 3, Nomor 1, Maret 
Agustus 2012 4
dilakukan orangtua secara berlebihanmencakup pengasuhan danpengendalian anak yang berlebihan.Hal ini menumbuhkanketergantungan yang berlebihan,ketergantungan kepada semua orang,bukan pada orantua saja, yangberakibat pada kurangnya rasapercaya diri dan frustasi. b)Permisivitas;--permisivitas terlihatpada orangtua yang membiarkananak berbuat sesuka hati, dengansedikit kekangan. hal ini menciptakansuatu rumahtangga yang berpusatpada anak. Jika sikap permisif initidak berlebihan, ia mendorong anak untuk menjadi cerdik, mandiri danmemiliki penyesuaian sosial yangbaik. sikap ini juga menumbuhkanrasa percaya diri, kreatifitas dan sikapmatang. c) memanjakan: permisivitasberlebihan- memanjakan- membuatanak egois, menurut, dan seringberkuasa (tiranik). Mereka menuntutperhatian dan pelayanan dari oranglain, perilaku yang menyebabkanpenyesuaian sosial yang buruk dirumah dan diluar rumah. d)Penolakan;--penolakan dapatdinyatakan dengan mengabaikankesejahteraan anak, atau denganmenuntut terlalu banyak dari anak dan sikap bermusuhan yang terbuka.Hal ini menumbuhkan rasa dendam,perasaan tak berdaya, frustasi,perilaku gugup, dan sikappermusuhan terhadap orang lain,terutama terhadap mereka yang lebihlemah. e) Penerimaan;--penerimaanorangtua di tandai oleh perhatianbesar dan kasih sayang pada anak.Orangtua yang menerima,memperhatikan perkembangankemampuan anak danmemperhitungkan minat anak. Anak yang diterima umumnyabersosialisasi dengan baik,kooperatif, ramah, loyal secaraemosional stabil dan gembira. f)Dominasi;-- anak yang didominasioleh salah satu atau kedua orangtuaberisifat jujur, sopan dan berhati-hatitetapi cenderung malu, patuh danmudah dipengaruhi orang lain,mengalah dan sangat sensitif. Padaanak yang didominasi seringberkembang rasa rendah diri danperasaan menjadi korban. g) Tunduk pada anak;--orangtua yang tunduk pada anaknya membiarkan anak mendominasi mereka dan rumahmereka. Anak memerintah orangtuadan menunjukkan sedikit tenggangrasa, penghargaan atau loyalitas padamereka. Anak belajar untuk menentang semua yangberwewenang dan mencobamendominasi orang diluarlingkungan rumah. h) Favoritisme;--meskipun mereka berkata bahwamereka mencintai semua anak dengan sama rata, kebanyakanorangtua mempunyai favorit. Hal inimembuat mereka lebih menuruti danmencintai anak favoritnya daripadaanak lain dalam keluarga. Anak yangdisenangi cenderung memperlihatkansisi baik mereka pada orangtua tetapiagresif dan dominan dalam hubungandengan kakak-adik mereka. i) Ambisiorangtua;-- hampir semua orangtua ,mempunyai ambisi bagi anak mereka, seringkali sangat tinggisehingga tidak realistis. Ambisi ini

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->